Bangun Budaya Aman Berkendara, Asmo Sulsel Edukasi Siswa SMKN 14 Gowa

Minggu, 30 Agu 2026 12:23
Bangun Budaya Aman Berkendara, Asmo Sulsel Edukasi Siswa SMKN 14 Gowa
Edukasi safety riding #Cari_Aman kembali digelar Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama Polsek Somba Opu kepada sekitar 50 siswa SMKN 14 Gowa, belum lama ini. Foto/IST
Comment
Share
GOWA - Keselamatan berkendara perlu dibiasakan sejak usia sekolah. Pesan tersebut menjadi fokus edukasi safety riding #Cari_Aman yang digelar Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama Polsek Somba Opu kepada sekitar 50 siswa SMKN 14 Gowa, belum lama ini.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel meningkatkan kesadaran pelajar agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara, sekaligus memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Dalam edukasi tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap, terutama helm, serta mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

Asmo Sulsel menekankan bahwa penggunaan helm tetap wajib dilakukan meski perjalanan hanya menempuh jarak dekat. Jarak perjalanan, menurut edukasi yang diberikan, tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan.

Materi safety riding disampaikan Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel, bersama Duta Cari Aman dari SMK Nasional, salah satu sekolah binaan safety riding Asmo Sulsel.

Keterlibatan Duta Cari Aman diharapkan membuat pesan keselamatan berkendara lebih mudah diterima oleh para siswa. Selain mendapatkan materi dari instruktur, pelajar juga dapat melihat contoh dan berbagi pengalaman dengan sesama generasi muda.

Para peserta juga diingatkan bahwa kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas harus menjadi kebiasaan setiap kali berkendara, bukan hanya ketika ada petugas yang melakukan pengawasan.

Wanny mengatakan, kebiasaan berkendara aman perlu dibangun sejak usia sekolah agar menjadi bagian dari keseharian pelajar.

“Kami ingin para siswa memahami bahwa keselamatan harus menjadi prioritas setiap kali menggunakan sepeda motor. Menggunakan helm dan perlengkapan berkendara secara lengkap tetap penting meskipun jarak yang ditempuh dekat. Begitu juga dengan mematuhi aturan lalu lintas, karena setiap aturan dibuat dengan tujuan menjaga keselamatan kita bersama,” ujar Wanny.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan edukasi ke sekolah merupakan salah satu bentuk komitmen Asmo Sulsel dalam membangun budaya keselamatan berkendara sejak dini.

“Pelajar merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang perlu mendapatkan edukasi keselamatan secara konsisten. Karena itu, kami terus memperluas jangkauan edukasi ke berbagai sekolah dan berkolaborasi dengan pihak terkait, termasuk kepolisian. Kami berharap pesan #Cari_Aman tidak hanya dipahami saat kegiatan berlangsung, tetapi benar-benar diterapkan menjadi kebiasaan dalam aktivitas berkendara sehari-hari,” ujar Yusticia.

Melalui kolaborasi dengan Polsek Somba Opu dan Duta Cari Aman, Asmo Sulsel berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan di sekolah, tetapi dapat mendorong semakin banyak pelajar menerapkan perilaku berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru