Responsif Tangani Keluhan Nasabah, PNM Dinilai Bertanggung Jawab

Rabu, 19 Agu 2026 21:33
Responsif Tangani Keluhan Nasabah, PNM Dinilai Bertanggung Jawab
Permodalan Nasional Madani (PNM) dinilai sangat respons terhadap keluhan para nasabahnya. Termasuk dugaan ketidaksesuaian data nasabah. Foto: Ilustrasi
Comment
Share
MAMUJU - Permodalan Nasional Madani (PNM) dinilai sangat respons terhadap keluhan para nasabahnya. Termasuk dugaan ketidaksesuaian data nasabah.

Hal ini disampaikan Seorang nasabah PNM H Suriati yang ikut angkat bicara terkait kasus dugaan ketidaksesuaian data nasabah.

Suriati menuturkan, ia juga merupakan nasabah PNM, yang pernah jadi salah satu korban ketidaksesuaian data, namun langsung direspons dan PNM bertanggung jawab sangat membantu, dan respon cepat.

"Alhamdulillah nggak cukup sebulan. Sudah ada saya di-chat langsung, dan ini saya ditelepon juga sama admin di kantor PNM langsung. Bagus sekali, baik. Kita dilayani baik-baik," ujar Sutiati.

Sehingga ia tak ingin masalah berlarut-larut, mengingat pihak PNM juga memberi respons positif terhadap keluhan nasabah.

"Tidak mungkin juga dari pihak kantor ini kan tidak memperhatikan. Kasihan,” ujarnya menambahkan.

Suriati juga tidak mau terhasut oleh aksi protes berlebih yang sempat terjadi. Memang, ia sempat mendapat ajakan untuk itu, tetapi kemudian diurungkan.

"Saya sih nggak terlalu respon bagaimana mau ikut-ikutan unjuk rasa, karena saya bilang Ah, nggak mungkin ini nggak ditangani oleh perusahaan," terangnya lagi.

Sehingga ia memutuskan untuk tidak ikut serta dalam aksi tersebut.

Apalagi petugas PNM juga sudah mendatangi rumahnya setelah isu ini mencuat untuk bertanggung jawab.

"Ada tanggung jawab. Kenapa mau protes berlebih begitu? Malahan ada dari pihak ini mau saya dipanggil lagi unjuk rasa. Istilahnya part 2 itu lagi. Saya menolak," katanya.

"Saya masuk nasabah yang sudah bersih, namanya mengucapkan terima kasih karena pengaduan kita ini direspons baik. Cepat tanggap, mudah-mudahan ke depannya PNM semakin amanah dan tidak akan terulang lagi," pungkas Suriati.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru