Proyek Jalan Tani di Bontorappo Diduga Dikerja Asal Jadi, APH Diminta Bertindak
Senin, 24 Mar 2025 16:18
Plan pengerjaan proyek jalan tani di Desa Bontorappo, Kabupaten Jeneponto. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Pembangunan Jalan Tani di Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto diduga dikerja asal jadi.
Pembangunan Jalan tani dengan volume sepanjang 202 meter itu berlokasi di Dusun Punagaya.
Proyek jalan tani tersebut menggunakan anggaran APBDES tahun 2023, total anggaran sebesar Rp265.504.000.
Proyek tersebut dikerjakan oleh PPKD Desa Bontorappo.
Namun, pembangunan jalan tani tersebut diduga dikerja asal jadi, tidak sesuai bestek.
"Itu jalan tani di dusun Punagaya di desa Bontorappo dikerja asal jadi saja, karena saat dikerja pondasinya tidak gali," ungkap warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Selain itu, menurut warga, fondasinya tidak digali, campurannya juga diduga tidak sesuai takaran.
"Campurannya juga bermasalah, tidak berkualitas," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Desa Bontorappo Baharuddin Mange mengatakan, proyek jalan tani itu dikerja sesuai spesifikasi dan sudah beberapa kali didatangi LSM dan bahkan pihak inspektorat.
"Pekerjaannya sudah sesuai dan itu sudah beberapa kali dinjau LSM maupun Inspektorat," jelas Kades Bontorappo Baharuddin Mange dikonfirmasi, Senin (24/3/2025).
Terkait masalah fondasi yang tidak digali, Baharuddin Mange menjelaskan memang tidak digali karena lokasinya keras dan penuh bebatuan.
"Di sana itu batu napara sehingga tidak digali dan itu lebih kuat," ungkap Baharuddin.
Dengan adanya temuan proyek pembangunan jalan tani yang diduga tidak sesuai bestek di Dusun Punagaya Desa Bontorappo tersebut, warga memint Aparat Penegak Hukum (APH), baik dari Tipikor Polres Jeneponto dan Kejari Jeneponto diminta untuk segera turun ambil tindakan.
Pembangunan Jalan tani dengan volume sepanjang 202 meter itu berlokasi di Dusun Punagaya.
Proyek jalan tani tersebut menggunakan anggaran APBDES tahun 2023, total anggaran sebesar Rp265.504.000.
Proyek tersebut dikerjakan oleh PPKD Desa Bontorappo.
Namun, pembangunan jalan tani tersebut diduga dikerja asal jadi, tidak sesuai bestek.
"Itu jalan tani di dusun Punagaya di desa Bontorappo dikerja asal jadi saja, karena saat dikerja pondasinya tidak gali," ungkap warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Selain itu, menurut warga, fondasinya tidak digali, campurannya juga diduga tidak sesuai takaran.
"Campurannya juga bermasalah, tidak berkualitas," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Desa Bontorappo Baharuddin Mange mengatakan, proyek jalan tani itu dikerja sesuai spesifikasi dan sudah beberapa kali didatangi LSM dan bahkan pihak inspektorat.
"Pekerjaannya sudah sesuai dan itu sudah beberapa kali dinjau LSM maupun Inspektorat," jelas Kades Bontorappo Baharuddin Mange dikonfirmasi, Senin (24/3/2025).
Terkait masalah fondasi yang tidak digali, Baharuddin Mange menjelaskan memang tidak digali karena lokasinya keras dan penuh bebatuan.
"Di sana itu batu napara sehingga tidak digali dan itu lebih kuat," ungkap Baharuddin.
Dengan adanya temuan proyek pembangunan jalan tani yang diduga tidak sesuai bestek di Dusun Punagaya Desa Bontorappo tersebut, warga memint Aparat Penegak Hukum (APH), baik dari Tipikor Polres Jeneponto dan Kejari Jeneponto diminta untuk segera turun ambil tindakan.
(MAN)
Berita Terkait
News
Polisi Minta Empat Terduga Pengeroyok IRT di Jeneponto Menyerahkan Diri
Polisi meminta empat orang yang disebut sebagai terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT), Yesti Lestari (36), di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, segera menyerahkan diri.
Jum'at, 21 Agu 2026 07:02
News
Polisi Tangkap Pelaku Pengancaman Buruh di Jeneponto Usai Buron 2 Bulan
Satuan Reskrim Polsek Binamu, Polres Jeneponto, menangkap seorang pria berinisial R yang diduga melakukan pengancaman terhadap seorang buruh harian. Tersangka ditangkap setelah sekitar dua bulan masuk dalam daftar pencarian.
Kamis, 20 Agu 2026 15:37
News
PGRI Jeneponto Desak Polisi Tahan Terduga Pelaku Pengeroyokan Guru di SDN 14 Tamalatea
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jeneponto, Zaidil Amin Karaeng Rangka, mendesak Polres Jeneponto segera mengambil langkah tegas terhadap terduga pelaku pengeroyokan seorang guru perempuan di UPT SD Negeri 14 Tamalatea.
Rabu, 19 Agu 2026 21:27
News
Pemuda di Jeneponto Ditangkap Usai Curi Emas, Sarung dan Uang Rp7 Juta
Tim URC Pegasus Sat Reskrim Polres Jeneponto menangkap pemuda berinisial Muhuhammad Nur Haikal, 19 tahun, terduga pelaku pencurian di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Rabu, 19 Agu 2026 10:51
News
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dalam proses penyelidikan polisi.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Satukan Dua Kekuatan Golkar Soppeng, Suwardi Haseng dan Andi Dulli Kembali Satu Panggung
2
Rumah Kosong di Jeneponto Dibobol Siang Bolong, Uang Rp 12 Juta Raib
3
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
4
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
5
BI Sulsel Rayakan 7 Tahun QRIS Lewat Sultan QRIS Run 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Satukan Dua Kekuatan Golkar Soppeng, Suwardi Haseng dan Andi Dulli Kembali Satu Panggung
2
Rumah Kosong di Jeneponto Dibobol Siang Bolong, Uang Rp 12 Juta Raib
3
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
4
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
5
BI Sulsel Rayakan 7 Tahun QRIS Lewat Sultan QRIS Run 2026