Jumlah Pasutri Tanpa Akta Nikah di Kabupaten Bantaeng Tinggi
Rabu, 04 Des 2024 16:09
Suasana Sidang Isbat Nikah di Kabupaten Bantaeng, Rabu 4 Desember. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Pengadilan Agama dan Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat Nikah Terpadu di Balai Kartini, Selasa 3 November 2024.
Sidang Isbat terpadu ini diikuti 100 pasang suami istri (pasutri) dari berbagai kalangan itu. Sidang dibuka oleh Penjabat Bupati Bantaeng Andi Abubakar.
Penjabat Bupati Bantaeng menyampaikan, sidang isbat gratis ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang sudah menikah secara sah namun belum memiliki buku nikah atau akta nikah.
"Sidang isbat ini sangat penting untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasutri yang sudah menikah tapi belum punya akta nikah," kata Pj Bapati.
Menurut dia, berdasarkan laporan dari Dinas Catatan Sipil Bantaeng, warga Bantaeng yang sudah menikah tapi belum memiliki surat nikah masih terbilang banyak. Hingga saat ini, data dari Disdukcapil Bantaeng menyebutkan, jumla pasutri yang belum mengantongi akta nikah sebanyak 28.000.
"Dengan segala keterbatasan yang dimiliki oleh pemerintah daerah, dalam rangkaian Hari Jadi Bantaeng kita mencoba melakukan kolaborasi untuk melaksanakan Sidang Isbat Nikah ini agar setelah dilaksanakannya kegiatan ini status nikah/kawinnya dapat tercatat dan akan mendapat buku nikah," ujarnya.
Dia berharap bahwa Sidang Isbat Nikah ini merupakan salah satu bentuk pelayanan yang bisa diberikan untuk masyarakat, agar jelas status perkawinannya, status anak-anaknya dan pencatatan sipilnya.
"Kita dalam bingkai NKRI salah satu yang menjadi Program Prioritas Nasional yakni bagaimana mewujudkan indonesia emas di 2045, sehingga tahun ini tema Hari Jadi Bantaeng ke 770 yakni Bantaeng Emas untuk Indonesia artinya kita harus menjadi bagian dalam mempersiapkan generasi emas yang sempurna salah satunya sempurna dalam pencatatan sipilnya," tuturnya.
Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Dandim 1410 Bantaeng Letkol Inf. Eka Agus Indarta, Kajari Bantaeng Satria Abdi, IPDA Nur Amin PAUR Subbag Watpers SDM Polres Bantaeng, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Muhammad Ahmad Jaelani, Ketua Pengadilan Agama Bantaeng Amirullah Arsyad, Panitera PN Bantaeng Abidin, serta Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Sidang Isbat terpadu ini diikuti 100 pasang suami istri (pasutri) dari berbagai kalangan itu. Sidang dibuka oleh Penjabat Bupati Bantaeng Andi Abubakar.
Penjabat Bupati Bantaeng menyampaikan, sidang isbat gratis ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang sudah menikah secara sah namun belum memiliki buku nikah atau akta nikah.
"Sidang isbat ini sangat penting untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasutri yang sudah menikah tapi belum punya akta nikah," kata Pj Bapati.
Menurut dia, berdasarkan laporan dari Dinas Catatan Sipil Bantaeng, warga Bantaeng yang sudah menikah tapi belum memiliki surat nikah masih terbilang banyak. Hingga saat ini, data dari Disdukcapil Bantaeng menyebutkan, jumla pasutri yang belum mengantongi akta nikah sebanyak 28.000.
"Dengan segala keterbatasan yang dimiliki oleh pemerintah daerah, dalam rangkaian Hari Jadi Bantaeng kita mencoba melakukan kolaborasi untuk melaksanakan Sidang Isbat Nikah ini agar setelah dilaksanakannya kegiatan ini status nikah/kawinnya dapat tercatat dan akan mendapat buku nikah," ujarnya.
Dia berharap bahwa Sidang Isbat Nikah ini merupakan salah satu bentuk pelayanan yang bisa diberikan untuk masyarakat, agar jelas status perkawinannya, status anak-anaknya dan pencatatan sipilnya.
"Kita dalam bingkai NKRI salah satu yang menjadi Program Prioritas Nasional yakni bagaimana mewujudkan indonesia emas di 2045, sehingga tahun ini tema Hari Jadi Bantaeng ke 770 yakni Bantaeng Emas untuk Indonesia artinya kita harus menjadi bagian dalam mempersiapkan generasi emas yang sempurna salah satunya sempurna dalam pencatatan sipilnya," tuturnya.
Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Dandim 1410 Bantaeng Letkol Inf. Eka Agus Indarta, Kajari Bantaeng Satria Abdi, IPDA Nur Amin PAUR Subbag Watpers SDM Polres Bantaeng, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Muhammad Ahmad Jaelani, Ketua Pengadilan Agama Bantaeng Amirullah Arsyad, Panitera PN Bantaeng Abidin, serta Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bonto Tangnga Wakili Bantaeng pada Lomba Desa Tingkat Sulsel 2026
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzi Nurdin, menghadiri kegiatan verifikasi lapangan Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kantor Desa Bonto Tangnga.
Rabu, 29 Jul 2026 06:30
Sulsel
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Kabupaten Bantaeng bersama Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyetujui Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Perda.
Selasa, 28 Jul 2026 07:25
Sulsel
Kolaborasi Lintas Sektor Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Bantaeng
Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui berbagai kegiatan yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Mengusung tema "Sayangi, Lindungi, Bangun Masa Depan", kegiatan dipusatkan di Tribun Pantai Seruni, Sabtu (25/7/2026).
Minggu, 26 Jul 2026 08:23
Sulsel
Bupati Bantaeng Harap Pengurus Baru PCM Uluere Perkuat Peran Muhammadiyah
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Uluere yang dirangkaikan dengan rapat kerja dan tablig akbar.
Sabtu, 25 Jul 2026 19:58
Sulsel
Peringati Hari Anak Nasional, Bupati Bantaeng Luncurkan Children Car Free Day
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 di Tribun Pantai Seruni, Sabtu (25/7/2026).
Sabtu, 25 Jul 2026 15:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
3
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
4
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
5
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
3
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
4
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
5
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar