PLN Gandeng BINDA Sultra, Atasi Hambatan Pembangunan Infrastruktur Listrik

Sabtu, 31 Okt 2026 12:31
PLN Gandeng BINDA Sultra, Atasi Hambatan Pembangunan Infrastruktur Listrik
GM PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha (memegang mikrofon), menyampaikan poin-poin penting dalam audiensi bersama Kabinda Sulawesi Tenggara, Marsma TNI Heroe Hermawan. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara membutuhkan dukungan dan koordinasi lintas sektor. Untuk memastikan pembangunan berjalan lancar, PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sulawesi Tenggara melalui audiensi bersama Kepala BINDA Sultra, Marsma TNI Heroe Hermawan, di Kendari, Kamis (29/10).

Pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan, mempercepat penyelesaian persoalan proyek, serta mengantisipasi berbagai potensi hambatan dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Tenggara.

Audiensi dihadiri General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha; General Manager PLN UIP3B Fermi Trafianto; General Manager PLN UID Sulselrabar Didik Wicaksono; Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi Henry Donald M. Silaen; Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara Yogi Yohannes Siburian; Manager UP2K Sulawesi Tenggara Joni Sitorus; Manager PLN UP3 Kendari Hery Supriyadi; serta Manager PLN UPT Kendari Muhammad Husen.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan dukungan berbagai pihak diperlukan agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, tantangan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga mencakup persoalan sosial, pertanahan, dan koordinasi dengan berbagai pihak di daerah.

“PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya tentu ada berbagai tantangan yang perlu diselesaikan bersama. Karena itu, kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan BINDA Sulawesi Tenggara dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung penyelesaian persoalan yang dihadapi pada sejumlah proyek PLN,” kata Aditya.

Kepala BINDA Sulawesi Tenggara, Marsma TNI Heroe Hermawan, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah tersebut.

Ia menilai komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan di lapangan. Dengan demikian, kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti bersama pihak terkait.

“Kami mendukung upaya PLN dalam membangun dan memperkuat infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Tenggara. Pembangunan ini tentu memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat dan daerah. Apabila terdapat persoalan yang memerlukan koordinasi dengan pihak terkait, perlu dikomunikasikan dengan baik agar dapat dicari jalan keluarnya bersama. Pada prinsipnya, kami siap mendukung sesuai tugas dan kewenangan yang ada,” ungkap Heroe.

Selain membahas percepatan pembangunan proyek, audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarunit PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tenggara.

Keterlibatan PLN UIP Sulawesi, PLN UIP3B, dan PLN UID Sulselrabar mencerminkan pentingnya keterpaduan antara pembangunan infrastruktur, pengelolaan sistem transmisi, dan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, PLN berharap berbagai persoalan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat ditangani secara lebih efektif. Koordinasi berkelanjutan dengan BINDA Sulawesi Tenggara juga diharapkan dapat mendukung kelancaran proyek sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan daerah.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru