Dihadiri Hampir 1.000 Pembalap, Penyelenggaraan Drage Race 2026 Sukses Digelar

Minggu, 24 Mei 2026 18:56
Dihadiri Hampir 1.000 Pembalap, Penyelenggaraan Drage Race 2026 Sukses Digelar
Penyelenggaraan event Simpati 5G Sulawesi drag race putaran 2 di Landasan Udara Hasanuddin. Foto: Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Ketua Komisi Drag Race IMI Pusat, Dharma Srada, menilai penyelenggaraan event Simpati 5G Sulawesi drag race putaran 2 di Landasan Udara Hasanuddin berlangsung sangat baik dan telah memenuhi standar keselamatan maupun kualitas lintasan.

Menurutnya, pelaksanaan putaran kedua drag race di Sulawesi Selatan ini menjadi salah satu yang terbaik karena seluruh pihak penyelenggara menunjukkan totalitas dalam menyiapkan ajang balap tersebut.

“Dari sisi safety maupun standar lintasan sudah di atas rata-rata. Penyelenggara sangat berhasil meningkatkan kualitas event. Peserta juga merasa puas menjalani race,” ujarnya kepada wartawan usai pelaksanaan drag race, Minggu (24/5/2026).

Dia mengatakan, faktor keselamatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan balap mobil. Penempatan titik pengamanan hingga kualitas lintasan dinilai sudah memenuhi standar nasional.

Selain itu, lintasan yang berada di kawasan Lanud Hasanuddin memiliki kualitas aspal yang baik karena merupakan landasan udara permanen. "View-nya juga cukup bagus, cuaca juga mendukung. Alhamdulillah hujan baru turun setelah kegiatan selesai,” katanya.

Darma menjelaskan, penggunaan lintasan di Lanud Hasanuddin dilakukan karena regulasi dari pusat mengharuskan balapan menggunakan lintasan permanen apabila belum tersedia sirkuit khusus drag race.

Meski demikian, dia menyebut Sulawesi Selatan berpeluang memiliki sirkuit permanen sendiri di masa mendatang, Salah satunya di Kabupaten Sidrap yang saat ini tengah dipersiapkan.

Sementara itu, pihak IMI berharap event drag race di Sulawesi Selatan dapat terus diperbanyak, mulai dari tingkat lokal hingga kejuaraan nasional. Menurutnya, potensi pembalap daerah cukup besar dan banyak atlet yang telah berkiprah di level nasional.

Sementara itu, Ketua Sonic Speed Indonesia (SSI) Pengurus Daerah Sulawesi Selatan, Harpen Reza Ali mengatakan, tahun ini pihaknya kembali dipercaya menjadi penyelenggara event nasional setelah sebelumnya sukses menggelar kejuaraan serupa pada 2024.

"Ini merupakan program kerja dari Sonic Speed Indonesia. Setelah terakhir Kejurnas d 2024 lalu, kami kembali diberikan kepercayaan pada tahun 2026 sebagai penyelenggara event,"ujarnya.

Menurut Harpen, jumlah peserta pada seri kali ini mengalami peningkatan signifikan dibanding seri sebelumnya di Surabaya. Jika pada seri pertama jumlah starter sekitar 500 peserta, maka di Sulawesi Selatan meningkat menjadi lebih dari 900 starter. "Alhamdulillah, peserta tercatat 900 lebih, hampir 1.000 starter. Ada peningkatan dibanding seri pertama sebelumnya di Surabaya yang sekitar 500 peserta," katanya.

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Pulau Jawa dan kawasan Indonesia Timur.

Pada event ini kata dia, panitia mempertandingkan lebih dari 20 kelas balapan. Menariknya, ajang ini juga diikuti pembalap usia dini. "Meski masih belia, para peserta tetap mengikuti kelas sesuai kategori yang dipertandingkan, bukan berdasarkan usia," terangnya.

Sementara itu, Ketua Harian IMI Sulsel, Syaharuddin Alrif mengatakan, Drag Race ini merupakan agenda nasional yang dilaksanakan IMI Pusat dengan IMI Sulsel sebagai tuan rumah penyelenggara. “Kegiatan kejurnas drag race ini dilaksanakan IMI Pusat, sementara penyelenggaranya tuan rumah IMI Sulsel. Event ini juga didukung sponsor dan pelaksana kegiatan,” ujarnya.

Menurut Syaharuddin, pelaksanaan balapan mendapat apresiasi dari Komisi Drag Race IMI Pusat karena lintasan dan sistem pengamanan dinilai telah memenuhi standar drag race nasional. “Standar drag race nasional di sini sangat bagus, aman, dan pelaksanaannya berjalan baik,” katanya.

Ia menambahkan, ajang tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat generasi muda Sulawesi Selatan dan para pecinta drag race di seluruh Indonesia untuk terus berprestasi di dunia otomotif. Setidaknya kata dia, jika ingin balapan ada tempatnya sendiri. “Ini menjadi semangat bagi anak-anak Sulawesi Selatan dan seluruh Indonesia yang menyukai drag race,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru