Fenomena Baru Pilkada Lutim, Emak-emak Masif Turun Gunung Menangkan Ibas-Puspa
Senin, 04 Nov 2024 10:09
Mantan Komisioner KPU Luwu Timur, Lyana Mulkin. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Masifnya kelompok perempuan yang turut serta aktif dalam memenangkan salah satu kandidat di Pilkada Luwu Timur beberapa waktu ini, dinilai sebagai fenomena baru sepanjang sejarah Pilkada Luwu Timur yang digelar sejak tahun 2004 silam.
Pasalnya, Pilkada Luwu Timur 2024 ini, terdapat satu Calon Wakil Bupati dari unsur perempuan, yakni Puspawati Husler, yang mendampingi Irwan Bachri Syam sebagai Calon Bupati Lutim nomor urut 3.
Partisipasi aktif perempuan itu terlihat dari masifnyaa inisiatif kaum emak-emak di seluruh penjuru Luwu Timur yang melakukan gerakan memenangkan Ibas-Puspa. Termasuk melakukan aksi mandiri membentangkan spanduk dukungan terhadap Ibas-Puspa.
Mantan Komisioner KPU Luwu Timur, Lyana Mulkin mengatakan terdapat sejumlah alasan mengapa fenomena emak-emak untuk aktif turun gunung dalam memenangkan pasangan bertagline Ibas-Puspa Ini.
"Saya melihat di beberapa kegiatan kampanye dialogis Ibas-Puspa di beberapa titik, paling banyak yang datang itu emak-emak,” ujar Lyana.
Menurutnya, alasan paling utama tingginya partisipasi emak-emak di kubu Ibas-Puspa adalah karena adanya perwakilan perempuan yang maju di Pilkada Luwu Timur.
"Sejak tahun 2004 kita sudah berpilkada, yang muncul jadi kandidat itu hanya bapak-bapak saja. Varu di Pilkada 2024 ini, ada perempuan yang maju menjadi calon,” ungkap Lyana.
Selain alasan keterwakilan, sejumlah program Ibas-Puspa juga dinilai berdampak langsung ke perekonomian keluarga yang dinilai lebih banyak dikendalikan oleh ibu rumah tangga.
Seperti Kartu Lutim Pintar yang berisikan program seragam sekolah gratis, bantuan untuk siswa SMA, beasiswa untuk mahasiswa S1, beasiswa untuk Santri Pesanten, yang mana jika Ibas-Puspa terpilih akan meringankan perekonomian ibu rumah tangga.
Begitu pula dengan Kartu Lutim Sehat yang membebaskan warga Lutim dari biaya-biaya jika berobat, termasuk dengan adanya program bantuan uang saku bagi pasien rujukan ke luar Lutim termasuk ambulance gratis pulang pergi.
“Terlebih lagi untuk program Kartu Lutim Lansia, yang mana jika ada orang tua kita ikut dibantu oleh pemerintah berupa Rp1 juta perbulan, maka tentunya akan lebih meringankan ibu rumah tangga yang ada orang tua lansia di dalamnya,” ujar Lyana.
Program lain yang dinilai turut meringankan perekonomian ibu rumah tangga seperti program pupuk gratis plus, yang tentunya akan menghemat pengeluar petani. “Dan hal itu pastinya yang terdampak adalah ibu rumah tangga juga,” katanya.
Pasalnya, Pilkada Luwu Timur 2024 ini, terdapat satu Calon Wakil Bupati dari unsur perempuan, yakni Puspawati Husler, yang mendampingi Irwan Bachri Syam sebagai Calon Bupati Lutim nomor urut 3.
Partisipasi aktif perempuan itu terlihat dari masifnyaa inisiatif kaum emak-emak di seluruh penjuru Luwu Timur yang melakukan gerakan memenangkan Ibas-Puspa. Termasuk melakukan aksi mandiri membentangkan spanduk dukungan terhadap Ibas-Puspa.
Mantan Komisioner KPU Luwu Timur, Lyana Mulkin mengatakan terdapat sejumlah alasan mengapa fenomena emak-emak untuk aktif turun gunung dalam memenangkan pasangan bertagline Ibas-Puspa Ini.
"Saya melihat di beberapa kegiatan kampanye dialogis Ibas-Puspa di beberapa titik, paling banyak yang datang itu emak-emak,” ujar Lyana.
Menurutnya, alasan paling utama tingginya partisipasi emak-emak di kubu Ibas-Puspa adalah karena adanya perwakilan perempuan yang maju di Pilkada Luwu Timur.
"Sejak tahun 2004 kita sudah berpilkada, yang muncul jadi kandidat itu hanya bapak-bapak saja. Varu di Pilkada 2024 ini, ada perempuan yang maju menjadi calon,” ungkap Lyana.
Selain alasan keterwakilan, sejumlah program Ibas-Puspa juga dinilai berdampak langsung ke perekonomian keluarga yang dinilai lebih banyak dikendalikan oleh ibu rumah tangga.
Seperti Kartu Lutim Pintar yang berisikan program seragam sekolah gratis, bantuan untuk siswa SMA, beasiswa untuk mahasiswa S1, beasiswa untuk Santri Pesanten, yang mana jika Ibas-Puspa terpilih akan meringankan perekonomian ibu rumah tangga.
Begitu pula dengan Kartu Lutim Sehat yang membebaskan warga Lutim dari biaya-biaya jika berobat, termasuk dengan adanya program bantuan uang saku bagi pasien rujukan ke luar Lutim termasuk ambulance gratis pulang pergi.
“Terlebih lagi untuk program Kartu Lutim Lansia, yang mana jika ada orang tua kita ikut dibantu oleh pemerintah berupa Rp1 juta perbulan, maka tentunya akan lebih meringankan ibu rumah tangga yang ada orang tua lansia di dalamnya,” ujar Lyana.
Program lain yang dinilai turut meringankan perekonomian ibu rumah tangga seperti program pupuk gratis plus, yang tentunya akan menghemat pengeluar petani. “Dan hal itu pastinya yang terdampak adalah ibu rumah tangga juga,” katanya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Curhat Operator SPBU ke Bupati Lutim: Gaji Kecil, Godaan Pelangsiran Makin Besar
Keluhan soal gaji kecil dari para operator SPBU di Luwu Timur akhirnya sampai ke telinga Bupati Irwan Bachri Syam.
Rabu, 16 Sep 2026 20:01
Sulsel
Mantan Bupati Lutim Budiman Dilaporkan ke Kejari Terkait Lahan Islamic Centre
Keputusan kontroversial kembali menyeret lingkaran kekuasaan lama di Bumi Batara Guru. Mantan Bupati Luwu Timur, Budiman, resmi diadukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Progres pada Rabu (16/9/2026).
Rabu, 16 Sep 2026 19:30
Sulsel
Geruduk SPBU Ussu, Bupati Luwu Timur Dalami Dugaan Main Mata dengan Pelangsir BBM
Pagi yang biasanya tenang di SPBU Ussu, Kecamatan Malili, mendadak berubah tegang, Senin (14/09/2026).
Senin, 14 Sep 2026 17:21
Sulsel
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
Pemerintah Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, bersama tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga menyatakan komitmen penuh mendukung seluruh program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Rabu, 09 Sep 2026 15:33
Sulsel
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
Wacana perubahan kebijakan pengelolaan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh pemerintah pusat rupanya turut ramai dibicarakan di media sosial.
Rabu, 09 Sep 2026 11:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target