Kunjungan ke KALLA, Mahasiswa Unmus Merauke Belajar Inovasi Perusahaan
Rabu, 28 Feb 2024 21:47
Kedatangan mahasiswa Unmus Merauke disambut langsung oleh Chief Legal Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung di Wisma Kalla, Selasa (27/2/2024). Foto/Dok KALLA
MAKASSAR - KALLA senantiasa membuka ruang bagi civitas akademika sebagai tempat benchmark untuk belajar berinovasi. Kali ini, KALLA menerima kunjungan Universitas Musamus (Unmus) dari Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Chief Legal Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung di Wisma Kalla, Selasa (27/2/2024). Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unmus, Syahruddin, memboyong puluhan mahasiswa dan dosen Program Studi Administrasi Publik Program Magister FISIP Unmus dalam pertemuan ini.
"Dalam rangka memperluas wawasan mahasiswa, kami menyajikan dua topik pembahasan yang tepat dalam menunjang kebutuhan informasi mereka, yakni terkait Enterprise Resource Planning (ERP) dan Super Apps Kallafriends yang dimiliki KALLA. Dua topik ini sangat terkait dengan digitalisasi pelayanan publik di era society 5.O, bahkan sekarang sudah memasuki 6.O," ungkap Subhan.
ERP sendiri merupakan platform yang digunakan KALLA dalam mengelola dan mengintegrasikan berbagai aspek penting dalam perusahaan, seperti perencanaan, inventaris, penjualan, pemasaran, keuangan hingga sumber daya manusia.
Sementara Kallafriends ialah platform yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait promo dan produk KALLA. Fitur yang dihadirkan, diantaranya product, news and event, dealer and service hingga informasi merchant lainnya yang bermitra dengan Kallafriends.
Sementara itu, Dekan FISIP Unmus, Syahruddin, menjelaskan kunjungan ke KALLA merupakan bagian dari program inovasi mahasiswa Prodi Administrasi Publik Program Magister FISIP Unmus. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menambah wawasannya terhadap inovasi administrasi publik yang dilakukan pemerintah maupun swasta.
"Kegiatan inovasi ini kami laksanakan di Kota Makassar. Khusus untuk swasta, kami memilih KALLA yang merupakan salah satu perusahaan terbesar dan banyak memiliki unit bisnis. Tentunya kami juga dapat memperoleh lebih banyak inspirasi untuk berinovasi di perusahaan ini," tutur Syahruddin.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Chief Legal Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung di Wisma Kalla, Selasa (27/2/2024). Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unmus, Syahruddin, memboyong puluhan mahasiswa dan dosen Program Studi Administrasi Publik Program Magister FISIP Unmus dalam pertemuan ini.
"Dalam rangka memperluas wawasan mahasiswa, kami menyajikan dua topik pembahasan yang tepat dalam menunjang kebutuhan informasi mereka, yakni terkait Enterprise Resource Planning (ERP) dan Super Apps Kallafriends yang dimiliki KALLA. Dua topik ini sangat terkait dengan digitalisasi pelayanan publik di era society 5.O, bahkan sekarang sudah memasuki 6.O," ungkap Subhan.
ERP sendiri merupakan platform yang digunakan KALLA dalam mengelola dan mengintegrasikan berbagai aspek penting dalam perusahaan, seperti perencanaan, inventaris, penjualan, pemasaran, keuangan hingga sumber daya manusia.
Sementara Kallafriends ialah platform yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait promo dan produk KALLA. Fitur yang dihadirkan, diantaranya product, news and event, dealer and service hingga informasi merchant lainnya yang bermitra dengan Kallafriends.
Sementara itu, Dekan FISIP Unmus, Syahruddin, menjelaskan kunjungan ke KALLA merupakan bagian dari program inovasi mahasiswa Prodi Administrasi Publik Program Magister FISIP Unmus. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menambah wawasannya terhadap inovasi administrasi publik yang dilakukan pemerintah maupun swasta.
"Kegiatan inovasi ini kami laksanakan di Kota Makassar. Khusus untuk swasta, kami memilih KALLA yang merupakan salah satu perusahaan terbesar dan banyak memiliki unit bisnis. Tentunya kami juga dapat memperoleh lebih banyak inspirasi untuk berinovasi di perusahaan ini," tutur Syahruddin.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
KALLA Dorong Perempuan Naik Level Lewat Kartini Talks
Sebagai upaya memotivasi karyawan perempuan, KALLA menggelar Kartini Talks bertajuk "Beyond Capability: Rethinking How Women Choose, Prioritize, & Live".
Rabu, 22 Apr 2026 20:54
News
Bumi Karsa dan LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Pendidikan di Gowa
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Tombolo Energy—anak usaha Bumi Karsa—bersama Lembaga Amal Zakat (LAZ) Hadji Kalla menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa sekolah dasar di Gowa.
Minggu, 12 Apr 2026 19:04
News
Ditmawa Unhas Salurkan 1.450 Paket Takjil Kepada Mahasiswa
Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil yang diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa aktif di lingkungan kampus.
Rabu, 04 Mar 2026 20:25
Sulsel
Maros Godok Bansos Pendidikan untuk Mahasiswa Kurang Mampu Senilai Rp2 M
Dinas Sosial Kabupaten Maros tengah menyiapkan program bantuan sosial (bansos) pendidikan yang menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Minggu, 08 Feb 2026 10:08
Sulsel
Kuliah Praktisi ITB Nobel Bekali Mahasiswa Alur Tambang Nikel dari Pit hingga Kapal
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia menggelar Kuliah Praktisi selama dua hari, 13–14 Januari.
Kamis, 15 Jan 2026 17:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik
5
Satu Mei, Banyak Janji: Satire atas Demokrasi yang Lupa Membayar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik
5
Satu Mei, Banyak Janji: Satire atas Demokrasi yang Lupa Membayar