Pelantikan PB PSTI di Makassar Bakal Dihadiri Ketua KONI Pusat

Selasa, 06 Jan 2026 20:43
Pelantikan PB PSTI di Makassar Bakal Dihadiri Ketua KONI Pusat
Ketua Umum PB PSTI Surianto saat memberikan keterangan persiapan pelantikan pengurus di Makassar. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pelantikan Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepaktakraw Seluruh Indonesia (PSTI) yang diagendakan di Hotel Claro pada Jumat, (09/1/2026) mendatang, bakal dihadiri langsung Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman.

Kehadiran orang nomor satu di induk organisasi olahraga Indonesia tersebut, memberikan bukti perhatian serius untuk para pengurus baru yang kini dinahkodai oleh Surianto yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pengprov PSTI Sulsel.

Ketua Umum PB PSTI Surianto mengatakan pelantikan pengurus PB PSTI di Makassar merupakan sejarah baru. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian KONI Pusat terhadap pembinaan olahraga khususnya Sepaktakraw cukup tinggi.

Sejarah capaian medali emas di Sepak Takraw dari periode ke periode kepengurusan menjadi pertimbangan utama bagi KONI Pusat dalam memberikan perhatian penuh.

Selain itu komitmen Ketua Umum PB PSTI Surianto yang ingin memajukan prestasi Sepak Takraw Indonesia banyak mendapat dukungan dari semua pihak utamanya pengurus PSTI di daerah. "Ada tiga agenda utama selama tiga hari ini, pertama seleksi pelatih nasional, kemudian pelantikan dan dilanjutkan dengan rakernas," kata dia Selasa, (06/1/2026).

Surianto menegaskan bahwa kepengurusan baru ini mereka berkomitmen untuk terus berupaya mengangkat prestasi sepak takraw di dunia internasional. Di mana saat ini Indonesia masih menduduki posisi ketiga dunia.

"Masih ada Thailand dan Malaysia. Kita Indonesia berada di posisi ketiga dunia. Untuk itu kita berupaya bisa meraih peringkat pertama dunia," kata dia.

Sementara itu Sekjen PB PSTI Prof Nukrawi menambahkan komposisi kepengurusan periode ini lebih akomodatif dengan merekrut pengurus di hampir semua wilayah.

Dia optimis dengan komposisi seperti ini agresivitas pembinaan bisa lebih baik dari sebelumnya agar prestasi yang telah dicapai bisa ditingkatkan. "Komitmen kita selain mempertahankan capaian prestasi sebelumnya juga meningkatkan prestasi baik skala nasional maupun internasional,'' ujar Nukrawi.

Selain itu hal yang terpenting juga adalah melahirkan persepak takraw muda sebagai pelapis para seniornya. "Ini talenta mudah ini juga penting agar tidak kehabisan stok. Persentasi juga akan terus berkembang seiring dengan majunya pola dan sistem pembinaan," tukasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru