Kemenkum Sulsel Gelar Pemantauan Manajemen Risiko Triwulan III
Sabtu, 19 Sep 2026 20:12
MAKASSAR - Unit Manajemen Risiko Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar kegiatan pemantauan manajemen risiko (MR) triwulan III tahun 2026. Kegiatan yang dihadiri Tim Penyusun/Pemantau ini berlangsung di Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Kamis (17/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas realisasi kegiatan pengendalian sesuai dokumen manajemen risiko, khusus untuk periode triwulan III. Sebanyak 29 risiko telah dirumuskan untuk tahun 2026 dan seluruhnya telah diinput ke dalam aplikasi PILAR (Pengendalian, Informasi, dan Laporan) sebagai sistem pemantauan risiko Kementerian Hukum.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa seluruh kegiatan pengendalian untuk triwulan III telah terlaksana dengan baik. Adapun dokumen bukti realisasi kegiatan pengendalian akan diinput ke dalam aplikasi PILAR paling lambat 25 September 2026.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan manajemen risiko di setiap unit kerja.
"Pemantauan manajemen risiko secara berkala menjadi kunci untuk memastikan setiap potensi risiko dapat dikendalikan sejak dini. Kami mendorong seluruh bagian untuk terus disiplin dalam merealisasikan kegiatan pengendalian dan melengkapi dokumen bukti tepat waktu," ujar Meydi Zulqadri.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, Sabtu(19/9/2026), dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas capaian pelaksanaan pengendalian risiko triwulan III yang seluruhnya terlaksana. Ia menekankan bahwa manajemen risiko yang tertib menjadi fondasi penting bagi tata kelola organisasi yang baik.
"Manajemen risiko merupqkan instrumen strategis untuk menjaga kualitas kinerja dan akuntabilitas organisasi. Saya berharap seluruh bagiqn dapat terus konsisten memantau dan mengendalikan risiko, sehingga capaian kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel dapat terus terjaga dan ditingkatkan," ujar Andi Basmal.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas realisasi kegiatan pengendalian sesuai dokumen manajemen risiko, khusus untuk periode triwulan III. Sebanyak 29 risiko telah dirumuskan untuk tahun 2026 dan seluruhnya telah diinput ke dalam aplikasi PILAR (Pengendalian, Informasi, dan Laporan) sebagai sistem pemantauan risiko Kementerian Hukum.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa seluruh kegiatan pengendalian untuk triwulan III telah terlaksana dengan baik. Adapun dokumen bukti realisasi kegiatan pengendalian akan diinput ke dalam aplikasi PILAR paling lambat 25 September 2026.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan manajemen risiko di setiap unit kerja.
"Pemantauan manajemen risiko secara berkala menjadi kunci untuk memastikan setiap potensi risiko dapat dikendalikan sejak dini. Kami mendorong seluruh bagian untuk terus disiplin dalam merealisasikan kegiatan pengendalian dan melengkapi dokumen bukti tepat waktu," ujar Meydi Zulqadri.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, Sabtu(19/9/2026), dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas capaian pelaksanaan pengendalian risiko triwulan III yang seluruhnya terlaksana. Ia menekankan bahwa manajemen risiko yang tertib menjadi fondasi penting bagi tata kelola organisasi yang baik.
"Manajemen risiko merupqkan instrumen strategis untuk menjaga kualitas kinerja dan akuntabilitas organisasi. Saya berharap seluruh bagiqn dapat terus konsisten memantau dan mengendalikan risiko, sehingga capaian kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel dapat terus terjaga dan ditingkatkan," ujar Andi Basmal.
(GUS)
Berita Terkait
News
Hari Pertama Extra Day Service, Kanwil Kemenkum Sulsel Catatkan 236 Lagu
Sebanyak 236 lagu/musik dicatatkan melalui layanan kekayaan intelektual dalam momentum Extra Day Service yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Jumat (18/9/2026).
Sabtu, 19 Sep 2026 09:09
News
Perkuat Pengutamaan Bahasa Negara dalam Komunikasi Kedinasan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) memperkuat penggunaan dan pengutamaan bahasa negara melalui kegiatan Pendampingan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara bagi Lembaga Pemerintah, Kamis (17/9).
Jum'at, 18 Sep 2026 16:39
News
Campus Calls Out Bahas Hilirisasi Riset dan Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan turut berpartisipasi dalam kegiatan What’s Up Campus Calls Out yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (17/9/2026).
Kamis, 17 Sep 2026 18:33
News
Harmonisasi 18 Rancangan Perbup, Kemenkum Sulsel Perkuat Penataan Batas Lembang Tana Toraja
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan memperkuat kepastian dan penataan batas wilayah lembang di Kabupaten Tana Toraja melalui harmonisasi 18 Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup)
Kamis, 17 Sep 2026 14:09
News
Permohonan KI di Sulsel Meningkat, DJKI Gelar FGD Survei Kepuasan Layanan 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan In-Depth Interview dalam rangka Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) atas Layanan Kekayaan Intelektual (KI) Tahun 2026
Rabu, 16 Sep 2026 19:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Tutup Rangkaian Pekan Pesantren Gelombang ke-7, Mahasiswa Ikuti Kegiatan Outbound
2
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
3
FSIKP UMI Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Bupati Bantaeng dan Akademisi Malaysia
4
Kabupaten Pangkep Raih Terbaik Ketiga Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
5
Prabowo Subianto Sindir Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Tutup Rangkaian Pekan Pesantren Gelombang ke-7, Mahasiswa Ikuti Kegiatan Outbound
2
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
3
FSIKP UMI Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Bupati Bantaeng dan Akademisi Malaysia
4
Kabupaten Pangkep Raih Terbaik Ketiga Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
5
Prabowo Subianto Sindir Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok