Menteri Kebudayaan Percepat Penetapan Cagar Budaya Leang Bulu Sipong
Kamis, 29 Okt 2026 16:19
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon berada di Leang Bulu Sipong 4 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
PANGKEP - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mendorong percepatan penetapan Leang Bulu Sipong 4 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, sebagai Cagar Budaya Nasional. Situs prasejarah tersebut menyimpan gambar cadas berusia sekitar 48.000 tahun yang menjadi bukti perkembangan ekspresi budaya dan kehidupan manusia pada masa lampau.
Fadli menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung Leang Bulu Sipong 4 di sela kunjungan kerjanya ke Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026). Peninjauan itu dilakukan untuk melihat kondisi situs sekaligus menegaskan komitmen pemerintah terhadap pelindungan warisan budaya.
“Leang Bulu Sipong 4 merupakan bukti peradaban tua Nusantara yang harus kita jaga bersama. Situs ini memiliki gambar cadas berusia sekitar 48.000 tahun yang memperlihatkan bagaimana nenek moyang kita mengenal perburuan dan merekam kehidupan mereka melalui gambar. Kita berharap situs ini dapat segera ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional agar pelindungannya semakin kuat,” ucapnya.
Menurut Fadli, pelindungan situs perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi gambar cadas dan lingkungan sekitarnya. Perubahan suhu, kelembapan, serta pengelupasan permukaan dinding gua menjadi tantangan yang perlu diantisipasi melalui pemantauan dan konservasi terukur.
“Pelestarian situs ini membutuhkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, pengelola kawasan, maupun para ahli yang melakukan pemantauan. Kita perlu memastikan kondisi gambar cadas tetap terjaga karena kerusakan yang terjadi dapat menghilangkan informasi penting tentang kehidupan manusia pada masa lampau. Komitmen pelindungan ini harus menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Menbud.
Leang Bulu Sipong 4 merupakan situs gambar cadas prasejarah di kawasan karst Pangkep. Berdasarkan penelitian terbaru, situs ini diperkirakan berusia sekitar 48.000 tahun dan memiliki 365 gambar cadas yang tercatat.
Gambar tersebut dibuat melalui teknik sembur dan lukis, dengan bentuk berupa cap tangan, figur babi kutil, anoa, serta figur antropomorfik dan therianthrope, yakni figur yang memadukan karakteristik manusia dan hewan.
Nilai penting situs ini juga terlihat dari penggambaran adegan perburuan yang menunjukkan hubungan manusia dengan lingkungan dan satwa pada masa prasejarah. Penelitian menggunakan metode pertanggalan uranium-series dengan teknik laser ablation untuk memperkirakan usia gambar cadas secara lebih terperinci.
Untuk menjaga kelestariannya, pemantauan dilakukan melalui dokumentasi berkala guna mengamati perubahan pada permukaan dinding dan gambar cadas. Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan bersama PT Semen Tonasa turut mendukung pelindungan situs melalui pemantauan lingkungan, termasuk penggunaan instrumen pengukur getaran dan penghentian aktivitas penambangan di area yang dilindungi.
Fadli mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga situs tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan tenaga ahli agar nilai sejarah Leang Bulu Sipong 4 tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Dalam kunjungan tersebut, Fadli turut didampingi Direktur Warisan Budaya Agus Widiatmoko, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan Sinatriyo Danuhadiningrat, serta Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda. Hadir pula Wakil Bupati Pangkep Abd. Rahman Assagaf dan Direktur PT Semen Tonasa, Anis.
Fadli menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung Leang Bulu Sipong 4 di sela kunjungan kerjanya ke Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026). Peninjauan itu dilakukan untuk melihat kondisi situs sekaligus menegaskan komitmen pemerintah terhadap pelindungan warisan budaya.
“Leang Bulu Sipong 4 merupakan bukti peradaban tua Nusantara yang harus kita jaga bersama. Situs ini memiliki gambar cadas berusia sekitar 48.000 tahun yang memperlihatkan bagaimana nenek moyang kita mengenal perburuan dan merekam kehidupan mereka melalui gambar. Kita berharap situs ini dapat segera ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional agar pelindungannya semakin kuat,” ucapnya.
Menurut Fadli, pelindungan situs perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi gambar cadas dan lingkungan sekitarnya. Perubahan suhu, kelembapan, serta pengelupasan permukaan dinding gua menjadi tantangan yang perlu diantisipasi melalui pemantauan dan konservasi terukur.
“Pelestarian situs ini membutuhkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, pengelola kawasan, maupun para ahli yang melakukan pemantauan. Kita perlu memastikan kondisi gambar cadas tetap terjaga karena kerusakan yang terjadi dapat menghilangkan informasi penting tentang kehidupan manusia pada masa lampau. Komitmen pelindungan ini harus menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Menbud.
Leang Bulu Sipong 4 merupakan situs gambar cadas prasejarah di kawasan karst Pangkep. Berdasarkan penelitian terbaru, situs ini diperkirakan berusia sekitar 48.000 tahun dan memiliki 365 gambar cadas yang tercatat.
Gambar tersebut dibuat melalui teknik sembur dan lukis, dengan bentuk berupa cap tangan, figur babi kutil, anoa, serta figur antropomorfik dan therianthrope, yakni figur yang memadukan karakteristik manusia dan hewan.
Nilai penting situs ini juga terlihat dari penggambaran adegan perburuan yang menunjukkan hubungan manusia dengan lingkungan dan satwa pada masa prasejarah. Penelitian menggunakan metode pertanggalan uranium-series dengan teknik laser ablation untuk memperkirakan usia gambar cadas secara lebih terperinci.
Untuk menjaga kelestariannya, pemantauan dilakukan melalui dokumentasi berkala guna mengamati perubahan pada permukaan dinding dan gambar cadas. Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan bersama PT Semen Tonasa turut mendukung pelindungan situs melalui pemantauan lingkungan, termasuk penggunaan instrumen pengukur getaran dan penghentian aktivitas penambangan di area yang dilindungi.
Fadli mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga situs tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan tenaga ahli agar nilai sejarah Leang Bulu Sipong 4 tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Dalam kunjungan tersebut, Fadli turut didampingi Direktur Warisan Budaya Agus Widiatmoko, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan Sinatriyo Danuhadiningrat, serta Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda. Hadir pula Wakil Bupati Pangkep Abd. Rahman Assagaf dan Direktur PT Semen Tonasa, Anis.
(MAN)
Berita Terkait
News
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti, AI dan Masa Depan Musik Indonesia
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi membuka Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 bertajuk “Gerak Seirama” di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Selasa (27/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 07:34
News
AMI Awards 2026, Wujud Komitmen Majukan Musik Nusantara hingga ke Kancah Internasional
Ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award yang sudah memasuki tahun ke 29 pada 2026 ini, menjadi wujud komitmen untuk memajukan musik nusantara, hingga ke kancah internasional.
Selasa, 27 Okt 2026 18:32
Sulsel
Bupati Bone Apresiasi Kementerian Kebudayaan Tetapkan Gau Maraja 2026 di Bone
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia atas penempatan Gau Maraja Tahun 2026 di Kabupaten Bone.
Minggu, 27 Sep 2026 13:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza
5
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Rektor Unhas Tekankan Tiga Karakter Utama Pemuda
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza
5
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Rektor Unhas Tekankan Tiga Karakter Utama Pemuda