Bupati Uji Nurdin Pimpin TPID Bantaeng Tinjau Pasar Sentral, Harga Masih Stabil
Selasa, 04 Mar 2025 17:27
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan peninjauan ketersediaan dan harga bahan pokok, di Pasar Sentral Bantaeng, Selasa, 4 Maret 2024. Foto: Istimewa
BANTAENG - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan peninjauan ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Sentral Bantaeng, Selasa, 4 Maret 2024.
TPID ini dipimpin Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin bersama pimpinan Forkopimda. Diantaranya Kejari Satria Abdi, Dandim 1410 Letkol Inf. Eka Agus Indarta, Kapolres AKBP Nur dan Prasetyantoro Wira Utomo.
Dalam pengecekan tersebut, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini menemukan harga dan kertesedian bahan pokok masih cukup stabil.
"Kami menemukan beberapa bahan pokok terbilang cukup stabil. Namun adapun kenaikan hargai cabai yang biasanya Rp25 ribu sampai Rp35 ribu mengalami kenaikan Rp75 ribu sampai Rp80 ribu," ungkap Uji Nurin.
Kepala daerah termuda di Sulsel ini menjelaskan, beberapa faktor penyebab kenaikan cabai ini disebabkan pemakaian musiman. Mengingat di momen Ramadan beberapa bahan pokok permintaanya tinggi.
"Tapi Insyallah bahan pokok strategis lainnya masih stabil. Insyallah kita terus menjaga hingga ketersediaan kita aman sampai hari raya lebaran," katannya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng, Rahmaniar membenarkan, ketersediaan dan harga bahan pokok di Bantaeng aman hingga Hari Raya Idul Fitri.
"Masih tergolong stabil karena bahan pangan starategis kita seperti minyak, gula, telur, ayam, dan lainnya masih stabil dan insyallah aman hingga lebaran," katanya.
Dirinya menambahkan, kenaikan beberapa harga bahan pokok karena permintaan yang cukup tinggi. Meski demikian, kenaikan tersebut akan berangsur menurun karena produksi masih sementara berlangsung.
"Hukum ekonomi akan berlaku jika permintaan tinggi harga jadi tinggi. Tetapi kenaikannya akan stabil karena produksi atau permanenan masih berlangsung bulan ini," pungkasnya.
Usai menggelar pengecekan harga dan stok bahan pokok, TPID Pemkab Bantaeng mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait secara virtual.
TPID ini dipimpin Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin bersama pimpinan Forkopimda. Diantaranya Kejari Satria Abdi, Dandim 1410 Letkol Inf. Eka Agus Indarta, Kapolres AKBP Nur dan Prasetyantoro Wira Utomo.
Dalam pengecekan tersebut, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini menemukan harga dan kertesedian bahan pokok masih cukup stabil.
"Kami menemukan beberapa bahan pokok terbilang cukup stabil. Namun adapun kenaikan hargai cabai yang biasanya Rp25 ribu sampai Rp35 ribu mengalami kenaikan Rp75 ribu sampai Rp80 ribu," ungkap Uji Nurin.
Kepala daerah termuda di Sulsel ini menjelaskan, beberapa faktor penyebab kenaikan cabai ini disebabkan pemakaian musiman. Mengingat di momen Ramadan beberapa bahan pokok permintaanya tinggi.
"Tapi Insyallah bahan pokok strategis lainnya masih stabil. Insyallah kita terus menjaga hingga ketersediaan kita aman sampai hari raya lebaran," katannya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng, Rahmaniar membenarkan, ketersediaan dan harga bahan pokok di Bantaeng aman hingga Hari Raya Idul Fitri.
"Masih tergolong stabil karena bahan pangan starategis kita seperti minyak, gula, telur, ayam, dan lainnya masih stabil dan insyallah aman hingga lebaran," katanya.
Dirinya menambahkan, kenaikan beberapa harga bahan pokok karena permintaan yang cukup tinggi. Meski demikian, kenaikan tersebut akan berangsur menurun karena produksi masih sementara berlangsung.
"Hukum ekonomi akan berlaku jika permintaan tinggi harga jadi tinggi. Tetapi kenaikannya akan stabil karena produksi atau permanenan masih berlangsung bulan ini," pungkasnya.
Usai menggelar pengecekan harga dan stok bahan pokok, TPID Pemkab Bantaeng mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait secara virtual.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Wabup Bantaeng Hadiri Pembentukan Komcad ASN Sulsel di Makassar
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menghadiri Upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) unsur ASN Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Makassar.
Rabu, 13 Mei 2026 20:21
Sulsel
Manajemen RSUD Bantaeng Serap Kritik dan Masukan Lewat Forum Komunikasi Bersama
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin membuka Forum Komunikasi Bersama yang digelar RSUD Prof Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Selasa 12 Mei 2026.
Rabu, 13 Mei 2026 11:55
Sulsel
Pemkab Bantaeng Minta Maaf, Fasilitas Bus JCH Tahun Ini Tidak Tersedia
Pemerintah Kabupaten Bantaeng memastikan fasilitas bus gratis untuk pengantaran dan penjemputan Jamaah Calon Haji (JCH) dari Bantaeng menuju Asrama Haji Embarkasi Makassar tahun ini tidak tersedia.
Jum'at, 08 Mei 2026 15:36
Sulsel
Wabup Bantaeng Lantik 21 Pejabat Administrator dan Pengawas
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, melantik dan mengambil sumpah 21 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Selasa, 05 Mei 2026 12:59
Sports
Bupati Bantaeng Buka Turnamen Water Gel Blaster, Minta Peserta Jaga Sportivitas
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Turnamen Fun War Water Gel Blaster (WGB) di Lapangan Panjat Tebing Bantaeng, Jumat (1/5).
Minggu, 03 Mei 2026 15:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat