TPN IX di Sekolah Islam Athirah, Calon Pembicara Diberi Coaching Penulisan Praktik Baik
Senin, 10 Jun 2024 12:44
Dalam rangka persiapan TPN XI, Komunitas Guru Belajar Nusantara Makassar mengadakan Temu Pendidik Daerah Kota Makassar di Nutrihub Lagaligo pada 8 Juni 2024. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Dalam rangka persiapan Temu Pendidik Nusantara XI (TPN XI), Komunitas Guru Belajar Nusantara Makassar mengadakan Temu Pendidik Daerah Kota Makassar di Nutrihub Lagaligo pada 8 Juni 2024. Tujuannya untuk menjaring pembicara untuk kelas pendidik dan kelas penggerak pada TPN XI.
Kegiatan TPN XI yang akan digelar di Sekolah Islam Athirah pada tanggal 14 Juli 2024 mendatang merupakan forum tahunan yang menjadi kulminasi petualangan guru belajar sepanjang tahun melalui berbagai aktivitas belajar, berkarya dan berkarir.
Di Makassar, ada beberapa aktivitas TPN XI yakni kelas pendidik, kelas penggerak, talkshow pendidikan, dan Cerdas Cermat Guru (CCG).
Para calon pembicara yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah diharuskan menyelesaikan misi belajar yang terdapat di website resmi, tpn.gurubelajar.org.
Proses penyelesaian masalah tersebut kemudian diceritakan, dituliskan, dan dijadikan sebagai praktik baik yang akan dibagikan kepada peserta TPN XI.
Praktik baik yang dibagikan adalah aktivitas sehari-hari guru di sekolah yang dituangkan dalam tulisan dengan gaya bercerita menggunakan kata ganti orang pertama. Ada misi yang dirancang khusus untuk guru, kepala sekolah, dan aktivis komunitas.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, memberikan dukungan dalam kegiatan TPN XI dan seluruh rangkaian kegiatannya untuk menjaring para pembicara di kelas pendidik dan kelas penggerak di Temu Pendidik Daerah 2024.
"Kami sangat mendukung kegiatan TPN XI ini, terlebih lagi kegiatan ini adalah upaya kita untuk meningkatkan kompetensi guru-guru di Kota Makassar. Saya mengajak semua guru untuk berpartisipasi sebagai peserta, sebagai pembicara, dan mengikuti cerdas cermat guru," ujarnya.
Salah satu penggerak Komunitas Guru Belajar Nusantara Makassar, Adelia Octoryta, menekankan pentingnya berbagi praktik baik antar guru.
"Bisa jadi upaya guru menyelesaikan masalahnya di kelas yang dirasakan sebagai hal yang biasa merupakan jawaban atas masalah besar bagi guru yang lain. Maka berbagi praktik baik adalah solusi menjawab berbagai permasalahan guru di sekolah," katanya.
Penggerak guru belajar Nusantara Makassar, Zaid Buri Prahastyo, menambahkan bahwa menulis dan membagikan praktik baik adalah bukti dari peran guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berdaya.
"Menulis praktik baik dan membagikannya adalah bukti guru belajar sebagai pemimpin pembelajaran yang berdaya, menjadi inspirator untuk guru-guru lainnya," ujarnya.
TPN XI di Athirah juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kementerian Agama Kota Makassar, dan Nutrihub. Dukungan ini diharapkan dapat membantu mewujudkan acara yang bermanfaat dan inspiratif bagi para pendidik di Kota Makassar.
Dengan semangat kolaborasi dan upaya untuk terus meningkatkan kompetensi pendidikan, Temu Pendidik Nusantara XI di Sekolah Islam Athirah siap menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di seluruh Indonesia.
Kegiatan TPN XI yang akan digelar di Sekolah Islam Athirah pada tanggal 14 Juli 2024 mendatang merupakan forum tahunan yang menjadi kulminasi petualangan guru belajar sepanjang tahun melalui berbagai aktivitas belajar, berkarya dan berkarir.
Di Makassar, ada beberapa aktivitas TPN XI yakni kelas pendidik, kelas penggerak, talkshow pendidikan, dan Cerdas Cermat Guru (CCG).
Para calon pembicara yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah diharuskan menyelesaikan misi belajar yang terdapat di website resmi, tpn.gurubelajar.org.
Proses penyelesaian masalah tersebut kemudian diceritakan, dituliskan, dan dijadikan sebagai praktik baik yang akan dibagikan kepada peserta TPN XI.
Praktik baik yang dibagikan adalah aktivitas sehari-hari guru di sekolah yang dituangkan dalam tulisan dengan gaya bercerita menggunakan kata ganti orang pertama. Ada misi yang dirancang khusus untuk guru, kepala sekolah, dan aktivis komunitas.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, memberikan dukungan dalam kegiatan TPN XI dan seluruh rangkaian kegiatannya untuk menjaring para pembicara di kelas pendidik dan kelas penggerak di Temu Pendidik Daerah 2024.
"Kami sangat mendukung kegiatan TPN XI ini, terlebih lagi kegiatan ini adalah upaya kita untuk meningkatkan kompetensi guru-guru di Kota Makassar. Saya mengajak semua guru untuk berpartisipasi sebagai peserta, sebagai pembicara, dan mengikuti cerdas cermat guru," ujarnya.
Salah satu penggerak Komunitas Guru Belajar Nusantara Makassar, Adelia Octoryta, menekankan pentingnya berbagi praktik baik antar guru.
"Bisa jadi upaya guru menyelesaikan masalahnya di kelas yang dirasakan sebagai hal yang biasa merupakan jawaban atas masalah besar bagi guru yang lain. Maka berbagi praktik baik adalah solusi menjawab berbagai permasalahan guru di sekolah," katanya.
Penggerak guru belajar Nusantara Makassar, Zaid Buri Prahastyo, menambahkan bahwa menulis dan membagikan praktik baik adalah bukti dari peran guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berdaya.
"Menulis praktik baik dan membagikannya adalah bukti guru belajar sebagai pemimpin pembelajaran yang berdaya, menjadi inspirator untuk guru-guru lainnya," ujarnya.
TPN XI di Athirah juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kementerian Agama Kota Makassar, dan Nutrihub. Dukungan ini diharapkan dapat membantu mewujudkan acara yang bermanfaat dan inspiratif bagi para pendidik di Kota Makassar.
Dengan semangat kolaborasi dan upaya untuk terus meningkatkan kompetensi pendidikan, Temu Pendidik Nusantara XI di Sekolah Islam Athirah siap menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di seluruh Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
News
Ketika yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Di era teknologi, sekolah tidak kekurangan data. Yang mulai langka justru kemampuan membaca manusia. Padahal, berbagai penelitian menyampaikan pesan yang sama.
Senin, 03 Agu 2026 17:40
News
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
Sebanyak 22 ekstrakurikuler diperkenalkan kepada murid baru dalam Eskul Fair 2026 yang digelar SMP Islam Athirah Makassar di Auditorium Sekolah Islam Athirah, Kamis (30/7).
Jum'at, 31 Jul 2026 10:04
News
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 31 Agustus
Tercatat, sebanyak 1.236 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftar pada gelombang pertama Beasiswa Kalla.
Sabtu, 25 Jul 2026 19:02
News
Baru Tiga Tahun Berdiri, SD Islam Athirah Bone Koleksi 24 Prestasi
Meski baru beroperasi sejak 2024, SD Islam Athirah Bone mampu menunjukkan capaian yang membanggakan. Dalam tiga tahun perjalanannya, sekolah ini berhasil membukukan 24 prestasi di berbagai ajang kompetisi.
Rabu, 22 Jul 2026 13:52
News
Al Kahfi Time, Tradisi Jumat yang Menguatkan Spiritualitas Insan Athirah
Setiap pekan, seluruh guru, tenaga kependidikan, maupun jajaran manajemen Sekolah Islam Athirah mengawali aktivitas dengan mengikuti Al Kahfi Time.
Jum'at, 17 Jul 2026 11:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekolah Bukan Pabrik Nilai
2
KREASI 2026 Jadi Ajang Solidaritas Mahasiswa Sistem Informasi UIN Alauddin
3
Pansus Temukan 50 Aset DLHK Sulsel Belum Bersertifikat, Ada yang Dikuasai Eks Pegawai
4
Dugaan Pungli Perizinan di Gowa Berpotensi Menyeret Tersangka Baru
5
Konflik Lahan Laoli, Kehadiran Manajer PT KITLT Jadi Sorotan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekolah Bukan Pabrik Nilai
2
KREASI 2026 Jadi Ajang Solidaritas Mahasiswa Sistem Informasi UIN Alauddin
3
Pansus Temukan 50 Aset DLHK Sulsel Belum Bersertifikat, Ada yang Dikuasai Eks Pegawai
4
Dugaan Pungli Perizinan di Gowa Berpotensi Menyeret Tersangka Baru
5
Konflik Lahan Laoli, Kehadiran Manajer PT KITLT Jadi Sorotan