Kemenkum Sulsel Ikuti Forum PASTI Ada Solusi, Perkuat Pelayanan Publik yang Responsif
Sabtu, 05 Sep 2026 10:00
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti secara virtual Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI bersama Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas” Episode 15 dari Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Jumat (4/9/2026).
Forum yang digelar secara langsung dari Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, memperlihatkan komitmen pemerintah dalam memastikan persoalan hukum dan pelayanan publik yang dihadapi masyarakat memperoleh perhatian serta penyelesaian dari instansi yang berwenang.
Salah satu rangkaian penting dalam forum tersebut yakni penyampaian Laporan Penegasan Status Kewarganegaraan Republik Indonesia yang disiarkan secara langsung dari Kuala Lumpur, Johor Bahru, Kota Kinabalu, dan Tawau. Penyerahan simbolis penegasan status kewarganegaraan di Kuala Lumpur menjadi gambaran kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan pelayanan kepada masyarakat Indonesia di luar negeri.
Agenda kemudian berlanjut pada dialog pengaduan yang menghadirkan Menteri Hukum, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI. Beragam persoalan yang disampaikan masyarakat dibahas secara terbuka, mulai dari status kewarganegaraan diaspora WNI, administrasi hukum, hingga persoalan perlindungan pekerja migran Indonesia.
Bagi jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel, forum tersebut memberikan pembelajaran mengenai pentingnya membangun mekanisme pengaduan yang tidak berhenti pada penerimaan laporan, tetapi dilanjutkan dengan koordinasi dan pencarian solusi sesuai kewenangan masing-masing.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, mengatakan pelayanan publik harus mampu memberikan kepastian kepada masyarakat, khususnya ketika masyarakat menyampaikan persoalan yang membutuhkan penanganan lintas unit maupun lintas instansi.
“Semangat PASTI ADA SOLUSI harus menjadi bagian dari cara kita memberikan pelayanan. Setiap pengaduan masyarakat harus kita terima dengan baik, ditindaklanjuti secara tepat, dan apabila membutuhkan koordinasi dengan pihak lain, harus segera kita komunikasikan agar masyarakat mendapatkan solusi dan kepastian,” ujar Andi Basmal.
Menurutnya, penguatan kualitas pelayanan publik juga membutuhkan kesiapan jajaran untuk memahami substansi persoalan sekaligus membangun koordinasi yang efektif. Hal tersebut penting agar masyarakat tidak sekadar memperoleh jawaban administratif, tetapi mendapatkan penanganan yang benar-benar menyelesaikan persoalan sesuai tugas dan fungsi.
“Pelayanan yang baik bukan hanya cepat dalam merespons, tetapi juga tepat dalam memberikan solusi. Karena itu, jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel harus terus meningkatkan kapasitas dan membangun koordinasi agar setiap layanan maupun pengaduan masyarakat dapat ditangani secara profesional,” lanjutnya.
Forum yang digelar secara langsung dari Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, memperlihatkan komitmen pemerintah dalam memastikan persoalan hukum dan pelayanan publik yang dihadapi masyarakat memperoleh perhatian serta penyelesaian dari instansi yang berwenang.
Salah satu rangkaian penting dalam forum tersebut yakni penyampaian Laporan Penegasan Status Kewarganegaraan Republik Indonesia yang disiarkan secara langsung dari Kuala Lumpur, Johor Bahru, Kota Kinabalu, dan Tawau. Penyerahan simbolis penegasan status kewarganegaraan di Kuala Lumpur menjadi gambaran kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan pelayanan kepada masyarakat Indonesia di luar negeri.
Agenda kemudian berlanjut pada dialog pengaduan yang menghadirkan Menteri Hukum, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI. Beragam persoalan yang disampaikan masyarakat dibahas secara terbuka, mulai dari status kewarganegaraan diaspora WNI, administrasi hukum, hingga persoalan perlindungan pekerja migran Indonesia.
Bagi jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel, forum tersebut memberikan pembelajaran mengenai pentingnya membangun mekanisme pengaduan yang tidak berhenti pada penerimaan laporan, tetapi dilanjutkan dengan koordinasi dan pencarian solusi sesuai kewenangan masing-masing.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, mengatakan pelayanan publik harus mampu memberikan kepastian kepada masyarakat, khususnya ketika masyarakat menyampaikan persoalan yang membutuhkan penanganan lintas unit maupun lintas instansi.
“Semangat PASTI ADA SOLUSI harus menjadi bagian dari cara kita memberikan pelayanan. Setiap pengaduan masyarakat harus kita terima dengan baik, ditindaklanjuti secara tepat, dan apabila membutuhkan koordinasi dengan pihak lain, harus segera kita komunikasikan agar masyarakat mendapatkan solusi dan kepastian,” ujar Andi Basmal.
Menurutnya, penguatan kualitas pelayanan publik juga membutuhkan kesiapan jajaran untuk memahami substansi persoalan sekaligus membangun koordinasi yang efektif. Hal tersebut penting agar masyarakat tidak sekadar memperoleh jawaban administratif, tetapi mendapatkan penanganan yang benar-benar menyelesaikan persoalan sesuai tugas dan fungsi.
“Pelayanan yang baik bukan hanya cepat dalam merespons, tetapi juga tepat dalam memberikan solusi. Karena itu, jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel harus terus meningkatkan kapasitas dan membangun koordinasi agar setiap layanan maupun pengaduan masyarakat dapat ditangani secara profesional,” lanjutnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel dan Universitas Andi Sudirman Jajaki Kolaborasi Pengawasan Notaris
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, menerima kunjungan Rektor Universitas Andi Sudirman, Dr M Yasin, dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang hukum, khususnya pengawasan notaris
Selasa, 20 Okt 2026 15:21
Sulsel
Kanwil Kemenkum Sulsel Harmonisasi Tiga Ranperkada Kabupaten Wajo
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap tiga Rancangan Peraturan Bupati (Ranperkada) Kabupaten Wajo.
Selasa, 20 Okt 2026 09:21
Sulsel
Harmonisasi Ranperbup Kabupaten Sidrap Terkait Standar Harga Satuan Tahun 2027
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Sidenreng Rappang
Sabtu, 17 Okt 2026 14:11
News
Matangkan Layanan Kemenkum Sulsel Melalui Evaluasi Aplikasi La Macca
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (TUM) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Meydi Zulqadri, terus mendorong optimalisasi pelayanan administrasi melalui pengembangan dan implementasi aplikasi La Macca. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan layanan yang lebih cepat, terintegrasi, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Kamis, 15 Okt 2026 21:06
News
Harmonisasi Empat Produk Hukum Kota Makassar, Tiga Rancangan Lanjut ke Tahap Berikutnya
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap empat rancangan produk hukum daerah Kota Makassar
Kamis, 15 Okt 2026 10:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
3
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
4
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
5
FIFGROUP Makassar Perkuat Budaya Keselamatan Berkendara Karyawan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
3
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
4
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
5
FIFGROUP Makassar Perkuat Budaya Keselamatan Berkendara Karyawan