Polisi Amankan Belasan Orang yang Perang Pakai Senjata Mainan Berpeluru Jelly
Minggu, 01 Mar 2026 20:26
Polsek Manggala berhasil mengamankan 15 orang remaja senjata mainan jenis omega yang menggunakan peluru jelly dan butiran plastik, Minggu (1/3/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Aparat Polsek Manggala menertibkan aksi permainan senjata mainan jenis “omega” yang menggunakan peluru jelly dan butiran plastik di wilayah Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Minggu (1/3/2026).
Permainan yang melibatkan kelompok remaja hingga dewasa tersebut dilaporkan marak dan meresahkan masyarakat. Aktivitas saling serang di ruang publik juga dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To'longan, mengatakan personel meningkatkan patroli melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk memantau situasi keamanan wilayah.
Ia menjelaskan, aksi saling serang menggunakan senjata mainan berhasil diredam petugas patroli di sejumlah lokasi. Sebanyak 15 orang, sebagian di antaranya masih di bawah umur, beserta barang bukti senjata mainan diamankan ke Mapolsek Manggala untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Patroli wilayah kami intensifkan hingga menjelang waktu sahur dan setelah salat subuh guna mengantisipasi aktivitas yang dapat mengganggu keamanan lingkungan," kata dia.
Selain patroli, kepolisian juga menginstruksikan seluruh personel Bhabinkamtibmas bersinergi dengan pengurus RT dan RW setempat untuk memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.
"Ada sekitar 15 orang anak remaja hingga dewasa di beberapa titik terjadinya aksi saling serang menggukan senjata mainan jenis omega," sebutnya saat dikonfirmasi.
Polsek Manggala juga mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak agar tidak memainkan senjata mainan tersebut karena berisiko melukai diri sendiri maupun orang lain.
"Untuk memberikan efek jerah, masing-masing dibuatkan pernyataan dengan menghadirkan orang tua masing-masing," ujar Kompol Samuel To'longan.
Melalui keterlibatan masyarakat, Polsek Manggala berharap gangguan kamtibmas yang dipicu tren permainan senjata mainan berpeluru plastik dan jelly dapat ditekan sehingga situasi keamanan wilayah tetap kondusif.
Permainan yang melibatkan kelompok remaja hingga dewasa tersebut dilaporkan marak dan meresahkan masyarakat. Aktivitas saling serang di ruang publik juga dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To'longan, mengatakan personel meningkatkan patroli melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk memantau situasi keamanan wilayah.
Ia menjelaskan, aksi saling serang menggunakan senjata mainan berhasil diredam petugas patroli di sejumlah lokasi. Sebanyak 15 orang, sebagian di antaranya masih di bawah umur, beserta barang bukti senjata mainan diamankan ke Mapolsek Manggala untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Patroli wilayah kami intensifkan hingga menjelang waktu sahur dan setelah salat subuh guna mengantisipasi aktivitas yang dapat mengganggu keamanan lingkungan," kata dia.
Selain patroli, kepolisian juga menginstruksikan seluruh personel Bhabinkamtibmas bersinergi dengan pengurus RT dan RW setempat untuk memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.
"Ada sekitar 15 orang anak remaja hingga dewasa di beberapa titik terjadinya aksi saling serang menggukan senjata mainan jenis omega," sebutnya saat dikonfirmasi.
Polsek Manggala juga mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak agar tidak memainkan senjata mainan tersebut karena berisiko melukai diri sendiri maupun orang lain.
"Untuk memberikan efek jerah, masing-masing dibuatkan pernyataan dengan menghadirkan orang tua masing-masing," ujar Kompol Samuel To'longan.
Melalui keterlibatan masyarakat, Polsek Manggala berharap gangguan kamtibmas yang dipicu tren permainan senjata mainan berpeluru plastik dan jelly dapat ditekan sehingga situasi keamanan wilayah tetap kondusif.
(MAN)
Berita Terkait
News
Mahasiswa Jadi Korban Penikaman di Tamangapa, Tiga Pelaku Diburu Polisi
Seorang mahasiswa menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 22.45 Wita.
Kamis, 02 Jul 2026 18:50
News
Ancam Warga dengan Parang, Pria di Manggala Ditangkap Polisi
Seorang pria bernama Andi Aswar alias Wawan (35), warga Jalan Toddopuli V Setapak 7, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, diamankan personel Polsek Manggala setelah diduga mengancam warga.
Senin, 29 Jun 2026 16:47
News
Penadah 100 Motor Curian yang Kabur dari Polsek Tamalate Ditangkap di Mamuju Tengah
Pelarian MF alias Fajrin (24), terduga penadah kendaraan hasil curian yang kabur dari Polsek Tamalate dua pekan lalu, akhirnya berakhir. Ia ditangkap tim gabungan di Kabupaten Mamuju Tengah.
Rabu, 27 Mei 2026 15:46
Makassar City
Polrestabes Makassar Resmi Luncurkan Layanan SIM C1, Appi Jajal Langsung Lintasan Ujian
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan langsung layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) C1 di Satuan penyelenggaran administrasi surat izin mengemudi (Satpas SIM) Polrestabes Makassar, Kamis (21/5/2026).
Kamis, 21 Mei 2026 16:26
News
Pemanah Driver Maxim di Makassar Serahkan Diri ke Polisi Usai Kabur Tiga Hari
Aparat Polsek Manggala menangkap pelaku yang memanah pengemudi taksi online Maxim di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, setelah sempat buron selama tiga hari.
Selasa, 19 Mei 2026 20:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
5
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
5
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja