Gudang Pertanian BUMN di Maros Ludes Terbakar
Rabu, 19 Agu 2026 14:38
Proses pemadaman kebakaran di Gudang Pertanian BUMN di Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Gudang pertanian milik BUMN di Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ludes terbakar, Rabu (19/8/2026).
Kebakaran membuat bangunan gudang yang digunakan untuk menyimpan bibit padi tersebut rata dengan tanah.
Dua kendaraan operasional yang berada di dalam gudang juga ikut hangus terbakar.
Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Maros, H Jufri, mengatakan, api pertama kali muncul dari bagian belakang gudang. Api kemudian dengan cepat merambat hingga masuk ke dalam bangunan.
"Api pertama muncul dari belakang gudang, kemudian merambat masuk ke gudang," kata Jufri.
Jufri mengatakan, untuk memadamkan api, pihaknya menurunkan 5 armada mobil damkar.
"Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 09.30 Wita. Setelah itu kami langsung mengirim lima armada menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api," terangnya.
Mantan Kasatpol PP Pemkab Maros ini menambahkan, petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan api dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Jufri mengatakan penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, api diduga dipicu kebakaran lahan yang berada di sekitar gudang.
Salah seorang warga Risky, yang menyaksikan kejadian itu, mengatakan kepulan asap hitam terlihat membubung dari bagian belakang gudang sebelum api membesar.
"Kepulan asap hitam terlihat dari belakang gudang. Anginnya juga kencang sehingga api cepat membesar dan membakar gudang," ujar Risky.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Sementara kerugian materiel hingga kini belum dapat ditaksir.
Selain gudang dan bibit padi, dua kendaraan operasional yang berada di dalam bangunan juga ikut terbakar.
Petugas terkait masih melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian serta memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kebakaran membuat bangunan gudang yang digunakan untuk menyimpan bibit padi tersebut rata dengan tanah.
Dua kendaraan operasional yang berada di dalam gudang juga ikut hangus terbakar.
Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Maros, H Jufri, mengatakan, api pertama kali muncul dari bagian belakang gudang. Api kemudian dengan cepat merambat hingga masuk ke dalam bangunan.
"Api pertama muncul dari belakang gudang, kemudian merambat masuk ke gudang," kata Jufri.
Jufri mengatakan, untuk memadamkan api, pihaknya menurunkan 5 armada mobil damkar.
"Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 09.30 Wita. Setelah itu kami langsung mengirim lima armada menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api," terangnya.
Mantan Kasatpol PP Pemkab Maros ini menambahkan, petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan api dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Jufri mengatakan penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, api diduga dipicu kebakaran lahan yang berada di sekitar gudang.
Salah seorang warga Risky, yang menyaksikan kejadian itu, mengatakan kepulan asap hitam terlihat membubung dari bagian belakang gudang sebelum api membesar.
"Kepulan asap hitam terlihat dari belakang gudang. Anginnya juga kencang sehingga api cepat membesar dan membakar gudang," ujar Risky.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Sementara kerugian materiel hingga kini belum dapat ditaksir.
Selain gudang dan bibit padi, dua kendaraan operasional yang berada di dalam bangunan juga ikut terbakar.
Petugas terkait masih melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian serta memastikan penyebab pasti kebakaran.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Bantaeng Pantau Langsung Penanganan Kebakaran Bonto Lojong
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin turun langsung memantau penanganan kebakaran yang terjadi di Bonto Lojong, tepatnya di belakang area Mini Show Farm, Kecamatan Uluere, Bantaeng.
Sabtu, 03 Okt 2026 18:10
Makassar City
FIFGROUP Makassar Salurkan Sembako untuk Korban Kebakaran
PT Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Makassar menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak kebakaran di Asrama Mattoangin Blok H Barak 2, Kamis (1/10/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 15:10
News
Bupati Bone Serahkan Bantuan Uang Rp165 Juta untuk 13 Korban Kebakaran di Sanrangeng
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyerahkan bantuan dengan total nilai Rp165 juta kepada 13 warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Jumat (18/9/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 15:13
Makassar City
Appi Tinjau Lokasi Kebakaran di Asrama Kodam dan Pasar Pa'baeng-baeng
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi), meninjau langsung korban kebakaran di Kompleks Asrama Kodam Mattoanging (Jalan Kakatua dan Jalan Cenderawasih) serta melihat kondisi sejumlah los di Pasar Pabaeng-baeng, Rabu (2/9/2026).
Rabu, 02 Sep 2026 21:17
News
Kebakaran Hebat Terjadi di Asrama TNI Makassar, 35 Rumah Terdampak
Kebakaran melanda sebuah kawasan asrama TNI di Jalan Cendrawasih/Kakatua, RT 005/RW 005, Kelurahan Pabatang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/9/2026).
Selasa, 01 Sep 2026 17:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
3
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
4
Jelang Musda HKTI Sulsel, Sudaryono Makan Siang Bersama AIA dan Burhanuddin Andi
5
FIN Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Akses & Literasi Keuangan Masyarakat Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
3
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
4
Jelang Musda HKTI Sulsel, Sudaryono Makan Siang Bersama AIA dan Burhanuddin Andi
5
FIN Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Akses & Literasi Keuangan Masyarakat Sulsel