Bantaeng Percepat Digitalisasi Retribusi untuk Dongkrak PAD
Rabu, 25 Feb 2026 12:40
Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bantaeng. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi mempercepat digitalisasi keuangan daerah dengan meluncurkan sistem pembayaran retribusi berbasis digital. Langkah ini difokuskan untuk meningkatkan transparansi dan mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peluncuran dilakukan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bantaeng yang dibuka langsung Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Komitmen Menuju Aksi Nyata”.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bantaeng, Hj. Jumriatni Masyita, menjelaskan HLM TP2DD merupakan forum untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Bank Indonesia Sulawesi Selatan, dan Bank Sulselbar.
Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama TP2DD Kabupaten Bantaeng oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Ricky Satria, dan Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin sebagai penguatan sinergi antarpemangku kepentingan.
Sebagai implementasi nyata, Pemkab Bantaeng meluncurkan digitalisasi pembayaran retribusi daerah yang mencakup retribusi persampahan, rekreasi, dan sarana olahraga. Peluncuran dilakukan bersama Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Departemen Produk Digital Bank Sulselbar. Pada kesempatan yang sama, Bank Sulselbar menyerahkan perangkat Mobile Cash Management (Mokab) untuk mendukung transaksi digital.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menekankan pentingnya percepatan implementasi digitalisasi yang terukur dan berdampak nyata. Berdasarkan hasil Championship TP2DD 2025, Kabupaten Bantaeng mencatat kenaikan peringkat dari posisi 41 pada 2024 menjadi 22 pada 2025, atau naik 19 peringkat, tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Gowa.
“Komitmen yang telah kita bangun bersama harus diwujudkan dalam implementasi yang konkret, terukur dan memberikan dampak nyata bagi Kabupaten Bantaeng,” tegasnya.
Melalui HLM TP2DD dan peluncuran digitalisasi retribusi daerah ini, Pemkab Bantaeng menegaskan arah kebijakan menuju tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pimpinan Departemen Produk Digital PT Bank Sulselbar Desi Natalia, Pimpinan PT Bank Sulselbar Cabang Bantaeng H. Muh. Yusuf, kepala OPD lingkup Pemkab Bantaeng, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.
Peluncuran dilakukan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bantaeng yang dibuka langsung Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Komitmen Menuju Aksi Nyata”.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bantaeng, Hj. Jumriatni Masyita, menjelaskan HLM TP2DD merupakan forum untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Bank Indonesia Sulawesi Selatan, dan Bank Sulselbar.
Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama TP2DD Kabupaten Bantaeng oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Ricky Satria, dan Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin sebagai penguatan sinergi antarpemangku kepentingan.
Sebagai implementasi nyata, Pemkab Bantaeng meluncurkan digitalisasi pembayaran retribusi daerah yang mencakup retribusi persampahan, rekreasi, dan sarana olahraga. Peluncuran dilakukan bersama Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Departemen Produk Digital Bank Sulselbar. Pada kesempatan yang sama, Bank Sulselbar menyerahkan perangkat Mobile Cash Management (Mokab) untuk mendukung transaksi digital.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menekankan pentingnya percepatan implementasi digitalisasi yang terukur dan berdampak nyata. Berdasarkan hasil Championship TP2DD 2025, Kabupaten Bantaeng mencatat kenaikan peringkat dari posisi 41 pada 2024 menjadi 22 pada 2025, atau naik 19 peringkat, tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Gowa.
“Komitmen yang telah kita bangun bersama harus diwujudkan dalam implementasi yang konkret, terukur dan memberikan dampak nyata bagi Kabupaten Bantaeng,” tegasnya.
Melalui HLM TP2DD dan peluncuran digitalisasi retribusi daerah ini, Pemkab Bantaeng menegaskan arah kebijakan menuju tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pimpinan Departemen Produk Digital PT Bank Sulselbar Desi Natalia, Pimpinan PT Bank Sulselbar Cabang Bantaeng H. Muh. Yusuf, kepala OPD lingkup Pemkab Bantaeng, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Bantaeng Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Usai Salurkan 31 Ribu Bantuan
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Dandim 1410 Bantaeng, Muhammad Husni Hidayat Muchlis, menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng di Kelurahan Bonto Rinta.
Selasa, 26 Mei 2026 13:16
Sulsel
Kloter 42 Dilepas, Jamaah Haji Bantaeng Terbang ke Mekkah 20 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bantaeng musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rabu, 20 Mei 2026 12:28
Sulsel
Wabup Bantaeng Hadiri Pembentukan Komcad ASN Sulsel di Makassar
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menghadiri Upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) unsur ASN Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Makassar.
Rabu, 13 Mei 2026 20:21
Sulsel
Manajemen RSUD Bantaeng Serap Kritik dan Masukan Lewat Forum Komunikasi Bersama
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin membuka Forum Komunikasi Bersama yang digelar RSUD Prof Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Selasa 12 Mei 2026.
Rabu, 13 Mei 2026 11:55
Sulsel
Pemkab Bantaeng Minta Maaf, Fasilitas Bus JCH Tahun Ini Tidak Tersedia
Pemerintah Kabupaten Bantaeng memastikan fasilitas bus gratis untuk pengantaran dan penjemputan Jamaah Calon Haji (JCH) dari Bantaeng menuju Asrama Haji Embarkasi Makassar tahun ini tidak tersedia.
Jum'at, 08 Mei 2026 15:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000