Tunggak Pajak, Bapenda Lutim Ultimatum Pemilik Reklame Proses Hukum
Jum'at, 26 Jul 2024 12:03
Seorang warga asal Sabbang nyaris tewas tersetrum saat hendak memasang baliho di papan reklame di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mangkutan, sekitar pukul 11:30 WITA. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Masalah terkait reklame di Mangkutana yang hampir menewaskan Rifki alias Fajri Umar (22) pada 24 Juli lalu, ternyata lebih kompleks dari yang diketahui. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur mengungkapkan bahwa pajak reklame tersebut belum dibayarkan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Luwu Timur, Muhammad Said, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pemilik media reklame tersebut. Sebab pajak yang ditunggak mencapai jutaan.
"Ini sementara kami cari tahu dulu siapa yang punya media reklame, karena pajak yang harus dibayarkan itu sebesar Rp 5,9 juta," kata Said.
Said menegaskan bahwa Bapenda akan tetap menagih pajak beserta dendanya yang sebesar 2 persen setiap bulan. "Dan jika tidak ada niat baik dari vendor, bisa kita proses hukum," tegasnya.
Dengan ultimatum tindakan hukum ini, Bapenda berharap dapat menemukan pemilik media reklame dan menyelesaikan masalah pajak ini.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Luwu Timur, Muhammad Said, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pemilik media reklame tersebut. Sebab pajak yang ditunggak mencapai jutaan.
"Ini sementara kami cari tahu dulu siapa yang punya media reklame, karena pajak yang harus dibayarkan itu sebesar Rp 5,9 juta," kata Said.
Said menegaskan bahwa Bapenda akan tetap menagih pajak beserta dendanya yang sebesar 2 persen setiap bulan. "Dan jika tidak ada niat baik dari vendor, bisa kita proses hukum," tegasnya.
Dengan ultimatum tindakan hukum ini, Bapenda berharap dapat menemukan pemilik media reklame dan menyelesaikan masalah pajak ini.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
Peristiwa memilukan menimpa keluarga Bapak Ussi (69), seorang petani di Dusun Togo, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur. Satu unit rumah kayu miliknya roboh total hingga 95 persen pada Kamis (26/03/2026) malam, sekira pukul 20.00 WITA.
Jum'at, 27 Mar 2026 16:44
Sulsel
Antisipasi Lonjakan Wisata Lebaran, Wabup Luwu Timur Pastikan Sistem Pengamanan Berlapis
Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, turun langsung meninjau kesiapan pengamanan objek wisata saat libur Lebaran, guna memastikan keselamatan pengunjung tetap terjaga di tengah lonjakan wisatawan.
Rabu, 25 Mar 2026 17:26
Makassar City
Gandeng Kejari, Pemkot Makassar Buru Pelaku Usaha Penunggak Pajak
Pemerintah Kota Makassar memperkuat pengawasan hukum dalam pengelolaan pemerintahan dan penerimaan daerah melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Makassar.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:50
News
Jamin Akurasi Data Pemilih, KPU Lutim Coklit Data Anggota Polri Baru di Mapolres
Komisioner KPU menyambangi Mapolres Luwu Timur untuk melakukan pemutakhiran data faktual di Jalan Soekarno Hatta, Puncak Indah, Rabu (11/03/2026).
Rabu, 11 Mar 2026 18:15
Sulsel
Puspawati Husler Dorong Sinergi BKMT-FKCA: Siap Turun ke Dusun Membumikan Al-Qur’an
Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi spiritual masyarakat di Bumi Batara Guru.
Selasa, 10 Mar 2026 14:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
4
Bulan Syawal, Pendaftaran Pernikahan di Sulsel Melonjak
5
Pemkot Makassar Jadi yang Tercepat Serahkan LKPD 2025 ke BPK
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
4
Bulan Syawal, Pendaftaran Pernikahan di Sulsel Melonjak
5
Pemkot Makassar Jadi yang Tercepat Serahkan LKPD 2025 ke BPK