Warga Lutim Resah Pemadaman Listrik Bergilir, PLN Ungkap Penyebabnya
Rabu, 02 Sep 2026 17:42
Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam beberapa hari terakhir akhirnya mendapat penjelasan dari PT PLN (Persero).
LUWU TIMUR - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam beberapa hari terakhir akhirnya mendapat penjelasan dari PT PLN (Persero).
PLN memastikan gangguan pasokan listrik tersebut bukan akibat kerusakan fatal maupun krisis daya permanen. Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pengaturan beban selama proses pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulbagsel).
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malili, Wawan Kurniawan, mengatakan pengaturan beban dilakukan untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan sistem kelistrikan selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.
"Saat ini dilakukan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada beberapa sistem Sulbagsel. Sehingga perlu dilakukan pengaturan beban di sejumlah wilayah untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan sistem Sulbagsel," ujar Wawan saat dikonfirmasi, Rabu (02/09).
Pemadaman tersebut telah berlangsung sejak 31 Agustus 2026. Berdasarkan perhitungan teknis PLN, penyesuaian pasokan masih akan berlangsung sekitar empat hari sejak pekerjaan dimulai.
Selama proses tersebut, PLN menerapkan pemadaman secara bergilir dengan durasi sekitar 3 hingga 4 jam di setiap wilayah.
"Akan berlangsung empat hari ke depan dengan durasi 3-4 jam per wilayah padam, terhitung mulai tanggal 31 Agustus kemarin," jelasnya.
Sejumlah wilayah di Luwu Timur masuk dalam skema pengaturan beban tersebut. Di antaranya Malili, Angkona, Wotu hingga Tomoni Timur.
Kondisi ini sempat menimbulkan keresahan masyarakat lantaran pemadaman terjadi di tengah aktivitas warga.
Namun PLN menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari pekerjaan pemeliharaan untuk menjaga sistem tetap stabil.
PLN ULP Malili juga telah menyampaikan jadwal pemeliharaan dan peningkatan keandalan listrik sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
PLN memastikan gangguan pasokan listrik tersebut bukan akibat kerusakan fatal maupun krisis daya permanen. Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pengaturan beban selama proses pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulbagsel).
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malili, Wawan Kurniawan, mengatakan pengaturan beban dilakukan untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan sistem kelistrikan selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.
"Saat ini dilakukan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada beberapa sistem Sulbagsel. Sehingga perlu dilakukan pengaturan beban di sejumlah wilayah untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan sistem Sulbagsel," ujar Wawan saat dikonfirmasi, Rabu (02/09).
Pemadaman tersebut telah berlangsung sejak 31 Agustus 2026. Berdasarkan perhitungan teknis PLN, penyesuaian pasokan masih akan berlangsung sekitar empat hari sejak pekerjaan dimulai.
Selama proses tersebut, PLN menerapkan pemadaman secara bergilir dengan durasi sekitar 3 hingga 4 jam di setiap wilayah.
"Akan berlangsung empat hari ke depan dengan durasi 3-4 jam per wilayah padam, terhitung mulai tanggal 31 Agustus kemarin," jelasnya.
Sejumlah wilayah di Luwu Timur masuk dalam skema pengaturan beban tersebut. Di antaranya Malili, Angkona, Wotu hingga Tomoni Timur.
Kondisi ini sempat menimbulkan keresahan masyarakat lantaran pemadaman terjadi di tengah aktivitas warga.
Namun PLN menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari pekerjaan pemeliharaan untuk menjaga sistem tetap stabil.
PLN ULP Malili juga telah menyampaikan jadwal pemeliharaan dan peningkatan keandalan listrik sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
News
230 Petugas Dikerahkan, PLN Percepat Pemeliharaan Sistem Kelistrikan Sulbagsel
PLN UID Sulselrabar mengerahkan lebih dari 230 petugas teknik untuk mempercepat pemeliharaan sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem Sulbagsel.
Rabu, 02 Sep 2026 14:51
News
PLN Pastikan Pasokan Listrik Makassar Kembali Normal Tanggal 5 September
PT PLN (Persero) memastikan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) tetap terkendali meski tengah menghadapi dampak fenomena cuaca super El-Nino yang dirasakan sejak Juni lalu.
Selasa, 01 Sep 2026 17:25
News
PLN Atur Beban Listrik Bertahap Selama Pemeliharaan Sistem Sulbagsel
PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan pengaturan beban listrik secara bertahap di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.
Selasa, 01 Sep 2026 16:00
News
PLN Ungkap Alasan Pemadaman Listrik di Sulsel, Berlangsung hingga Empat Hari
PT PLN menyebut kondisi tersebut terjadi akibat pengaturan beban yang dilakukan selama pemeliharaan sejumlah fasilitas ketenagalistrikan di Sulselrabar.
Senin, 31 Agu 2026 23:24
News
PLN Siap Kawal Program PLTS 100 GWp Menuju Swasembada Energi
Pemerintah meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai langkah mempercepat swasembada energi nasional.
Rabu, 26 Agu 2026 18:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BYD Tech Culture Fest Sambangi Makassar, Pamerkan Teknologi Mobil Listrik
2
Pelindo - Australia Jajaki Kerja Sama Maritim, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
3
Hadapi Lonjakan Permintaan, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM di Sulsel
4
Teknologi Makin Canggih, PJM Pastikan Peran Pandu Tetap Krusial
5
Kemah Pramuka Madrasah Sulsel Diikuti Ribuan Peserta dari 24 Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BYD Tech Culture Fest Sambangi Makassar, Pamerkan Teknologi Mobil Listrik
2
Pelindo - Australia Jajaki Kerja Sama Maritim, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
3
Hadapi Lonjakan Permintaan, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM di Sulsel
4
Teknologi Makin Canggih, PJM Pastikan Peran Pandu Tetap Krusial
5
Kemah Pramuka Madrasah Sulsel Diikuti Ribuan Peserta dari 24 Daerah