Lada Putih Premium Asal Lutim Senilai Rp25,5 Miliar Bakal Diekspor ke Malaysia
Minggu, 18 Okt 2026 15:51
CV Surya Mandiri Sejahtera, eksportir asal kab Luwu Timur, menandatangani kontrak penjualan 150 ton lada putih super premium kepada Chung Shin Pepper & Spices, perusahaan asal Malaysia.
LUWU TIMUR - CV Surya Mandiri Sejahtera, eksportir asal kab Luwu Timur, menandatangani kontrak penjualan 150 ton lada putih super premium kepada Chung Shin Pepper & Spices, perusahaan asal Malaysia.
Nilai kontrak mencapai US$1.425.000 atau sekitar Rp25,5 miliar. Kontrak tercantum dalam Sales Contract Nomor 205/CV.SMS/EXPORT/X/2026 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2026 di BSD, Tangerang .
Dengan volume 150 ton, harga rata-rata kontrak setara US$9.500 per ton. Konversi rupiah dalam hal ini memakai asumsi kurs Rp17.900 per dolar AS.
Manajemen perusahaan mengaitkan kesepakatan tersebut dengan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang.
Dalam keterangannya, perusahaan menilai kontrak ini menunjukkan posisi lada putih Sulawesi di pasar luar negeri.
"Kesepakatan dagang ini menjadi bukti nyata bahwa komoditas rempah unggulan Indonesia, khususnya lada putih asal Sulawesi, memiliki daya saing yang sangat tinggi di pasar internasional," ujarnya.
CEO CV Surya Mandiri Sejahtera, Abdul Munir, menyatakan seluruh lada yang dikirim berasal dari Kab Luwu Timur prop Sulawesi Selatan.
Lada akan dikirim dengan kadar air maksimal 13 persen. Barang diberangkatkan dari Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, menuju Pelabuhan Pasir Gudang di Johor, Malaysia.
Perusahaan juga menyatakan kontrak ini mencakup pemenuhan persyaratan mutu dan karantina ekspor.
Dokumen yang disiapkan meliputi Phytosanitary Certificate dari Badan Karantina Indonesia, Certificate of Origin, serta proses fumigasi untuk menjaga mutu selama pengiriman.
Bagi Sulawesi Selatan, kontrak ini menambah catatan ekspor komoditas perkebunan ke pasar Asia Tenggara.
Malaysia dikenal sebagai salah satu tujuan rempah Indonesia, sementara TEI merupakan pameran dagang tahunan yang dipakai pemerintah untuk mendorong ekspor nonmigas.
Kejelasan soal rantai pasok itu penting karena nilai kontrak yang besar baru bermakna bagi daerah penghasil jika manfaatnya sampai ke petani.
Pelaku usaha dan pemerintah daerah pun perlu memastikan volume kontrak dapat dipenuhi tanpa menurunkan mutu yang dijanjikan kepada pembeli.
Nilai kontrak mencapai US$1.425.000 atau sekitar Rp25,5 miliar. Kontrak tercantum dalam Sales Contract Nomor 205/CV.SMS/EXPORT/X/2026 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2026 di BSD, Tangerang .
Dengan volume 150 ton, harga rata-rata kontrak setara US$9.500 per ton. Konversi rupiah dalam hal ini memakai asumsi kurs Rp17.900 per dolar AS.
Manajemen perusahaan mengaitkan kesepakatan tersebut dengan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang.
Dalam keterangannya, perusahaan menilai kontrak ini menunjukkan posisi lada putih Sulawesi di pasar luar negeri.
"Kesepakatan dagang ini menjadi bukti nyata bahwa komoditas rempah unggulan Indonesia, khususnya lada putih asal Sulawesi, memiliki daya saing yang sangat tinggi di pasar internasional," ujarnya.
CEO CV Surya Mandiri Sejahtera, Abdul Munir, menyatakan seluruh lada yang dikirim berasal dari Kab Luwu Timur prop Sulawesi Selatan.
Lada akan dikirim dengan kadar air maksimal 13 persen. Barang diberangkatkan dari Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, menuju Pelabuhan Pasir Gudang di Johor, Malaysia.
Perusahaan juga menyatakan kontrak ini mencakup pemenuhan persyaratan mutu dan karantina ekspor.
Dokumen yang disiapkan meliputi Phytosanitary Certificate dari Badan Karantina Indonesia, Certificate of Origin, serta proses fumigasi untuk menjaga mutu selama pengiriman.
Bagi Sulawesi Selatan, kontrak ini menambah catatan ekspor komoditas perkebunan ke pasar Asia Tenggara.
Malaysia dikenal sebagai salah satu tujuan rempah Indonesia, sementara TEI merupakan pameran dagang tahunan yang dipakai pemerintah untuk mendorong ekspor nonmigas.
Kejelasan soal rantai pasok itu penting karena nilai kontrak yang besar baru bermakna bagi daerah penghasil jika manfaatnya sampai ke petani.
Pelaku usaha dan pemerintah daerah pun perlu memastikan volume kontrak dapat dipenuhi tanpa menurunkan mutu yang dijanjikan kepada pembeli.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
BI Sulsel Bawa 22 UMKM REWAKO Tembus Pasar Global lewat TEI 2026
BI Sulsel menghadirkan 22 UMKM REWAKO binaannya dengan beragam produk unggulan daerah pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 20:13
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Ekbis
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
Dari rangkaian business matching ekspor, UMKM Sulsel mencatat potensi transaksi lebih dari Rp380,75 juta dengan sejumlah buyer dari Kanada hingga Singapura.
Minggu, 23 Agu 2026 12:38
Ekbis
Barantin Kawal Ekspor, Karding Optimistis Indonesia Bisa Rajai Pasar Udang Dunia
Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan utama industri udang dunia. Barantin siap mengawal target ambisius tersebut.
Sabtu, 08 Agu 2026 14:49
Ekbis
Kepala Barantin Tinjau PT Bomar, Pastikan Layanan Karantina Dukung Ekspor Udang
Dalam kunjungannya ke PT Bomar, Karding meninjau langsung seluruh proses produksi udang ekspor, mulai dari tahapan breaded process hingga pengemasan (packing).
Jum'at, 07 Agu 2026 21:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI dan USIM Perkuat Literasi Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Remaja
2
Koperasi Merah Putih Permudah Akses Pupuk Subsidi, Petani Apresiasi Presiden Prabowo
3
Sekjen Golkar Sarmuji Ingatkan Anggota DPRD Tetap Loyal dan Selalu Hadir untuk Rakyat
4
Ribuan Peserta Ikuti Forkot KORMI Kota Makassar
5
Imigrasi Lakukan 17.597 Penindakan hingga September 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI dan USIM Perkuat Literasi Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Remaja
2
Koperasi Merah Putih Permudah Akses Pupuk Subsidi, Petani Apresiasi Presiden Prabowo
3
Sekjen Golkar Sarmuji Ingatkan Anggota DPRD Tetap Loyal dan Selalu Hadir untuk Rakyat
4
Ribuan Peserta Ikuti Forkot KORMI Kota Makassar
5
Imigrasi Lakukan 17.597 Penindakan hingga September 2026