Super Tani Ajak Gen Z Ubah Media Sosial Jadi Ladang Peluang dan Gerakan Go Organik
Minggu, 30 Agu 2026 11:25
Direktur Utama PT Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT Super Tani Indonesia menggelar Digital Content Challenge 2026 di Hotel Vazaka, Kota Makassar, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal lebih jauh potensi pertanian Indonesia di era digital.
Sedikitnya 30 konten kreator muda ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka ditantang untuk mengemas informasi dan promosi produk pertanian melalui konten digital yang kreatif, menarik, sekaligus edukatif.
Direktur Utama PT Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario mengatakan, pemanfaatan media sosial menjadi bagian penting dalam strategi memperluas jaringan pemasaran perusahaan, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, generasi muda memiliki peluang besar untuk menjadikan media sosial bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang produktif untuk membangun usaha dan sumber penghasilan baru.
“Momentum ini kami pergunakan untuk semakin memperluas jaringan pemasaran, terutama dalam memanfaatkan platform media sosial. Anak-anak muda akan mengambil bagian dalam program promosi Super Tani Indonesia,” ujar Andi Undru Mario.
Ia menilai, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi membuat konten. Lebih dari itu, Digital Content Challenge menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh wawasan entrepreneurship, khususnya mengenai bagaimana sektor pertanian dapat dikembangkan dan dikomunikasikan melalui teknologi digital.
“Ini kesempatan yang bagus, karena sekaligus memberikan wawasan entrepreneur kepada generasi muda tentang potensi pengembangan pertanian di negeri kita,” katanya.
Jangan Hanya Jadi Penonton
Andi Undru Mario yang akrab disapa AUM mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z, agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial pasif.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan AI telah membuka ruang yang semakin luas bagi siapa saja untuk berkarya, membangun personal branding, hingga menciptakan peluang ekonomi.
“Di tengah sulitnya mencari peluang penghasilan, media sosial bisa menjadi sarana untuk membangun peluang baru. Apalagi sekarang kita berada di era AI,” jelasnya.
Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk berani keluar dari zona nyaman dan mulai melihat media sosial sebagai ladang kreativitas, edukasi, entrepreneurship, sekaligus peluang ekonomi.
“Jangan hanya menjadi penonton. Saatnya bergerak, buka mata dan raih peluang. Selain mendapatkan nilai edukasi tentang pertanian, generasi muda juga bisa melihat bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” tegas AUM.
Dari Konten Digital Menuju Gerakan Go Organik
Melalui kegiatan ini, Super Tani Indonesia juga mendorong generasi muda untuk ikut memperkenalkan pemanfaatan pupuk organik Super Tani sebagai bagian dari gerakan “Go Organik”.
Gerakan tersebut mengajak masyarakat untuk semakin mengenal dan memanfaatkan pupuk organik dalam mendukung kesuburan tanah, pertumbuhan tanaman dan keberlanjutan pertanian.
Bagi Super Tani, gerakan Go Organik bukan hanya tentang penggunaan produk pupuk organik, tetapi juga tentang membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pertanian berkelanjutan.
Generasi Z dapat mengambil peran melalui konten edukasi, dokumentasi kegiatan petani, berbagi pengalaman pemanfaatan pupuk organik, hingga memperkenalkan inovasi pertanian kepada masyarakat luas melalui media sosial.
Dengan demikian, satu konten tidak hanya menjadi karya digital, tetapi juga dapat menjadi media edukasi untuk menggerakkan masyarakat menuju pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pertanian dan Ketahanan Pangan
PT Super Tani Indonesia sendiri dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk pupuk organik. Produk Pupuk Organik Plus Super Tani telah digunakan oleh masyarakat, khususnya kalangan petani, dan menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor pertanian serta ketahanan pangan Indonesia.
Menurut AUM, kemajuan pertanian tidak hanya membutuhkan teknologi dan inovasi di lahan, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang mampu memperkenalkan dan mengomunikasikan potensi pertanian kepada masyarakat melalui berbagai platform digital. “Tekad kami hanya satu, Petani Indonesia Harus Maju,” pungkasnya.
Selain kompetisi dan edukasi, Digital Content Challenge 2026 juga dikemas secara meriah. Sejumlah bintang tamu turut menghibur peserta dan undangan, di antaranya Para Pria Penikmat Koplo (P3K), serta komedian Makassar Adhe MPJ dan Idris Baba Ong.
Perpaduan antara kreativitas digital, edukasi kewirausahaan, pertanian, gerakan Go Organik dan hiburan tersebut menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang bertemunya ide, kreativitas dan peluang baru bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Super Tani Indonesia berharap semakin banyak anak muda yang berani mengambil peran dalam memajukan sektor pertanian Indonesia—bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku, kreator, entrepreneur dan penggerak Go Organik untuk masa depan pertanian nasional.
Sedikitnya 30 konten kreator muda ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka ditantang untuk mengemas informasi dan promosi produk pertanian melalui konten digital yang kreatif, menarik, sekaligus edukatif.
Direktur Utama PT Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario mengatakan, pemanfaatan media sosial menjadi bagian penting dalam strategi memperluas jaringan pemasaran perusahaan, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, generasi muda memiliki peluang besar untuk menjadikan media sosial bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang produktif untuk membangun usaha dan sumber penghasilan baru.
“Momentum ini kami pergunakan untuk semakin memperluas jaringan pemasaran, terutama dalam memanfaatkan platform media sosial. Anak-anak muda akan mengambil bagian dalam program promosi Super Tani Indonesia,” ujar Andi Undru Mario.
Ia menilai, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi membuat konten. Lebih dari itu, Digital Content Challenge menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh wawasan entrepreneurship, khususnya mengenai bagaimana sektor pertanian dapat dikembangkan dan dikomunikasikan melalui teknologi digital.
“Ini kesempatan yang bagus, karena sekaligus memberikan wawasan entrepreneur kepada generasi muda tentang potensi pengembangan pertanian di negeri kita,” katanya.
Jangan Hanya Jadi Penonton
Andi Undru Mario yang akrab disapa AUM mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z, agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial pasif.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan AI telah membuka ruang yang semakin luas bagi siapa saja untuk berkarya, membangun personal branding, hingga menciptakan peluang ekonomi.
“Di tengah sulitnya mencari peluang penghasilan, media sosial bisa menjadi sarana untuk membangun peluang baru. Apalagi sekarang kita berada di era AI,” jelasnya.
Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk berani keluar dari zona nyaman dan mulai melihat media sosial sebagai ladang kreativitas, edukasi, entrepreneurship, sekaligus peluang ekonomi.
“Jangan hanya menjadi penonton. Saatnya bergerak, buka mata dan raih peluang. Selain mendapatkan nilai edukasi tentang pertanian, generasi muda juga bisa melihat bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” tegas AUM.
Dari Konten Digital Menuju Gerakan Go Organik
Melalui kegiatan ini, Super Tani Indonesia juga mendorong generasi muda untuk ikut memperkenalkan pemanfaatan pupuk organik Super Tani sebagai bagian dari gerakan “Go Organik”.
Gerakan tersebut mengajak masyarakat untuk semakin mengenal dan memanfaatkan pupuk organik dalam mendukung kesuburan tanah, pertumbuhan tanaman dan keberlanjutan pertanian.
Bagi Super Tani, gerakan Go Organik bukan hanya tentang penggunaan produk pupuk organik, tetapi juga tentang membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pertanian berkelanjutan.
Generasi Z dapat mengambil peran melalui konten edukasi, dokumentasi kegiatan petani, berbagi pengalaman pemanfaatan pupuk organik, hingga memperkenalkan inovasi pertanian kepada masyarakat luas melalui media sosial.
Dengan demikian, satu konten tidak hanya menjadi karya digital, tetapi juga dapat menjadi media edukasi untuk menggerakkan masyarakat menuju pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pertanian dan Ketahanan Pangan
PT Super Tani Indonesia sendiri dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk pupuk organik. Produk Pupuk Organik Plus Super Tani telah digunakan oleh masyarakat, khususnya kalangan petani, dan menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor pertanian serta ketahanan pangan Indonesia.
Menurut AUM, kemajuan pertanian tidak hanya membutuhkan teknologi dan inovasi di lahan, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang mampu memperkenalkan dan mengomunikasikan potensi pertanian kepada masyarakat melalui berbagai platform digital. “Tekad kami hanya satu, Petani Indonesia Harus Maju,” pungkasnya.
Selain kompetisi dan edukasi, Digital Content Challenge 2026 juga dikemas secara meriah. Sejumlah bintang tamu turut menghibur peserta dan undangan, di antaranya Para Pria Penikmat Koplo (P3K), serta komedian Makassar Adhe MPJ dan Idris Baba Ong.
Perpaduan antara kreativitas digital, edukasi kewirausahaan, pertanian, gerakan Go Organik dan hiburan tersebut menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang bertemunya ide, kreativitas dan peluang baru bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Super Tani Indonesia berharap semakin banyak anak muda yang berani mengambil peran dalam memajukan sektor pertanian Indonesia—bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku, kreator, entrepreneur dan penggerak Go Organik untuk masa depan pertanian nasional.
(GUS)
Berita Terkait
News
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
Hari ini, semakin banyak pelajar dan mahasiswa mampu menyelesaikan tugas hanya dalam hitungan menit.
Minggu, 24 Mei 2026 05:36
Makassar City
Mugen Computer Masuk Sekolah, Edukasi Siswa Agar Tidak Keliru Manfaatkan AI
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian masif mulai merambah ruang-ruang kelas. Di tengah tren tersebut, edukasi tentang manfaat sekaligus risiko AI menjadi penting, khususnya bagi pelaja
Kamis, 02 Apr 2026 11:09
Ekbis
Kolaborasi Huawei & Darma Henwa Pelopori Digitalisasi Tambang Berbasis AI
PT Darma Henwa Tbk (Darma Henwa), penyedia jasa pertambangan dan energi terkemuka di Indonesia, resmi menandai babak baru transformasi digital dengan meluncurkan Super App dan Business Support System (BSS).
Jum'at, 13 Feb 2026 23:44
News
Di Mesir, Menag RI Tegaskan Ekoteologi dan Etika sebagai Fondasi Peradaban AI
Menteri Agama Nasaruddin Umar memaparkan konsep ekoteologi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era kecerdasan buatan dalam sebuah konferensi internasional di Mesir.
Selasa, 20 Jan 2026 15:41
News
Astra Motor Gagas Program Pendidikan dan Lingkungan untuk Tumbuhkan Karakter Gen-Z
Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55, Astra Motor mengukuhkan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat, khususnya generasi muda.
Sabtu, 26 Jul 2025 16:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cerita Prof Eko dan Jejak Menara Pinisi: Dari Mengawal Gagasan Pembangunan Kampus hingga Menatap Masa Depan UNM
2
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
3
Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Pesisir Pangkep Gelar Lomba Perahu Katinting
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
SSIC 2026 Dorong Hilirisasi & Investasi Berkelanjutan di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cerita Prof Eko dan Jejak Menara Pinisi: Dari Mengawal Gagasan Pembangunan Kampus hingga Menatap Masa Depan UNM
2
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
3
Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Pesisir Pangkep Gelar Lomba Perahu Katinting
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
SSIC 2026 Dorong Hilirisasi & Investasi Berkelanjutan di Sulsel