PLN UIP Sulawesi & BKSDA Sulteng Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan
Rabu, 09 Sep 2026 13:21
PLN UIP Sulawesi bersama BKSDA Sulawesi Tengah mengevaluasi pelaksanaan kerja sama dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Foto/Istimewa
PALU - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah mengevaluasi pelaksanaan kerja sama dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang tertib, akuntabel, dan tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar di Kantor Balai KSDA Sulawesi Tengah, Palu, pada 1–3 September 2026. Kegiatan mencakup bimbingan teknis, penilaian tata kelola, evaluasi perjanjian kerja sama, serta rapat koordinasi pelaksanaan kerja sama di lingkup Unit Pelaksana Teknis (UPT) KSDAE.
Evaluasi antara BKSDA Sulawesi Tengah dan PLN UIP Sulawesi menjadi salah satu agenda utama. Forum tersebut digunakan untuk meninjau pelaksanaan kerja sama yang telah berjalan, termasuk kelengkapan administrasi, tata kelola, serta berbagai tindak lanjut yang diperlukan.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan evaluasi bersama diperlukan untuk memastikan kerja sama berjalan tertib, sesuai ketentuan, dan terdokumentasi dengan baik.
“Evaluasi kerja sama ini menjadi ruang bersama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan, memastikan pemenuhan administrasi, serta menyepakati tindak lanjut yang diperlukan. PLN UIP Sulawesi berkomitmen menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara tertib, akuntabel, dan tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Donald.
Dalam evaluasi tersebut, PLN UIP Sulawesi menugaskan perwakilan untuk menghadiri rapat, menyampaikan kelengkapan dokumen, serta menandatangani berita acara hasil evaluasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses evaluasi berjalan lancar sekaligus menjadi dasar perbaikan pelaksanaan kerja sama ke depan.
Menurut Donald, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan koordinasi yang baik dengan berbagai instansi teknis, termasuk BKSDA Sulawesi Tengah. Koordinasi lintas instansi dinilai penting agar setiap tahapan kerja sama dapat berjalan efektif, tertib, dan sesuai dengan koridor tata kelola yang berlaku.
Melalui evaluasi tersebut, PLN UIP Sulawesi berharap sinergi dengan BKSDA Sulawesi Tengah semakin optimal dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.
Koordinasi yang berkelanjutan antara kedua pihak juga diharapkan dapat memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga perhatian terhadap aspek lingkungan dalam setiap tahapan pelaksanaannya.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar di Kantor Balai KSDA Sulawesi Tengah, Palu, pada 1–3 September 2026. Kegiatan mencakup bimbingan teknis, penilaian tata kelola, evaluasi perjanjian kerja sama, serta rapat koordinasi pelaksanaan kerja sama di lingkup Unit Pelaksana Teknis (UPT) KSDAE.
Evaluasi antara BKSDA Sulawesi Tengah dan PLN UIP Sulawesi menjadi salah satu agenda utama. Forum tersebut digunakan untuk meninjau pelaksanaan kerja sama yang telah berjalan, termasuk kelengkapan administrasi, tata kelola, serta berbagai tindak lanjut yang diperlukan.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald Mangatas Silaen, mengatakan evaluasi bersama diperlukan untuk memastikan kerja sama berjalan tertib, sesuai ketentuan, dan terdokumentasi dengan baik.
“Evaluasi kerja sama ini menjadi ruang bersama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan, memastikan pemenuhan administrasi, serta menyepakati tindak lanjut yang diperlukan. PLN UIP Sulawesi berkomitmen menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara tertib, akuntabel, dan tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Donald.
Dalam evaluasi tersebut, PLN UIP Sulawesi menugaskan perwakilan untuk menghadiri rapat, menyampaikan kelengkapan dokumen, serta menandatangani berita acara hasil evaluasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses evaluasi berjalan lancar sekaligus menjadi dasar perbaikan pelaksanaan kerja sama ke depan.
Menurut Donald, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan koordinasi yang baik dengan berbagai instansi teknis, termasuk BKSDA Sulawesi Tengah. Koordinasi lintas instansi dinilai penting agar setiap tahapan kerja sama dapat berjalan efektif, tertib, dan sesuai dengan koridor tata kelola yang berlaku.
Melalui evaluasi tersebut, PLN UIP Sulawesi berharap sinergi dengan BKSDA Sulawesi Tengah semakin optimal dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.
Koordinasi yang berkelanjutan antara kedua pihak juga diharapkan dapat memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga perhatian terhadap aspek lingkungan dalam setiap tahapan pelaksanaannya.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UIP Sulawesi Uji Respons Darurat dan Pemulihan Bisnis melalui Simulasi BCMS
PLN UIP Sulawesi menguji kesiapsiagaan darurat dan pemulihan bisnis melalui simulasi tanggap darurat dan Business Continuity Management System (BCMS) di Kantor PLN UIP Sulawesi, Makassar.
Senin, 05 Okt 2026 18:51
News
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja
Forum tersebut menetapkan Syamsul Arifin sebagai Ketua DPD SP PLN UIP Sulawesi terpilih setelah melalui rangkaian persidangan dan proses pemilihan sesuai tata tertib organisasi.
Minggu, 04 Okt 2026 12:26
News
Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum PLN Perkuat Persatuan dan Kolaborasi
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pelayanan kelistrikan.
Sabtu, 03 Okt 2026 08:59
News
Akses Air Bersih Diperkuat, PLN Siapkan Sumur Bor dan Tandon di Kaluku Bodoa
Untuk memperkuat akses sekaligus kesiapsiagaan menghadapi risiko kekeringan, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mendukung penyediaan 12 sumur bor dan 17 tandon air yang menjangkau masyarakat di 51 RT.
Rabu, 30 Sep 2026 12:47
News
SK Hak Terbit, PLN Lanjutkan Sertifikasi Aset GITET 275 kV Kendari
Sebanyak 47 persil lahan yang menjadi bagian dari Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV Kendari kini memasuki tahap akhir proses legalisasi aset.
Jum'at, 25 Sep 2026 15:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota