Komisi D DPRD Makassar Minta Pemkot Kaji Ulang Anggaran Half Marathon
Jum'at, 18 Apr 2025 16:12
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar baru-baru ini menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar.
Salah satu hasil dalam pembahasan rapat tersebut yaitu event half marathon. Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menyoroti pengalokasian anggaran Rp2,1 miliar untuk menyukseskaan kegiatan itu, sebab dinilai tidak tepat dan tidak berdampak langsung bagi masyarakat.
"Jadi half marathon itu kita hanya meminta bahwa digunakan sebaik-baik mungkin (anggaran), apalagi kan di tengah-tengah efisiensi instruksi Presiden yang tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang outputnya tidak terlalu banyak bersentuhan dengan masyarakat," katanya baru-baru ini.
Lanjutnya, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar harus meninjau kembali alokasi half marathon dan meminta agar penggunaan dana tersebut dimanfaatkan dengan baik.
"Sehingga memang, pemerintah kota harus mempertimbangkan lagi terkait anggaran itu, apakah memang urgen untuk dilakukan atau seperti apa," ujarnya kepada SINDO Makassar.
Menurutnya, dengan anggaran Rp2,1 miliar bisa digunakan hal yang lebih bermanfaat untuk masyarakat Kota Makassar, seperti perbaikan gedung sekolah dan sebagainya.
"Kegiatan itu membutuhkan anggaran yang besar, tetapi masih butuh beberapa pertimbangan bahwa anggaran sebesar (Rp2,1 miliar) itu lebih bagus kita alihkan kepada hal-hal bermanfaat untuk Kota Makassar," ungkap legislator Partai Nasdem itu.
"Kita melihat masih banyak sekali sekolah yang tidak layak, masih ada hal-hal sosial yang dibutuhkan. Sehingga, kegiatan-kegiatan hanya sifatnya ceremony, sebaiknya kita kurangi," sambungnya.
Diketahui event Half Marathon menjadi salah satu agenda tahunan. Dispora Kota Makassar telah memasukkan rencana kegiatan tahun 2025 dengan alokasi anggaran sebanyak Rp2,1 miliar.
Salah satu hasil dalam pembahasan rapat tersebut yaitu event half marathon. Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menyoroti pengalokasian anggaran Rp2,1 miliar untuk menyukseskaan kegiatan itu, sebab dinilai tidak tepat dan tidak berdampak langsung bagi masyarakat.
"Jadi half marathon itu kita hanya meminta bahwa digunakan sebaik-baik mungkin (anggaran), apalagi kan di tengah-tengah efisiensi instruksi Presiden yang tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang outputnya tidak terlalu banyak bersentuhan dengan masyarakat," katanya baru-baru ini.
Lanjutnya, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar harus meninjau kembali alokasi half marathon dan meminta agar penggunaan dana tersebut dimanfaatkan dengan baik.
"Sehingga memang, pemerintah kota harus mempertimbangkan lagi terkait anggaran itu, apakah memang urgen untuk dilakukan atau seperti apa," ujarnya kepada SINDO Makassar.
Menurutnya, dengan anggaran Rp2,1 miliar bisa digunakan hal yang lebih bermanfaat untuk masyarakat Kota Makassar, seperti perbaikan gedung sekolah dan sebagainya.
"Kegiatan itu membutuhkan anggaran yang besar, tetapi masih butuh beberapa pertimbangan bahwa anggaran sebesar (Rp2,1 miliar) itu lebih bagus kita alihkan kepada hal-hal bermanfaat untuk Kota Makassar," ungkap legislator Partai Nasdem itu.
"Kita melihat masih banyak sekali sekolah yang tidak layak, masih ada hal-hal sosial yang dibutuhkan. Sehingga, kegiatan-kegiatan hanya sifatnya ceremony, sebaiknya kita kurangi," sambungnya.
Diketahui event Half Marathon menjadi salah satu agenda tahunan. Dispora Kota Makassar telah memasukkan rencana kegiatan tahun 2025 dengan alokasi anggaran sebanyak Rp2,1 miliar.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pengisian jabatan kepala sekolah (kepsek) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar terus bergulir.
Selasa, 30 Jun 2026 13:22
Makassar City
DPRD Makassar Rekomendasikan Penonaktifan Pejabat Disdik dalam Kasus Seleksi Kepsek
Komisi D DPRD Kota Makassar meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menonaktifkan sementara sejumlah pejabat yang namanya muncul dalam aduan terkait proses seleksi kepala sekolah.
Selasa, 30 Jun 2026 13:08
Makassar City
Legislator DPRD Makassar Dukung Penuh IGS 2026, Dongkrak Ekonomi dan Investasi
Pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar mendapat sambutan positif dari pihak DPRD Kota Makassar, Rabu (24/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 15:16
Makassar City
Ranperda Pengendalian Ruang dan Bangunan Disetujui, DPRD Makassar Bentuk Pansus
DPRD Kota Makassar resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Bangunan untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan Panitia Khusus (Pansus).
Sabtu, 13 Jun 2026 20:41
Makassar City
Wali Kota Makassar Tegaskan Ranperda Perhubungan Perkuat Tata Transportasi
Wali Kota Munafri Arifuddin menilai Kota Makassar membutuhkan payung hukum yang kuat dan komprehensif untuk mengatur sistem transportasi seiring meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi di kota tersebut.
Jum'at, 12 Jun 2026 05:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
3
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
4
Kopi Rumbia Jeneponto Tembus Pasar Eropa Republik Ceko
5
Peringatan Harganas di Bantaeng Soroti Pengasuhan Anak dan Pencegahan Stunting
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Kepsek Mengaku Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Pungli Pengisian Jabatan
3
Suplai Air Baku Menurun, Perumda Air Minum Makassar Siagakan Mobil Tangki Gratis
4
Kopi Rumbia Jeneponto Tembus Pasar Eropa Republik Ceko
5
Peringatan Harganas di Bantaeng Soroti Pengasuhan Anak dan Pencegahan Stunting