EduRun Tourism 2026 Poltekpar Makassar Padukan Edukasi, Olahraga dan Pariwisata
Rabu, 16 Sep 2026 00:08
Suasana press conference EduRun Tourism 2026 Poltekpar Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar akan menggelar EduRun Tourism 2026 pada Minggu (20/9/2026). Kegiatan ini memadukan lomba lari dengan edukasi pariwisata melalui rute yang melintasi kawasan pesisir Kota Makassar.
EduRun Tourism 2026 mempertandingkan kategori 6K dan 10K dengan titik start dan finis di Politeknik Pariwisata Makassar. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Politeknik Pariwisata Makassar tersebut menargetkan 1.500 peserta dari kalangan sivitas akademika dan komunitas lari.
Mengusung tema “Learn Every Mile” dan tagline “Run, Learn, Explore”, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sarana mengenalkan potensi wisata Makassar kepada peserta.
Rute perlombaan menggabungkan jalan beraspal dengan segmen pesisir dari Pantai Biru hingga Pantai Tanjung Layar Putih. Di sepanjang lintasan, peserta akan melewati pos pelayanan, pos pemeriksaan, dan Education Cheering Point yang dikelola perwakilan program studi di Politeknik Pariwisata Makassar.
Peserta kategori 6K akan melewati lima pos edukasi, sedangkan kategori 10K melewati tujuh pos. Pada setiap pos, peserta diminta memindai kode QR, memasukkan nomor dada, dan menjawab pertanyaan melalui formulir digital. Jawaban peserta dan catatan waktu finis kemudian diverifikasi panitia sesuai ketentuan perlombaan.
Wakil Direktur II Poltekpar Makassar, Ahmad Abe, mengatakan EduRun Tourism 2026 memiliki konsep yang berbeda dibandingkan ajang lari pada umumnya karena memadukan olahraga, edukasi, dan pariwisata dalam satu pengalaman. Peserta tidak hanya diajak menempuh jarak lari, tetapi juga berinteraksi dengan materi edukasi yang disiapkan di sejumlah titik sepanjang rute.
“Konsep tahun ini cukup berbeda karena kami menggabungkan olahraga, edukasi, dan pariwisata. Jadi, peserta tidak hanya berlari, tetapi juga diajak menjawab pertanyaan di educational point yang telah disiapkan. Melalui konsep ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Makassar. Ajang ini juga diharapkan dapat memperkuat citra Makassar sebagai kota sport tourism,” ujar Ahmad Abe.
Ketua Panitia EduRun Tourism 2026, Aliyah Maharani, mengatakan pos edukasi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kepada peserta sekaligus mengenalkan potensi wisata Makassar.
“Melalui pos edukasi, peserta tidak hanya menyelesaikan jarak lari, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar dan mengenal potensi pariwisata Makassar. Konsep ini kami harapkan dapat mempertemukan olahraga, pendidikan, dan promosi wisata dalam satu kegiatan,” ujar Aliyah.
Untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan peserta, panitia menyiapkan pos air minum, pos pemeriksaan, serta layanan medis di sejumlah titik sepanjang rute.
Batas waktu penyelesaian lomba ditetapkan selama 90 menit untuk kategori 6K dan 105 menit untuk kategori 10K. Peserta yang menyelesaikan lomba sesuai batas waktu akan memperoleh medali.
Selain medali, peserta mendapatkan jersi, tas jinjing, nomor dada, dan produk sponsor. Setelah mencapai finis, peserta juga dapat menikmati makanan dan minuman penyegar serta mengikuti pengundian hadiah berdasarkan nomor peserta.
Pengambilan perlengkapan peserta dijadwalkan pada Jumat (18/9/2026), pukul 09.00–20.00 WITA di Politeknik Pariwisata Makassar. Informasi pendaftaran dan pembaruan kegiatan tersedia melalui akun Instagram resmi @eduruntou2026.
EduRun Tourism 2026 mempertandingkan kategori 6K dan 10K dengan titik start dan finis di Politeknik Pariwisata Makassar. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Politeknik Pariwisata Makassar tersebut menargetkan 1.500 peserta dari kalangan sivitas akademika dan komunitas lari.
Mengusung tema “Learn Every Mile” dan tagline “Run, Learn, Explore”, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sarana mengenalkan potensi wisata Makassar kepada peserta.
Rute perlombaan menggabungkan jalan beraspal dengan segmen pesisir dari Pantai Biru hingga Pantai Tanjung Layar Putih. Di sepanjang lintasan, peserta akan melewati pos pelayanan, pos pemeriksaan, dan Education Cheering Point yang dikelola perwakilan program studi di Politeknik Pariwisata Makassar.
Peserta kategori 6K akan melewati lima pos edukasi, sedangkan kategori 10K melewati tujuh pos. Pada setiap pos, peserta diminta memindai kode QR, memasukkan nomor dada, dan menjawab pertanyaan melalui formulir digital. Jawaban peserta dan catatan waktu finis kemudian diverifikasi panitia sesuai ketentuan perlombaan.
Wakil Direktur II Poltekpar Makassar, Ahmad Abe, mengatakan EduRun Tourism 2026 memiliki konsep yang berbeda dibandingkan ajang lari pada umumnya karena memadukan olahraga, edukasi, dan pariwisata dalam satu pengalaman. Peserta tidak hanya diajak menempuh jarak lari, tetapi juga berinteraksi dengan materi edukasi yang disiapkan di sejumlah titik sepanjang rute.
“Konsep tahun ini cukup berbeda karena kami menggabungkan olahraga, edukasi, dan pariwisata. Jadi, peserta tidak hanya berlari, tetapi juga diajak menjawab pertanyaan di educational point yang telah disiapkan. Melalui konsep ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Makassar. Ajang ini juga diharapkan dapat memperkuat citra Makassar sebagai kota sport tourism,” ujar Ahmad Abe.
Ketua Panitia EduRun Tourism 2026, Aliyah Maharani, mengatakan pos edukasi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kepada peserta sekaligus mengenalkan potensi wisata Makassar.
“Melalui pos edukasi, peserta tidak hanya menyelesaikan jarak lari, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar dan mengenal potensi pariwisata Makassar. Konsep ini kami harapkan dapat mempertemukan olahraga, pendidikan, dan promosi wisata dalam satu kegiatan,” ujar Aliyah.
Untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan peserta, panitia menyiapkan pos air minum, pos pemeriksaan, serta layanan medis di sejumlah titik sepanjang rute.
Batas waktu penyelesaian lomba ditetapkan selama 90 menit untuk kategori 6K dan 105 menit untuk kategori 10K. Peserta yang menyelesaikan lomba sesuai batas waktu akan memperoleh medali.
Selain medali, peserta mendapatkan jersi, tas jinjing, nomor dada, dan produk sponsor. Setelah mencapai finis, peserta juga dapat menikmati makanan dan minuman penyegar serta mengikuti pengundian hadiah berdasarkan nomor peserta.
Pengambilan perlengkapan peserta dijadwalkan pada Jumat (18/9/2026), pukul 09.00–20.00 WITA di Politeknik Pariwisata Makassar. Informasi pendaftaran dan pembaruan kegiatan tersedia melalui akun Instagram resmi @eduruntou2026.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Poltekbos Benchmarking Kurikulum Perhotelan ke Poltekpar Makassar
Program Studi (Prodi) Perhotelan Politeknik Bosowa (Poltekbos) melakukan audiensi dan benchmarking kurikulum ke Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar.
Selasa, 05 Mei 2026 19:52
News
Poltekpar Makassar Perkuat Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Geopark Maros–Pangkep
Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam rangka mendukung pengembangan kawasan Geopark Maros–Pangkep.
Rabu, 22 Apr 2026 11:42
Sulsel
650 Mahasiswa Poltekpar Makassar Ikuti Headway Test, Kolaborasi Strategis Berbasis Teknologi
650 mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar mengikuti Headway Test serentak, di Auditorium i wayan bendhi pada Kamis (16/4/2026).
Kamis, 16 Apr 2026 15:23
News
Poltekpar Makassar Buka Puasa Bersama Civitas, Mitra hingga Anak Yatim
Politeknik Negeri Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar kegiatan buka puasa bersama civitas akademika, mitra kerja, dan puluhan anak yatim di Hotel d’Anjong, Jumat (6/3/2026).
Jum'at, 06 Mar 2026 23:34
News
Poltekpar Makassar Latih Pengelolaan Wisata dan Kuliner di Pantai Layar Putih
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola destinasi wisata dan usaha kuliner secara profesional, bersih, dan berkelanjutan.
Sabtu, 13 Des 2025 19:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Disebut Berhasil Naikkan Anggaran Pasar Turatea jadi Rp172 M
2
Pasar Pabaeng Baeng Makassar Bakal Disulap Jadi Venue Festival Pasar Rakyat
3
Dirut PLN Pimpin Penguatan Listrik Sulbagsel, Target Seimbang Akhir September
4
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
5
Hemat Air & Cegah Kebakaran, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Warga Kaluku Bodoa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Disebut Berhasil Naikkan Anggaran Pasar Turatea jadi Rp172 M
2
Pasar Pabaeng Baeng Makassar Bakal Disulap Jadi Venue Festival Pasar Rakyat
3
Dirut PLN Pimpin Penguatan Listrik Sulbagsel, Target Seimbang Akhir September
4
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
5
Hemat Air & Cegah Kebakaran, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Warga Kaluku Bodoa