PLN Listriki 51 Desa Terpencil se-Sulselrabar Sepanjang 2023
Minggu, 09 Jul 2023 18:42
Sepanjang Tahun 2023, PT PLN (Persero) menunjukan komitmennya dengan menghadirkan listrik bagi 51 desa dan dusun di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - Sepanjang Tahun 2023, PT PLN (Persero) menunjukan komitmennya dengan menghadirkan listrik bagi 51 desa dan dusun di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat. Sebanyak 2.593 pelanggan telah terlistriki dengan tujuan agar seluruh desa termasuk Kawasan 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di Indonesia dapat menikmati listrik pada 2024.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin, optimistis dengan hadirnya listrik dapat meningkatakan taraf hidup dan ekonomi masyarakat di daerah 3T.
Ia mengisahkan perjuangan heroik petugas PLN guna menghadirkan listrik ke daerah terpencil bukanlah hal yang mudah, salah satunya di Dusun Lempe, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. "Guna memobilisasi material sampai di lokasi tersebut, petugas PLN tidaklah sendirian. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang turut membantu petugas PLN memikul tiang dengan berat 300 kilogram melalui dua jembatan gantung sepanjang 50 meter yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki," ungkap Andy.
Selain itu, ungkap Andy walaupun dalam pengiriman material akses cukup sulit dan tidak memungkinkan melalui jalur darat, semangat petugas PLN tidaklah surut. "Petugas PLN bahkan sampai membuat rakit untuk memobilisasi tiang melewati sungai di desa Akkotengeng, Kabupaten Wajo," kata Andy.
Andy merinci guna menyalurkan listrik ke desa dan dusun tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 177,1 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 158,1 kms, serta 88 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 4.650 kilo Volt Ampere (kVA). Ia menambahkan hingga Mei 2023, realisasi rasio elektrifikasi di Sulselrabar mencapai 99,73 persen sedangkan rasio desa berlistrik telah mencapai 100 persen.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan penyertaan modal negara (PMN), di mana penyertaan tersebut digunakan untuk menghadirkan listrik bagi saudara-saudara kita yang berada di daerah 3T,” tambah Andy.
Andy bersyukur berkat dukungan masyarakat dan stakeholder, desa dan dusun tersebut dapat teraliri listrik demi tercapainya kesejahteraan masyarakat luas dan anak-anak dapat belajar di malam hari.
Terpisah, saat momen peresmian listrik desa Arusu (20/6), Kabupaten Luwu Utara, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyampaikan rasa syukurnya listrik dengan kualitas yang baik hadir di desa tersebut. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Walaupun banyak tantangan, kami yakin PLN akan terus berupaya menghadirkan kualitas layanan listrik yang baik di desa terpencil dari waktu ke waktu," ungkap Indah.
Bahar (44), warga Dusun Peppae, Kabupaten Bone, turut bersyukur kini anaknya dapat belajar di malam hari. "Alhamdulillah setelah sekian lama kami menunggu akhirnya listrik di dusun kami sudah menyala. Dulu anak-anak harus ke desa sebelah apabila hendak belajar di malam hari, sekarang anak-anak sudah bisa belajar di rumah," kata Bahar.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin, optimistis dengan hadirnya listrik dapat meningkatakan taraf hidup dan ekonomi masyarakat di daerah 3T.
Ia mengisahkan perjuangan heroik petugas PLN guna menghadirkan listrik ke daerah terpencil bukanlah hal yang mudah, salah satunya di Dusun Lempe, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. "Guna memobilisasi material sampai di lokasi tersebut, petugas PLN tidaklah sendirian. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang turut membantu petugas PLN memikul tiang dengan berat 300 kilogram melalui dua jembatan gantung sepanjang 50 meter yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki," ungkap Andy.
Selain itu, ungkap Andy walaupun dalam pengiriman material akses cukup sulit dan tidak memungkinkan melalui jalur darat, semangat petugas PLN tidaklah surut. "Petugas PLN bahkan sampai membuat rakit untuk memobilisasi tiang melewati sungai di desa Akkotengeng, Kabupaten Wajo," kata Andy.
Andy merinci guna menyalurkan listrik ke desa dan dusun tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 177,1 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 158,1 kms, serta 88 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 4.650 kilo Volt Ampere (kVA). Ia menambahkan hingga Mei 2023, realisasi rasio elektrifikasi di Sulselrabar mencapai 99,73 persen sedangkan rasio desa berlistrik telah mencapai 100 persen.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan penyertaan modal negara (PMN), di mana penyertaan tersebut digunakan untuk menghadirkan listrik bagi saudara-saudara kita yang berada di daerah 3T,” tambah Andy.
Andy bersyukur berkat dukungan masyarakat dan stakeholder, desa dan dusun tersebut dapat teraliri listrik demi tercapainya kesejahteraan masyarakat luas dan anak-anak dapat belajar di malam hari.
Terpisah, saat momen peresmian listrik desa Arusu (20/6), Kabupaten Luwu Utara, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyampaikan rasa syukurnya listrik dengan kualitas yang baik hadir di desa tersebut. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Walaupun banyak tantangan, kami yakin PLN akan terus berupaya menghadirkan kualitas layanan listrik yang baik di desa terpencil dari waktu ke waktu," ungkap Indah.
Bahar (44), warga Dusun Peppae, Kabupaten Bone, turut bersyukur kini anaknya dapat belajar di malam hari. "Alhamdulillah setelah sekian lama kami menunggu akhirnya listrik di dusun kami sudah menyala. Dulu anak-anak harus ke desa sebelah apabila hendak belajar di malam hari, sekarang anak-anak sudah bisa belajar di rumah," kata Bahar.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kamis, 11 Jun 2026 19:45
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
News
Listrik Hijau PLN Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan di Sulsel
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.280 pelanggan telah memanfaatkan program tersebut dengan total daya terpasang mencapai 206.312 kiloVolt Ampere (kVA).
Senin, 08 Jun 2026 22:14
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Electrifying Agriculture
Hingga Mei 2026, jumlah pelanggan Electrifying Agriculture di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat telah mencapai 4.280 pelanggan.
Senin, 08 Jun 2026 22:08
Ekbis
Beli Token di PLN Mobile, Pelanggan Berpeluang Dapat Voucher Listrik Rp10 Ribu
Bertajuk JUNIVAGANZA, program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memperoleh voucher listrik senilai Rp10.000 setiap melakukan pembelian token listrik melalui PLN Mobile.
Minggu, 07 Jun 2026 15:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
Pertamina & Hiswana Migas Salurkan Bantuan Sembako - LPG untuk Korban Gempa Sigi
5
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
Pertamina & Hiswana Migas Salurkan Bantuan Sembako - LPG untuk Korban Gempa Sigi
5
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai