Kebakaran Hebat Terjadi di Asrama TNI Makassar, 35 Rumah Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 17:24
Kebakaran Hebat Terjadi di Asrama TNI  Makassar, 35 Rumah Terdampak
Tim Damkar dan BPBD Makassar saat memadamkan Kebakaran melanda sebuah kawasan asrama TNI di Jalan Cendrawasih/Kakatua, RT 005/RW 005, Kelurahan Pabatang, Kecamatan Mamajang. Foto: BPBD
Comment
Share
MAKASSAR - Kebakaran melanda sebuah kawasan asrama TNI di Jalan Cendrawasih/Kakatua, RT 005/RW 005, Kelurahan Pabatang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan laporan kejadian Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, objek yang terdampak kebakaran merupakan kawasan asrama dengan jumlah sekitar 35 rumah yang dihuni oleh 35 kepala keluarga (KK).

Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, menyampaikan bahwa laporan awal diterima pihak Mako pada pukul 13.41 Wita saat kobaran api sudah membesar.

"Laporan masuk ke Mako pada pukul 13.41 Wita saat api sudah membesar. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih selama 1 jam hingga 1 jam 20 menit. Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.30 Wita, lalu laporan masuk ke kami pukul 13.40 Wita dan anggota langsung meluncur ke lokasi," ujarnya.

Sebanyak 25 unit armada pemadam kebakaran ditambah 1 unit rescue (total 26 unit) dengan kekuatan 78 personel langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Sumber informasi awal terkait kejadian tersebut diperoleh petugas dari warga asrama.Dalam kejadian ini, dilaporkan dua orang luka ringan. Data mengenai kerugian harta benda masih belum tercantum dalam laporan kejadian Damkar Kota Makassar.

Setelah proses penanganan dan pemadaman selesai, seluruh armada dan personel Damkar Kota Makassar meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.19 Wita.

Hingga laporan tersebut dibuat, penyebab kebakaran dan total kerugian materiil masih memerlukan pendataan lebih lanjut.

Kepala BPBD Makassar HM Fadli Tahar mengatakan korban luka langsung diberikan penanganan oleh tim di lapangan. "Satu orang mengalami sesak nafas dirujuk ke RS Bhayangkara dan luka robek di dahi dirujuk ke RS Kabung Baji," katanya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru