Kolaborasi BRI, PNM Makassar Akan Tambah Titik Ruang Pintar dan Akses Air Bersih
Rabu, 16 Apr 2025 23:12
Bupati Maros AS Chaidir Syam saat meresmikan fasilitas TJSL PT PNM di Dusun Kuri Caddi. Foto: Dok/SINDO Makassar
MAKASSAR - PT Permodalan Nasional Madani (PNM), salah satu anggota Holding Ultra Mikro (UMi) bersama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Pegadaian terus menebar kebermanfaatan lewat program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL).
Dua dari beberapa program TJSL PNM tersebut ialah Ruang Pintar serta Akses Air Bersih dan Sanitasi. Di wilayah kerja PNM Cabang Makassar, dua program ini sudah terlaksana dengan dampak yang sangat terasa di masyarakat.
Pemimpin Cabang PNM Makassar, Maimun Bakri mengungkapkan, tahun ini pihaknya mematok target penambahan satu titik Ruang Pintar dan tiga lokasi Akses Air Bersih dan Sanitasi.
"Kita ingin tambah tiga titik akses air bersih dan sanitasi, walaupun target dari pusat itu minimal hanya satu," beber Maimun saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini.
PNM Makassar berniat membuat lebih banyak titik akses air bersih dan sanitasi setelah berkaca pada pelaksanaan program sebelumnya. Di mana program tersebut memberikan dampak yang cukup besar.
Sejauh ini, PNM Makassar telah melaksanakan program TJSL Akses Air Bersih dan Sanitasi pada dua lokasi, masing-masing di Kabupaten Maros dan Kabupaten Jeneponto. Pada dua titik itu, akses masyarakat terhadap air bersih sangat minim.
"Di (Dusun) Kuri Caddi itu, sarana air bersih tidak ada. Ada tandon, tapi tadah air hujan. Kalau mereka butuh air bersih, mereka beli, naik perahu ke Lae-lae, kenapa? karena kalau akses darat susah ke sana. Apalagi kalau hujan," cerita Maimun Bakri.
Dari situ, PNM pun mengupayakan akses air bersih lewat program TJSL di Kuri Caddi yang berada di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Dusun tersebut berada di daerah pesisir.
"Kita melihat bahwa masyarakat butuh air bersih. dan perjuangannya itu tidak mudah, sampai 5 kali pindah titik baru bisa dapat sumber air bersih," sambung Maemun.
Saat ini pihaknya sedang melakukan survei lokasi dengan indikator utama, akses air bersih yang minim. Salah satu bakal lokasi pelaksanaan program ini ada di Kabupaten Bantaeng. Dua lainnya masih dalam tahap pencarian.
Maemun bilang, pada pelaksanaannya, PNM berupaya melibatkan pihak lain. Kali ini, mereka menggandeng YBM BRILiaN, lembaga amil zakat yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari karyawan dan masyarakat umum yang disalurkan melalui BRI.
"Kita selalu mau bersinergi dan kolaborasi dengan pihak lain. Seperti di Jeneponto dulu, kita kolaborasi dengan Jasa Raharja," bebernya.
Pelibatan pihak lain ini salah satunya agar realisasi programnya bisa dilakukan secara maksimal. Mengingat anggaran yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Apalagi, titik targetnya umumnya berada di daerah ekstrem.
"Akses air bersih, titik dicari butuh biaya anggaran besar, apalagi kedalamannya kalau 100 meter. Setelah dapat kita siapkan pipa, tandon, dan mesin," urai Maimun.
Bahkan, saat program ini terealisasi di Kuri Caddi di Kabupaten Maros pada medio 2021 lalu, pemerintah setempat mengibaratkannya sebagai peristiwa yang luar biasa.
"Satu-satunya lembaga pembiayaan yang masuk ke sana itu PNM. Pak Bupati sempat menyampaikan bahwa masyarakat di sini harus bersyukur, saat mendapatkan air bersih ini seperti mendapatkan 'malam kemuliaan' saking susahnya air bersih," klaim Maimun.
Sementara untuk Ruang Pintar, PNM Makassar berencana menambah satu titik lagi. Hanya saja saat ini lokasinya belum ada. Dia mengatakan, saat ini pihaknya sudah membuat tiga Ruang Pintar.
"Ruang pintar minimal tambah satu tahun ini. Kita lagi cari lokasi yang pas," pungkas Maimun.
Fasilitas ini dapat digunakan nasabah PNM dan masyarakat secara umum untuk berbagai kegiatan. Misalnya sebagai ruang belajar mengaji bagi anak-anak, pelajaran tambahan, bisa juga menjadi ruang sosialisasi kegiatan yang lebih umum.
Regional CEO BRI Makassar, D Argo Prabowo mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PNM sebagai sebua perusahaan yang bertanggung jawab terhadap masyarakat.
"Ini luar biasa. Sebagai sebuah perusahaan sudah menjadi tanggung jawab sosial kita untuk berbagi. Saya melihat langsung apa yang dilakukan PNM ini dirasakan oleh masyarakat sekitar," ucap Argo saat mengunjungi salah satu Ruang Pintar di Kota Makassar.
Dua dari beberapa program TJSL PNM tersebut ialah Ruang Pintar serta Akses Air Bersih dan Sanitasi. Di wilayah kerja PNM Cabang Makassar, dua program ini sudah terlaksana dengan dampak yang sangat terasa di masyarakat.
Pemimpin Cabang PNM Makassar, Maimun Bakri mengungkapkan, tahun ini pihaknya mematok target penambahan satu titik Ruang Pintar dan tiga lokasi Akses Air Bersih dan Sanitasi.
"Kita ingin tambah tiga titik akses air bersih dan sanitasi, walaupun target dari pusat itu minimal hanya satu," beber Maimun saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini.
PNM Makassar berniat membuat lebih banyak titik akses air bersih dan sanitasi setelah berkaca pada pelaksanaan program sebelumnya. Di mana program tersebut memberikan dampak yang cukup besar.
Sejauh ini, PNM Makassar telah melaksanakan program TJSL Akses Air Bersih dan Sanitasi pada dua lokasi, masing-masing di Kabupaten Maros dan Kabupaten Jeneponto. Pada dua titik itu, akses masyarakat terhadap air bersih sangat minim.
"Di (Dusun) Kuri Caddi itu, sarana air bersih tidak ada. Ada tandon, tapi tadah air hujan. Kalau mereka butuh air bersih, mereka beli, naik perahu ke Lae-lae, kenapa? karena kalau akses darat susah ke sana. Apalagi kalau hujan," cerita Maimun Bakri.
Dari situ, PNM pun mengupayakan akses air bersih lewat program TJSL di Kuri Caddi yang berada di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Dusun tersebut berada di daerah pesisir.
"Kita melihat bahwa masyarakat butuh air bersih. dan perjuangannya itu tidak mudah, sampai 5 kali pindah titik baru bisa dapat sumber air bersih," sambung Maemun.
Saat ini pihaknya sedang melakukan survei lokasi dengan indikator utama, akses air bersih yang minim. Salah satu bakal lokasi pelaksanaan program ini ada di Kabupaten Bantaeng. Dua lainnya masih dalam tahap pencarian.
Maemun bilang, pada pelaksanaannya, PNM berupaya melibatkan pihak lain. Kali ini, mereka menggandeng YBM BRILiaN, lembaga amil zakat yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari karyawan dan masyarakat umum yang disalurkan melalui BRI.
"Kita selalu mau bersinergi dan kolaborasi dengan pihak lain. Seperti di Jeneponto dulu, kita kolaborasi dengan Jasa Raharja," bebernya.
Pelibatan pihak lain ini salah satunya agar realisasi programnya bisa dilakukan secara maksimal. Mengingat anggaran yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Apalagi, titik targetnya umumnya berada di daerah ekstrem.
"Akses air bersih, titik dicari butuh biaya anggaran besar, apalagi kedalamannya kalau 100 meter. Setelah dapat kita siapkan pipa, tandon, dan mesin," urai Maimun.
Bahkan, saat program ini terealisasi di Kuri Caddi di Kabupaten Maros pada medio 2021 lalu, pemerintah setempat mengibaratkannya sebagai peristiwa yang luar biasa.
"Satu-satunya lembaga pembiayaan yang masuk ke sana itu PNM. Pak Bupati sempat menyampaikan bahwa masyarakat di sini harus bersyukur, saat mendapatkan air bersih ini seperti mendapatkan 'malam kemuliaan' saking susahnya air bersih," klaim Maimun.
Sementara untuk Ruang Pintar, PNM Makassar berencana menambah satu titik lagi. Hanya saja saat ini lokasinya belum ada. Dia mengatakan, saat ini pihaknya sudah membuat tiga Ruang Pintar.
"Ruang pintar minimal tambah satu tahun ini. Kita lagi cari lokasi yang pas," pungkas Maimun.
Fasilitas ini dapat digunakan nasabah PNM dan masyarakat secara umum untuk berbagai kegiatan. Misalnya sebagai ruang belajar mengaji bagi anak-anak, pelajaran tambahan, bisa juga menjadi ruang sosialisasi kegiatan yang lebih umum.
Regional CEO BRI Makassar, D Argo Prabowo mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PNM sebagai sebua perusahaan yang bertanggung jawab terhadap masyarakat.
"Ini luar biasa. Sebagai sebuah perusahaan sudah menjadi tanggung jawab sosial kita untuk berbagi. Saya melihat langsung apa yang dilakukan PNM ini dirasakan oleh masyarakat sekitar," ucap Argo saat mengunjungi salah satu Ruang Pintar di Kota Makassar.
(MAN)
Berita Terkait
News
Optimalisasi PAD, Pemkab Gowa-BRI Jalin Kerja Sama
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Jasa Layanan Perbankan Barupa API (BRIAPI) di Ruang Rapat Kantor Bapenda Kabupaten Gowa, Senin (3/8).
Senin, 03 Agu 2026 16:52
Sulbar
Bukan Hanya Membantu Ibunya Berusaha, PNM Juga Menjaga Mimpi Anak Menggapai Cita-cita
Keterbatasan ekonomi masih menjadi salah satu penghalang anak-anak Indonesia dalam melanjutkan pendidikan. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Tahun 2025, terdapat 2.922.607 anak usia 7–18 tahun yang tidak bersekolah.
Minggu, 02 Agu 2026 19:08
Sulsel
Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan
Namanya Nuraenun. Namun di Bulukumba, Sulawesi Selatan, ia lebih dikenal sebagai Ainun, Account Officer PNM Mekaar yang setiap hari mendampingi para pengusaha ultra mikro.
Kamis, 16 Jul 2026 18:16
News
Program AURA BRI Peduli Dorong Pengembangan Usaha Olahan Pala Kelompok Wanita
Di balik beragam produk olahan pala yang dihasilkan KWT Bina Tani Mysari Pala, tersimpan semangat para perempuan di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan mengubah potensi lokal menjadi peluang ekonomi.
Minggu, 12 Jul 2026 14:21
Ekbis
Fennawaty Buktikan Modal PNM Mekaar 3 Juta Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Sekitar
Mimpi itu mulai menemukan jalannya pada 2025, ketika ia mendapatkan akses pembiayaan dari PNM Mekaar senilai Rp3.000.000 tanpa agunan dan hidupnya pun berubah.
Jum'at, 10 Jul 2026 16:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Amankan 9 WNA yang Diduga Buka Jasa Foto dengan Visa Tak Sesuai
2
Pencurian Meteran Air Ganggu Pendapatan dan Layanan PDAM Makassar
3
Koalisi Minta Antam Buka Peta IUP, Soroti Dugaan TRK Gunakan Hauling & Stockpile Tanpa Dasar Jelas
4
Bupati Irwan Prioritaskan Pemulihan Penghidupan Warga Laoli yang Terdampak PSN
5
Lahan Laoli Bukan Perampasan! Bupati Luwu Timur Tegaskan Tanah Proyek PSN Sah Milik Pemkab
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Amankan 9 WNA yang Diduga Buka Jasa Foto dengan Visa Tak Sesuai
2
Pencurian Meteran Air Ganggu Pendapatan dan Layanan PDAM Makassar
3
Koalisi Minta Antam Buka Peta IUP, Soroti Dugaan TRK Gunakan Hauling & Stockpile Tanpa Dasar Jelas
4
Bupati Irwan Prioritaskan Pemulihan Penghidupan Warga Laoli yang Terdampak PSN
5
Lahan Laoli Bukan Perampasan! Bupati Luwu Timur Tegaskan Tanah Proyek PSN Sah Milik Pemkab