Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
Jum'at, 14 Agu 2026 08:57
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, saat ditemui di salah satu rumah makan, Kamis (13/8/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera melaksanakan uji kompetensi atau job fit bagi pejabat eselon II. Persiapan administrasi dan pembentukan panitia seleksi (pansel) telah rampung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan izin pelaksanaan job fit telah diterbitkan. Pemkot Makassar kini mematangkan teknis pelaksanaan, termasuk jadwal, lokasi, dan mekanisme uji kompetensi.
"Ini sudah ada terbit untuk izin job fit. Secara administrasi sudah ada. Kemudian timnya juga, timselnya juga sudah sudah ada. Tinggal Insyaallah kami akan rapatkan dulu tentang pelaksanaannya, kapan, kemudian gimana tempatnya. Kemudian bagaimana mekanisme-mekanismenya agar sesuai dengan regulasi. Itu dulu kami sementara akan rapatkan paska terbitnya izin untuk job fit ini," jelasnya.
Setelah pembahasan teknis selesai, jadwal pelaksanaan akan dilaporkan kepada Wali Kota Makassar. Waktu pelaksanaan selanjutnya ditentukan berdasarkan arahan Wali Kota.
"Nanti setelah itu, kita akan melaksanakan dan kita laporkan ke Pak Wali. Kita menunggu Pak Wali penyampaiannya beliau siapnya tanggal berapa kita diperintahkan. Yang jelas secara administrasi itu sudah siap," sambungnya.
Andi Zulkifly mengatakan pansel job fit melibatkan sejumlah unsur, mulai dari internal Pemkot Makassar hingga akademisi.
"Ada ahli Wali Kota, saya sendiri, unsur akademisi, dan sekretariat dari BKPSDM. Kepala BKPSDM tetap mengikuti proses, sedangkan staf BKPSDM bertugas sebagai sekretariat panitia seleksi,” ungkapnya kepada wartawan.
Ia menegaskan, Pemkot Makassar tidak menggunakan mekanisme lelang terbuka untuk pengisian jabatan eselon II. Pemkot menerapkan manajemen talenta dalam proses tersebut.
"Pergeseran eselon 2 itu harus job fit. Kalau lelang juga kita tidak menggunakan lelang sekarang. Sekarang pemerintah kota sudah menjalankan manajemen talenta. Jadi ini ada nine box siapa kota yang paling tertinggi itu bisa langsung dilantik dengan izin dari BKN," tegasnya saat memberikan keterangan.
Terkait posisi yang masih kosong, Andi Zulkifly menyebut terdapat dua jabatan eselon II yang saat ini belum terisi.
"Ada 2. Ini sementara, tentu pergeseran-pergeseran ini apakah pergeseran ini mengikuti juga dengan yang jabatan yang kosong? Ya, itu bisa saja. Tergantung nanti hasil wawancara, kemudian hasil dari penilaian dari Bapak Wali Kota. Selama ini kan beliau menilai, bagaimana kinerja dari Kepala SKPD," bebernya.
Menurutnya, hasil job fit nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan pejabat yang akan menempati posisi tertentu. Namun, persentase hasil penilaian belum dapat disampaikan karena proses uji kompetensi belum berlangsung.
"Kita sampaikan ke Pak Wali saja persentasenya berapa persen. Ini kan belum di job fit. Nanti setelah job fit baru kita bisa persentasenya," tutup Zulkifly.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan izin pelaksanaan job fit telah diterbitkan. Pemkot Makassar kini mematangkan teknis pelaksanaan, termasuk jadwal, lokasi, dan mekanisme uji kompetensi.
"Ini sudah ada terbit untuk izin job fit. Secara administrasi sudah ada. Kemudian timnya juga, timselnya juga sudah sudah ada. Tinggal Insyaallah kami akan rapatkan dulu tentang pelaksanaannya, kapan, kemudian gimana tempatnya. Kemudian bagaimana mekanisme-mekanismenya agar sesuai dengan regulasi. Itu dulu kami sementara akan rapatkan paska terbitnya izin untuk job fit ini," jelasnya.
Setelah pembahasan teknis selesai, jadwal pelaksanaan akan dilaporkan kepada Wali Kota Makassar. Waktu pelaksanaan selanjutnya ditentukan berdasarkan arahan Wali Kota.
"Nanti setelah itu, kita akan melaksanakan dan kita laporkan ke Pak Wali. Kita menunggu Pak Wali penyampaiannya beliau siapnya tanggal berapa kita diperintahkan. Yang jelas secara administrasi itu sudah siap," sambungnya.
Andi Zulkifly mengatakan pansel job fit melibatkan sejumlah unsur, mulai dari internal Pemkot Makassar hingga akademisi.
"Ada ahli Wali Kota, saya sendiri, unsur akademisi, dan sekretariat dari BKPSDM. Kepala BKPSDM tetap mengikuti proses, sedangkan staf BKPSDM bertugas sebagai sekretariat panitia seleksi,” ungkapnya kepada wartawan.
Ia menegaskan, Pemkot Makassar tidak menggunakan mekanisme lelang terbuka untuk pengisian jabatan eselon II. Pemkot menerapkan manajemen talenta dalam proses tersebut.
"Pergeseran eselon 2 itu harus job fit. Kalau lelang juga kita tidak menggunakan lelang sekarang. Sekarang pemerintah kota sudah menjalankan manajemen talenta. Jadi ini ada nine box siapa kota yang paling tertinggi itu bisa langsung dilantik dengan izin dari BKN," tegasnya saat memberikan keterangan.
Terkait posisi yang masih kosong, Andi Zulkifly menyebut terdapat dua jabatan eselon II yang saat ini belum terisi.
"Ada 2. Ini sementara, tentu pergeseran-pergeseran ini apakah pergeseran ini mengikuti juga dengan yang jabatan yang kosong? Ya, itu bisa saja. Tergantung nanti hasil wawancara, kemudian hasil dari penilaian dari Bapak Wali Kota. Selama ini kan beliau menilai, bagaimana kinerja dari Kepala SKPD," bebernya.
Menurutnya, hasil job fit nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan pejabat yang akan menempati posisi tertentu. Namun, persentase hasil penilaian belum dapat disampaikan karena proses uji kompetensi belum berlangsung.
"Kita sampaikan ke Pak Wali saja persentasenya berapa persen. Ini kan belum di job fit. Nanti setelah job fit baru kita bisa persentasenya," tutup Zulkifly.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service Of The Year 2026
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar meraih penghargaan Public Service of the Year Sulawesi Selatan 2026 dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang digelar oleh MarkPlus.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:15
Makassar City
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
Program urban farming atau pertanian perkotaan di Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan yang kian masif dan positif, Kamis (13/8/2026).
Jum'at, 14 Agu 2026 06:10
News
Jelang 17 Agustus, Wali Kota Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya penguatan sinergi tiga pilar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kamis, 13 Agu 2026 23:29
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah