Gubernur Sulsel Wujudkan Kerukunan Umat Beragama

Senin, 14 Agu 2023 15:04
Gubernur Sulsel Wujudkan Kerukunan Umat Beragama
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan kunjungan silaturahmi dengan umat Hindu Sulawesi Selatan di Pura Giri Nata Makassar, Minggu, (13/8/23). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan silaturahmi dengan umat Hindu Sulawesi Selatan di Pura Giri Nata Makassar, Minggu, (13/8/23).

Andi Sudirman mengatakan, kunjungan itu dalam rangka Hari Raya Galungan dan Kuningan. Silaturahmi juga untuk memastikan semua kebutuhan dan hal-hal yang diharapkan umat Hindu kepada Pemprov Sulsel.



"Termasuk memupuk silaturahmi kerukunan antar umat," kata Andi Sudirman.

Ia mengapresiasi segenap umat Hindu di Sulsel yang secara progresif menjadi contoh yang baik bagi kerukunan masyarakat dalam beragama. Begitu juga peran serta mereka dalam membantu pemerintah selama masa Pandemi Covid-19 kemarin.

"Banyak umat dari sini (Hindu) yang membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai dari kepala bidang, tentu banyak sekali membantu kita di bidang perdagangan luar negeri," tukasnya.

Ketua Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sulsel, Gede Durahman mengungkapkan kebahagiaan yang dirasakan oleh pihaknya setelah gubernur merealisasikan silaturahmi atau simakrama dalam rangka Hari Raya Galungan dan Kuningan.

"Beberapa kali kita sudah jadwalkan tapi beliau sangat padat jadwalnya. Kepentingan ini adalah murni untuk pembinaan, tidak ada unsur politik praktis," terangnya.

Durahman menyebut, bahwa posisi gubernur ialah sebagai Guru Wisesa yang dalam konteks catur guru artinya adalah guru dalam bidang pemerintahan yang patut dihormati.



"Hari ini silaturahmi untuk memastikan bahwa kondisi umat Hindu di Sulsel dalam keadaan baik. Dan beliau punya tanggung jawab dengan itu. Selanjutnya, semoga kita tetap dalam keadaan rukun damai di lingkungan masing-masing, itulah harapan kita bersama," bebernya.

Saat ini, kata dia, ada sebanyak 135 ribu umat Hindu dari berbagai etnis di Sulsel. Itulah yang perlu dibina agar dapat menciptakan kehidupan bermasyarakat yang kondusif.

"Ada di Makassar, Lutra, Lutim, Maros, Pangkep, Sidrap ada Hindu Tolotang, Toraja ada Hindu Alukta," tandasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Jalan Kabupaten Pinrang–Sidrap Diperbaiki, Pemprov Sulsel Kebut MYP Paket 3
Sulsel
Jalan Kabupaten Pinrang–Sidrap Diperbaiki, Pemprov Sulsel Kebut MYP Paket 3
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui penanganan preservasi jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 3 yang merupakan bagian dari Program Multi Years Project (MYP) menyasar sejumlah ruas strategis
Selasa, 07 Apr 2026 17:28
Gubernur Sulsel Paparkan Proyek Jalan Rp3,7 Triliun di Puncak HJB Bone ke-696
Sulsel
Gubernur Sulsel Paparkan Proyek Jalan Rp3,7 Triliun di Puncak HJB Bone ke-696
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang dirangkaikan dengan tradisi Mattompang Arajang.
Senin, 06 Apr 2026 21:35
Pemprov Sulsel Terima Anggaran Rp3 Triliun untuk Pembangunan PSEL
News
Pemprov Sulsel Terima Anggaran Rp3 Triliun untuk Pembangunan PSEL
Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp3 Triliun untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di wilayah Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Sabtu, 04 Apr 2026 16:24
Sejumlah Ruas Jalan di Sulsel Mulai Diaspal, Program MYP Dikebut Bertahap
Sulsel
Sejumlah Ruas Jalan di Sulsel Mulai Diaspal, Program MYP Dikebut Bertahap
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai memasuki tahap pengaspalan pada sejumlah ruas jalan dalam program Multi Years Project (MYP).
Sabtu, 04 Apr 2026 06:35
DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib 2.825 PPPK yang Kontraknya Segera Berakhir
Sulsel
DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib 2.825 PPPK yang Kontraknya Segera Berakhir
Komisi A DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja membahas nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masa kontraknya akan berakhir di kantor sementara dewan, Makassar pada Selasa (31/03/2026).
Selasa, 31 Mar 2026 16:02
Berita Terbaru