Ada 12 Titik Demo di Makassar Hari Ini, Polda Sulsel Pastikan Keamanan Terkendali

Senin, 15 Jun 2026 14:33
Ada 12 Titik Demo di Makassar Hari Ini, Polda Sulsel Pastikan Keamanan Terkendali
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Didik Supranoto, di Aula Mappaodang Mapolda Sulsel, Senin (15/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Polda Sulawesi Selatan menyebut sedikitnya terdapat 12 titik aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kota Makassar pada Senin (15/6/2026). Meski aksi berlangsung di sejumlah lokasi, kepolisian memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat masih terkendali.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto mengatakan pengamanan aksi unjuk rasa saat ini masih mengandalkan personel dari Polrestabes Makassar dan jajaran Polsek setempat.

"Jadi dalam pelaksanaan pengamanan unjuk rasa, saat ini kita menitikberatkan pada kekuatan personel yang ada di Polrestabes maupun di Polsek-Polsek," ujarnya.

Menurut Didik, hingga saat ini belum ada permintaan bantuan tambahan personel dari Polrestabes Makassar maupun jajaran Polres lainnya.

"Polda sifatnya hanya mem-backup. Tapi alhamdulillah, sampai dengan saat ini kita belum ada permintaan dari Polres dan mudah-mudahan pelaksanaan unjuk rasa bisa berjalan dengan lancar seperti kemarin, kemudian saat ini juga ada. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar," sebutnya.

Ia mengungkapkan aksi unjuk rasa hari ini tersebar di 12 titik di wilayah Makassar, termasuk kawasan Flyover yang menjadi salah satu lokasi penyampaian aspirasi masyarakat.

"Masyarakat di sini juga sebagian sudah sadar akan keamanan dan mudah-mudahan juga para peserta unjuk rasa ini juga bisa melaksanakan dengan tertib, tidak mengganggu ketertiban umum," harapnya.

Meski belum ada permintaan bantuan, Polda Sulsel menyatakan siap mengerahkan tambahan personel apabila dibutuhkan oleh Polrestabes Makassar maupun Polres jajaran.

"Tentu kita juga akan segera kita luncurkan personel apabila ada permintaan dari Polres maupun Polrestabes," tegasnya.

Didik menjelaskan jumlah personel yang diterjunkan untuk pengamanan aksi tidak ditetapkan secara tetap, melainkan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kondisi di lapangan.

"Itu tergantung situasi, jadi Polres jajaran juga tidak mem-plotting sekian jumlahnya, tetapi Polres berdasarkan prediksi atau pelaksanaan unjuk rasa itu sendiri. Kalau memang banyak, atau mungkin diprediksi itu rawan, mungkin juga personelnya akan ditambah," tuturnya.

Berdasarkan laporan intelijen yang diterima kepolisian, situasi keamanan di Makassar hingga saat ini masih terpantau aman dan kondusif.

"Alhamdulillah sampai dengan sekarang informasinya, kita akan menghadapi unjuk rasa ini dalam situasi yang aman dan damai." katanya.

Polda Sulsel juga mengimbau masyarakat maupun peserta aksi untuk tetap mematuhi ketentuan yang berlaku selama menyampaikan aspirasi.

"Kita imbau kepada seluruh masyarakat dan juga peserta unjuk rasa bisa mematuhi aturan atau ketentuan yang berlaku," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
News
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang petani di Dusun Labukku, Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, dinilai janggal.
Jum'at, 31 Jul 2026 21:33
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
News
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
LBH Makassar merupakan bagian dari KAJ Sulsel mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA
Jum'at, 24 Jul 2026 19:54
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
Berita Terbaru