Appi Tinjau Lokasi Kebakaran di Asrama Kodam dan Pasar Pa'baeng-baeng
Rabu, 02 Sep 2026 21:17
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengunjungi korban kebakaran di Kompleks Asrama Kodam Mattoanging, Rabu (2/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi), meninjau langsung korban kebakaran di Kompleks Asrama Kodam Mattoanging (Jalan Kakatua dan Jalan Cenderawasih) serta melihat kondisi sejumlah los di Pasar Pabaeng-baeng, Rabu (2/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Pria yang akrab disapa Appi ini mengungkapkan bahwa penanganan darurat telah dikoordinasikan bersama dinas sosial, pendirian dapur umum, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyalurkan bantuan darurat bagi para korban.
"Ada dua lokasi yang berbeda. Satu di asrama tentara, seperti yang tadi sudah kita lihat. Memang itu juga merupakan bentuk kolaborasi kita. Kami dari dinas sosial turun bersama dapur umum, serta BPBD dengan memberikan bantuan-bantuan kedaruratan yang turun," ujarnya.
Sementara itu, untuk lokasi kebakaran di Pasar Pa'baeng-baeng, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat rehabilitasi infrastruktur los yang rusak agar para pedagang dapat segera kembali beraktivitas.
"Sama halnya dengan yang di pasar, ini sangat berbeda karena ini adalah tempat jualan, bukan tempat tinggal. Sehingga, hal yang harus kita perbaiki secepatnya adalah infrastruktur los-los yang ada, seperti atap yang kena api dan sebagainya. Hal ini perlu dilakukan supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali ke jualan," sambung Munafri.
Dia bilang, proses perbaikan los pasar tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan.
"Tadi saya sudah melihat, kira-kira dua sampai tiga minggu lah proses ini akan kita jalankan untuk memastikan apa namanya los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya," katanya kepada awak media.
Selain perbaikan fisik, Pemkot Makassar juga menyiapkan langkah pemulihan ekonomi bagi para pedagang yang terdampak melalui fasilitasi akses permodalan tambahan.
"Usaha itu harus selalu ada. Kita akan mempertemukan melalui lurah dan camat yang ada di sini, untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan, melalui bank-bank yang memiliki sistem penyaluran KUR dan sebagainya," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Appi itu memastikan, pihaknya akan mempertemukan para pedagang dengan pihak perbankan untuk menyelesaikan persoalan tersebut ke depan.
"Maka dari itu, ini sangat penting untuk memastikan putaran modal dari pedagang itu bisa berjalan lagi. Saya akan pertemukan, jadi nanti kita atur. Kita akan identifikasikan berapa banyak pedagang yang akan kita pertemukan apakah Bank Sulselbar, apakah Himbara, dan sebagainya. Nanti diaturkan," imbuhnya.
Berdasarkan data sementara, insiden kebakaran di pasar tersebut menghanguskan puluhan los dengan tambahan sekitar tujuh hingga delapan los yang ikut terdampak. "22 yang terbakar, ada tambahan yang terdampak sekitar tujuh (los)," singkatnya saat memberikan keterangannya.
Menanggapi peristiwa kebakaran tersebut, Munafri menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi bencana kebakaran ke depannya, khususnya di area pasar.
"Makanya, ini pelajaran buat kita, khususnya teman-teman yang ada di pasar, untuk objek yang seperti ini memang harus selalu sedia APAR atau hidran yang harus diwajibkan untuk proses di bangunan seperti pasar ini. Jadi mulai saat ini saya berharap Pak Dirut PD Pasar untuk memperhatikan, untuk menjadi bagian dari mitigasi terhadap bencana kebakaran yang bisa terjadi. Akses kita terhadap APAR, terhadap hidran, ini bisa kita harus dipenuhi," pesannya.
Dalam peninjauan tersebut, Pria yang akrab disapa Appi ini mengungkapkan bahwa penanganan darurat telah dikoordinasikan bersama dinas sosial, pendirian dapur umum, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyalurkan bantuan darurat bagi para korban.
"Ada dua lokasi yang berbeda. Satu di asrama tentara, seperti yang tadi sudah kita lihat. Memang itu juga merupakan bentuk kolaborasi kita. Kami dari dinas sosial turun bersama dapur umum, serta BPBD dengan memberikan bantuan-bantuan kedaruratan yang turun," ujarnya.
Sementara itu, untuk lokasi kebakaran di Pasar Pa'baeng-baeng, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat rehabilitasi infrastruktur los yang rusak agar para pedagang dapat segera kembali beraktivitas.
"Sama halnya dengan yang di pasar, ini sangat berbeda karena ini adalah tempat jualan, bukan tempat tinggal. Sehingga, hal yang harus kita perbaiki secepatnya adalah infrastruktur los-los yang ada, seperti atap yang kena api dan sebagainya. Hal ini perlu dilakukan supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali ke jualan," sambung Munafri.
Dia bilang, proses perbaikan los pasar tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan.
"Tadi saya sudah melihat, kira-kira dua sampai tiga minggu lah proses ini akan kita jalankan untuk memastikan apa namanya los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya," katanya kepada awak media.
Selain perbaikan fisik, Pemkot Makassar juga menyiapkan langkah pemulihan ekonomi bagi para pedagang yang terdampak melalui fasilitasi akses permodalan tambahan.
"Usaha itu harus selalu ada. Kita akan mempertemukan melalui lurah dan camat yang ada di sini, untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan, melalui bank-bank yang memiliki sistem penyaluran KUR dan sebagainya," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Appi itu memastikan, pihaknya akan mempertemukan para pedagang dengan pihak perbankan untuk menyelesaikan persoalan tersebut ke depan.
"Maka dari itu, ini sangat penting untuk memastikan putaran modal dari pedagang itu bisa berjalan lagi. Saya akan pertemukan, jadi nanti kita atur. Kita akan identifikasikan berapa banyak pedagang yang akan kita pertemukan apakah Bank Sulselbar, apakah Himbara, dan sebagainya. Nanti diaturkan," imbuhnya.
Berdasarkan data sementara, insiden kebakaran di pasar tersebut menghanguskan puluhan los dengan tambahan sekitar tujuh hingga delapan los yang ikut terdampak. "22 yang terbakar, ada tambahan yang terdampak sekitar tujuh (los)," singkatnya saat memberikan keterangannya.
Menanggapi peristiwa kebakaran tersebut, Munafri menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi bencana kebakaran ke depannya, khususnya di area pasar.
"Makanya, ini pelajaran buat kita, khususnya teman-teman yang ada di pasar, untuk objek yang seperti ini memang harus selalu sedia APAR atau hidran yang harus diwajibkan untuk proses di bangunan seperti pasar ini. Jadi mulai saat ini saya berharap Pak Dirut PD Pasar untuk memperhatikan, untuk menjadi bagian dari mitigasi terhadap bencana kebakaran yang bisa terjadi. Akses kita terhadap APAR, terhadap hidran, ini bisa kita harus dipenuhi," pesannya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Pemkot Makassar Percepat Penyerahan PSU Perumahan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan untuk menghindari kerugian jangka panjang yang dapat dirasakan masyarakat.
Selasa, 08 Sep 2026 18:48
Makassar City
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendukung langkah Pemkot Makassar dengan memastikan penyaluran LPG 3 kg kepada pangkalan berjalan sesuai ketentuan.
Selasa, 08 Sep 2026 16:27
News
Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpotensi Jadi Percontohan di Makassar
Pengembangan urban farming di kawasan Bukit Baruga, Makassar berpeluang dikembangkan sebagai percontohan pertanian perkotaan yang terintegrasi dengan pengelolaan lingkungan.
Selasa, 08 Sep 2026 16:09
News
Warga Karuwisi Apresiasi Mobil Pickup PDAM, Bisa Jangkau Lorong Sempit
Warga Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, mengapresiasi langkah Perumda Air Minum Kota Makassar menghadirkan mobil pickup yang dilengkapi tandon air untuk mendukung penyaluran bantuan air bersih.
Selasa, 08 Sep 2026 15:31
News
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Pemerintah Kota (Penkot) Makassar mulai mencari lahan baru untuk mengantisipasi keterbatasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah kota.
Selasa, 08 Sep 2026 08:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
5
Film Jangan Lupa Bahagia Bawa Kisah Keluarga dan Komedi Khas Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
5
Film Jangan Lupa Bahagia Bawa Kisah Keluarga dan Komedi Khas Makassar