Kajati Sulsel Sebut Persaja Dapat Mendukung Institusi Kejaksaan
Senin, 06 Mei 2024 19:54

Jajaran Kejaksaan Tinggi Sulsel memperingati HUT Persaja ke-73. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja), kemarin. Hadir pada peringatan ini Kepala Kejati (Kajati) Sulsel Agus Salim, beserta jajarannya.
Dalam sambutannya, Kajati Sulsel Agus Salim menyampaikan bahwa Persaja merupakan wadah yang sangat strategis untuk menunjang profesi jaksa. Sebab Persaja dapat memberi dukungan pada institusi Kejaksaan Republik Indonesia.
"Seorang jaksa harus profesional, responsif, mumpuni, andal serta menjaga integritasnya. Ingat pesan Jaksa Agung untuk menjaga Marwah Kejaksaan," ujar Kajati, dalam keterangannya.
Peringatan Hari Ulang Tahun Persaja ke-73 tahun ini bertema "Persaja siap Melaksanakan Transformasi Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas 2045”.
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam sambutannya mengingatkan, pada era digital, sektor penegakan hukum, tidak luput dari perhatian masyarakat. Mereka dengan mudah, mengawasi dan memberikan penilaian kredibilitas para penegak hukum, baik terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab profesi, maupun terkait pola hidup.
"Olehnya itu, saudara harus memiliki wibawa dan menjaga kehormatan Jaksa selama pelaksanaan tugas dan kewenangannya. Tidak pernah jenuh saya juga selalu mengingatkan untuk menerapkan pola hidup sederhana di lingkungan masyarakat, baik secara langsung maupun dengan sarana digital, serta cermat dan bijak dalam setiap pelaksanaan tugas, fungsi dan tanggung jawab sebagai seorang jaksa," katanya.
Jaksa Agung ST Burhanuddin menambahkan bahwa Persaja bukanlah organisasi profesi semata, namun harus menjadi organisasi terdepan yang memiliki fungsi strategis dalam penegakan hukum. Organisasi yang mampu mengambil bagian penting sebagai garda pendukung kepentingan anggota dan Institusi Kejaksaan.
Persaja juga harus mampu mengisi ruang-ruang kosong yang tidak dapat dijangkau oleh institusi Kejaksaan secara kedinasan dalam memperjuangkan profesi Jaksa dengan segala lingkup. Maka dari itu, Persaja harus mampu berperan aktif sebagai motor penggerak dalam memajukan profesi Jaksa yang pada akhirnya akan ikut mendukung kemajuan institusi Kejaksaan yang dicintai.
Dalam sambutannya, Kajati Sulsel Agus Salim menyampaikan bahwa Persaja merupakan wadah yang sangat strategis untuk menunjang profesi jaksa. Sebab Persaja dapat memberi dukungan pada institusi Kejaksaan Republik Indonesia.
"Seorang jaksa harus profesional, responsif, mumpuni, andal serta menjaga integritasnya. Ingat pesan Jaksa Agung untuk menjaga Marwah Kejaksaan," ujar Kajati, dalam keterangannya.
Peringatan Hari Ulang Tahun Persaja ke-73 tahun ini bertema "Persaja siap Melaksanakan Transformasi Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas 2045”.
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam sambutannya mengingatkan, pada era digital, sektor penegakan hukum, tidak luput dari perhatian masyarakat. Mereka dengan mudah, mengawasi dan memberikan penilaian kredibilitas para penegak hukum, baik terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab profesi, maupun terkait pola hidup.
"Olehnya itu, saudara harus memiliki wibawa dan menjaga kehormatan Jaksa selama pelaksanaan tugas dan kewenangannya. Tidak pernah jenuh saya juga selalu mengingatkan untuk menerapkan pola hidup sederhana di lingkungan masyarakat, baik secara langsung maupun dengan sarana digital, serta cermat dan bijak dalam setiap pelaksanaan tugas, fungsi dan tanggung jawab sebagai seorang jaksa," katanya.
Jaksa Agung ST Burhanuddin menambahkan bahwa Persaja bukanlah organisasi profesi semata, namun harus menjadi organisasi terdepan yang memiliki fungsi strategis dalam penegakan hukum. Organisasi yang mampu mengambil bagian penting sebagai garda pendukung kepentingan anggota dan Institusi Kejaksaan.
Persaja juga harus mampu mengisi ruang-ruang kosong yang tidak dapat dijangkau oleh institusi Kejaksaan secara kedinasan dalam memperjuangkan profesi Jaksa dengan segala lingkup. Maka dari itu, Persaja harus mampu berperan aktif sebagai motor penggerak dalam memajukan profesi Jaksa yang pada akhirnya akan ikut mendukung kemajuan institusi Kejaksaan yang dicintai.
(MAN)
Berita Terkait

News
Kasus Ponakan Aniaya Paman Berakhir Damai di Kejati Sulsel
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim didampingi Asisten Tindak Pidana Umum Rizal Syah Nyaman, Kepala Seksi Oharda Alham, Kasi Teroris Parawangsah melakukan ekspose Restoratif Justice
Rabu, 26 Mar 2025 00:31

News
Kasus Uang Palsu UIN Alauddin Masuk Tahap Dua, Segera Disidangkan
Jaksa pada Kejaksaan Negeri Gowa menyatakan delapan berkas perkara uang palsu di Kabupaten Gowa sudah lengkap atau telah P21.
Selasa, 18 Mar 2025 22:42

News
Tim Terpadu Dibentuk untuk Percepatan Pensertifikasian Tanah Wakaf
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulsel, Ali Yafid dan Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sulsel
Kamis, 06 Mar 2025 17:41

News
Sinergi PLN & Kejati Sulsel Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Listrik
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Salim.
Rabu, 05 Mar 2025 17:45

News
Perkara Adik Tikam Kakak Kandungnya di Pelabuhan Makassar Berakhir Damai
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Teuku Rahman didampingi Koordinator pada Tindak Pidana Umum, Akbar dan Kasi Oharda Alham melakukan ekspose Restoratif Justice (RJ) di Aula Lantai 2, Kejati Sulsel, Kamis, (13/02/2025).
Kamis, 13 Feb 2025 18:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler