Bupati Bantaeng Luncurkan Identitas Baru dan 7 Inovasi RSUD Prof. Anwar Makkatutu
Selasa, 30 Jun 2026 09:56
Peluncuran identitas baru RSUD Prof. Anwar Makkatutu dalam acara yang digelar di Aula Lantai 8 RSUD Prof. Anwar Makkatutu, Senin (29/6/2026). Foto: Istimewa
BANTAENG - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, meresmikan identitas baru RSUD Prof. Anwar Makkatutu dalam acara yang digelar di Aula Lantai 8 RSUD Prof. Anwar Makkatutu, Senin (29/6/2026).
Peluncuran tersebut ditandai dengan diperkenalkannya logo baru, visi dan misi rumah sakit, Lagu Mars RSUD Prof. Anwar Makkatutu, serta tujuh inovasi pelayanan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
Bupati Bantaeng didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Prof. Anwar Makkatutu, dr. Yusri Lisangan, dalam kegiatan tersebut.
Tujuh inovasi yang diluncurkan meliputi DIKEPOIN (Data Informasi Kepegawaian Online Terintegrasi) sebagai sistem digital pengelolaan data kepegawaian, SATSET LAPOR (Sistem Aset Terdata dan Sinkronisasi Evaluasi Terlapor) untuk memperkuat tata kelola aset rumah sakit, serta WASIAT SEHAT (WhatsApp Channel Informasi dan Edukasi Kesehatan) yang berfungsi sebagai media penyebaran informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Selain itu, terdapat LAPOR PAK DIR (Layanan Pelaporan Aspirasi dan Koordinasi untuk Direktur) yang membuka ruang komunikasi langsung antara masyarakat maupun pegawai dengan pimpinan rumah sakit.
Rumah sakit juga memperkenalkan PESONA EMAS (Pengolahan Sampah Organik Menjadi Emas) sebagai inovasi pengelolaan lingkungan yang bernilai ekonomi, PASTI SERASI (Pelayanan Administrasi dan Farmasi yang Akseleratif, Simple, dan Terintegrasi) untuk mempercepat layanan administrasi dan pengambilan obat, serta POLIINOVASI (Pusat Informasi Ide dan Literasi) sebagai wadah pengembangan budaya inovasi di lingkungan rumah sakit.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng mengapresiasi perkembangan yang ditunjukkan RSUD Prof. Anwar Makkatutu. Menurutnya, rumah sakit tersebut mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi pelayanan maupun inovasi.
"Suatu kesyukuran karena Alhamdulillah RSUD Prof. Anwar Makkatutu ini dari hari ke hari memperlihatkan progres yang sangat luar biasa. Terima kasih kepada dr. Sultan yang telah menanamkan pondasi yang kuat untuk rumah sakit ini, dan juga kepada Plt. Direktur RSUD, dr. Yusri Lisangan, yang terus memperlihatkan percepatan kemajuan," ujar Bupati.
Ia menilai berbagai pembenahan yang dilakukan telah membawa RSUD Prof. Anwar Makkatutu menjadi salah satu rumah sakit unggulan di kawasan selatan Sulawesi Selatan.
Meski baru tujuh inovasi yang resmi diluncurkan dari total 27 inovasi yang telah disiapkan, hal tersebut menunjukkan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
"Walaupun rumah sakit kita tidak sebesar rumah sakit yang lain, tetapi rumah sakit kita adalah rumah sakit favorit di wilayah selatan Sulawesi Selatan. Ini adalah potensi besar yang harus terus kita kembangkan," katanya.
Fathul Fauzy Nurdin juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng akan terus menghadirkan layanan kesehatan baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu layanan yang sedang dipersiapkan adalah layanan urologi yang hingga kini belum tersedia di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
"Kalau layanan ini bisa segera kita hadirkan, insyaallah akan menjadi layanan pertama dan satu-satunya di Sulawesi Selatan. Ini tentu akan semakin memperkuat posisi RSUD Prof. Anwar Makkatutu sebagai rumah sakit rujukan dan pusat layanan kesehatan unggulan di kawasan selatan Sulawesi Selatan," pungkasnya.
Peluncuran tersebut ditandai dengan diperkenalkannya logo baru, visi dan misi rumah sakit, Lagu Mars RSUD Prof. Anwar Makkatutu, serta tujuh inovasi pelayanan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
Bupati Bantaeng didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Prof. Anwar Makkatutu, dr. Yusri Lisangan, dalam kegiatan tersebut.
Tujuh inovasi yang diluncurkan meliputi DIKEPOIN (Data Informasi Kepegawaian Online Terintegrasi) sebagai sistem digital pengelolaan data kepegawaian, SATSET LAPOR (Sistem Aset Terdata dan Sinkronisasi Evaluasi Terlapor) untuk memperkuat tata kelola aset rumah sakit, serta WASIAT SEHAT (WhatsApp Channel Informasi dan Edukasi Kesehatan) yang berfungsi sebagai media penyebaran informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Selain itu, terdapat LAPOR PAK DIR (Layanan Pelaporan Aspirasi dan Koordinasi untuk Direktur) yang membuka ruang komunikasi langsung antara masyarakat maupun pegawai dengan pimpinan rumah sakit.
Rumah sakit juga memperkenalkan PESONA EMAS (Pengolahan Sampah Organik Menjadi Emas) sebagai inovasi pengelolaan lingkungan yang bernilai ekonomi, PASTI SERASI (Pelayanan Administrasi dan Farmasi yang Akseleratif, Simple, dan Terintegrasi) untuk mempercepat layanan administrasi dan pengambilan obat, serta POLIINOVASI (Pusat Informasi Ide dan Literasi) sebagai wadah pengembangan budaya inovasi di lingkungan rumah sakit.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng mengapresiasi perkembangan yang ditunjukkan RSUD Prof. Anwar Makkatutu. Menurutnya, rumah sakit tersebut mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi pelayanan maupun inovasi.
"Suatu kesyukuran karena Alhamdulillah RSUD Prof. Anwar Makkatutu ini dari hari ke hari memperlihatkan progres yang sangat luar biasa. Terima kasih kepada dr. Sultan yang telah menanamkan pondasi yang kuat untuk rumah sakit ini, dan juga kepada Plt. Direktur RSUD, dr. Yusri Lisangan, yang terus memperlihatkan percepatan kemajuan," ujar Bupati.
Ia menilai berbagai pembenahan yang dilakukan telah membawa RSUD Prof. Anwar Makkatutu menjadi salah satu rumah sakit unggulan di kawasan selatan Sulawesi Selatan.
Meski baru tujuh inovasi yang resmi diluncurkan dari total 27 inovasi yang telah disiapkan, hal tersebut menunjukkan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
"Walaupun rumah sakit kita tidak sebesar rumah sakit yang lain, tetapi rumah sakit kita adalah rumah sakit favorit di wilayah selatan Sulawesi Selatan. Ini adalah potensi besar yang harus terus kita kembangkan," katanya.
Fathul Fauzy Nurdin juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng akan terus menghadirkan layanan kesehatan baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu layanan yang sedang dipersiapkan adalah layanan urologi yang hingga kini belum tersedia di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
"Kalau layanan ini bisa segera kita hadirkan, insyaallah akan menjadi layanan pertama dan satu-satunya di Sulawesi Selatan. Ini tentu akan semakin memperkuat posisi RSUD Prof. Anwar Makkatutu sebagai rumah sakit rujukan dan pusat layanan kesehatan unggulan di kawasan selatan Sulawesi Selatan," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Peringatan Harganas di Bantaeng Soroti Pengasuhan Anak dan Pencegahan Stunting
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Senin (29/6/2026).
Senin, 29 Jun 2026 19:41
Sulsel
Gaji ke-13 ASN Pemkab Bantaeng Mulai Cair Hari Ini
Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng mulai menerima Gaji ke-13 pada Jumat (26/6/2026).
Jum'at, 26 Jun 2026 20:51
Sulsel
Bupati Bantaeng Dorong Penguatan Pengelolaan Keuangan Desa Lewat Siskeudes Online
Pemkab Bantaeng menggelar Bimtek Penguatan Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa melalui Optimalisasi Siskeudes Versi 2.0.9 bagi kepala desa dan pengelola keuangan desa se-Kabupaten Bantaeng.
Jum'at, 26 Jun 2026 10:38
Sulsel
Bantaeng Gelar Grand Final Duta Anak 2026, Libatkan 16 Finalis Terbaik
Sebanyak 16 finalis terbaik mengikuti Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Kartini, Senin (22/6/2026).
Senin, 22 Jun 2026 17:51
Sulsel
Desa Pattallassang Gelar Pilkades PAW, Bupati Ingatkan Potensi Kerawanan
Pemkab Bantaeng bersama Forkopimda dan sejumlah pihak terkait menandatangani berita acara kesepakatan bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkades PAW Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu.
Jum'at, 19 Jun 2026 14:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
3
Pemkot Makassar Pastikan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Fasum Manggala
4
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
5
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
3
Pemkot Makassar Pastikan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Fasum Manggala
4
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
5
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan