24 Pejabat Eselon II Pemkab Maros Ikuti Job Fit
Selasa, 15 Apr 2025 17:29
Salah satu peserta uji kesesuaian atau job fit lingkup Pemkab Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 24 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengikuti uji kesesuaian atau job fit yang digelar di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Maros, Selasa (15/4/2025).
Job fit ini diikuti oleh pejabat setingkat kepala dinas, kepala badan, asisten, hingga staf ahli.
Sekretaris Daerah (Sekda) Maros, Andi Davied Syamsuddin menjelaskan, pelaksanaan job fit bertujuan untuk mencocokkan talenta dan kualifikasi para pejabat dengan jabatan yang ditempati saat ini atau jabatan baru ke depannya.
"Penempatannya nanti berdasarkan karakteristik dan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing pejabat," katanya.
Job fit ini melibatkan lima orang penguji, yang terdiri dari tiga unsur pemerintahan dan dua akademisi.
Para penguji memberikan pertanyaan dan penilaian terhadap pengalaman, kompetensi, serta visi para peserta terhadap jabatan yang mungkin akan mereka emban.
Salah satu peserta, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maros, M Ferdiansyah, mengaku sempat ditanyai sejumlah hal penting dalam sesi uji kompetensinya.
"Saya ditanya soal pencapaian selama menjabat, dan target kinerja jika dimutasi ke tempat lain," tuturnya.
Setelah proses job fit selesai, Pemkab Maros juga akan melakukan seleksi terbuka atau shalter untuk mengisi delapan jabatan kepala OPD yang saat ini kosong.
Delapan jabatan OPD yang masih kosong adalah Dinas Perpusatakan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTRPP, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Hukum, dan Politik, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Job fit ini diikuti oleh pejabat setingkat kepala dinas, kepala badan, asisten, hingga staf ahli.
Sekretaris Daerah (Sekda) Maros, Andi Davied Syamsuddin menjelaskan, pelaksanaan job fit bertujuan untuk mencocokkan talenta dan kualifikasi para pejabat dengan jabatan yang ditempati saat ini atau jabatan baru ke depannya.
"Penempatannya nanti berdasarkan karakteristik dan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing pejabat," katanya.
Job fit ini melibatkan lima orang penguji, yang terdiri dari tiga unsur pemerintahan dan dua akademisi.
Para penguji memberikan pertanyaan dan penilaian terhadap pengalaman, kompetensi, serta visi para peserta terhadap jabatan yang mungkin akan mereka emban.
Salah satu peserta, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maros, M Ferdiansyah, mengaku sempat ditanyai sejumlah hal penting dalam sesi uji kompetensinya.
"Saya ditanya soal pencapaian selama menjabat, dan target kinerja jika dimutasi ke tempat lain," tuturnya.
Setelah proses job fit selesai, Pemkab Maros juga akan melakukan seleksi terbuka atau shalter untuk mengisi delapan jabatan kepala OPD yang saat ini kosong.
Delapan jabatan OPD yang masih kosong adalah Dinas Perpusatakan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTRPP, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Hukum, dan Politik, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
Dua restoran di Kabupaten Maros tercatat menunggak pajak restoran. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros pun turun langsung melakukan penagihan kepada wajib pajak tersebut, Kamis (18/6/2026).
Kamis, 18 Jun 2026 17:40
News
Menteri Haji Takziah ke Rumah Jemaah Haji Maros yang Wafat di Tanah Suci
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mendatangi rumah duka almarhum Sangkala Manrulu Tonga, jemaah haji asal Kabupaten Maros yang wafat di Arab Saudi.
Minggu, 14 Jun 2026 16:31
Sulsel
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara
Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Maros, A Muetazim Mansyur, menyambut langsung kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kloter 14 Debarkasi Makassar.
Kamis, 11 Jun 2026 16:03
News
Beroperasi 2 Tahun, Mie Gacoan Maros Diduga Tak Pernah Setor Retribusi Parkir
Gerai Mie Gacoan di Kabupaten Maros yang telah beroperasi selama dua tahun diduga melakukan pungutan liar (pungli) parkir.
Senin, 08 Jun 2026 14:13
Sulsel
Pengelolaan Dana BOS di Dinas Pendidikan Maros Jadi Temuan BPK
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 20 temuan dalam hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten Maros.
Rabu, 03 Jun 2026 12:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menggerakkan Kedaulatan Energi, PLN UIP Sulawesi Fokus Kembangkan EBT
2
Polres Gowa Tetapkan Kadis Perkimtan Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan
3
Pemprov Sulsel Hormati Proses Hukum Dugaan Kasus Perpustakaan Digital
4
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
5
Dosen dan Mahasiswa Politani Pangkep Kenalkan Inovasi Produk Rumput Laut di Mandalle
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menggerakkan Kedaulatan Energi, PLN UIP Sulawesi Fokus Kembangkan EBT
2
Polres Gowa Tetapkan Kadis Perkimtan Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan
3
Pemprov Sulsel Hormati Proses Hukum Dugaan Kasus Perpustakaan Digital
4
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
5
Dosen dan Mahasiswa Politani Pangkep Kenalkan Inovasi Produk Rumput Laut di Mandalle