Pemkot Makassar-Bank Sulselbar Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Transaksi Digital
Senin, 21 Apr 2025 18:01
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran Bank Sulselbar saat bertemu di Balai Kota, Senin (21/4/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Bank Sulselbar mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kualitas transaksi melalui sistem digital. Kerja sama ini merupakan salah satu inisiatif penting yang digagas antara kedua belah pihak.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mendukung penuh percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar.
Appi sapaan karib Wali Kota menekankan pentingnya mendukung penggunaan pembayaran dan pengeluaran tanpa uang tunai atau cashless di tengah pesatnya perkembangan zaman.
"Salah satu kelebihan transaksi secara cashless adalah kemudahannya. Ke depan, kita ingin mendorong sistem transaksi digital, baik itu pendapatan maupun pengeluaran, tanpa menggunakan uang tunai," kata Appi saat melakukan audiensi dengan Pimpinan Bank Sulselbar di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (21/4/2025).
Sistem cashless merupakan metode pembayaran dengan menggunakan media digital tanpa melibatkan uang tunai meski baru sebagian masyarakat yang menggunakannya.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar itu juga mengungkapkan bahwa penggunaan sistem ini harus terus dimaksimalkan, baik itu individu, pemerintah, maupun sektor swasta, termasuk di lingkungan pendidikan.
"Karena sistem cashless sangat praktis dan nyaman, kami juga ingin mendidik anak-anak kita agar mereka terbiasa dengan transaksi digital di sekolah," tambahnya dalam pertemuan di Balai Kota Makassar.
Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Sulselbar, Dirhamsyah Kadir mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengimplementasikan sistem transaksi digital secara menyeluruh dalam operasional perbankan.
Kata dia, pertemuan dengan Wali Kota Makassar bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara Bank Sulselbar dan Pemkot Makassar dalam mendukung digitalisasi transaksi.
"Kami berharap kerja sama dalam digitalisasi ini dapat memperkuat pendapatan daerah. Kami datang untuk koordinasi dan meminta dukungan dari Pak Wali Kota," ujar Yulis.
Menurut Dirhamsyah, digitalisasi transaksi sangat penting untuk mengimplementasikan kebijakan perbankan elektronik, serta berbagai program juga akan dilakukan untuk menyamakan persepsi dengan pemerintah kota untuk bisa mempercepat akselerasi program-program yang mendukung masyarakat.
"Digitalisasi tidak hanya mendorong pertumbuhan di sisi tabungan, tetapi juga dapat mempercepat transaksi sektor mikro dan kegiatan lainnya," tutupnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mendukung penuh percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar.
Appi sapaan karib Wali Kota menekankan pentingnya mendukung penggunaan pembayaran dan pengeluaran tanpa uang tunai atau cashless di tengah pesatnya perkembangan zaman.
"Salah satu kelebihan transaksi secara cashless adalah kemudahannya. Ke depan, kita ingin mendorong sistem transaksi digital, baik itu pendapatan maupun pengeluaran, tanpa menggunakan uang tunai," kata Appi saat melakukan audiensi dengan Pimpinan Bank Sulselbar di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (21/4/2025).
Sistem cashless merupakan metode pembayaran dengan menggunakan media digital tanpa melibatkan uang tunai meski baru sebagian masyarakat yang menggunakannya.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar itu juga mengungkapkan bahwa penggunaan sistem ini harus terus dimaksimalkan, baik itu individu, pemerintah, maupun sektor swasta, termasuk di lingkungan pendidikan.
"Karena sistem cashless sangat praktis dan nyaman, kami juga ingin mendidik anak-anak kita agar mereka terbiasa dengan transaksi digital di sekolah," tambahnya dalam pertemuan di Balai Kota Makassar.
Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Sulselbar, Dirhamsyah Kadir mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengimplementasikan sistem transaksi digital secara menyeluruh dalam operasional perbankan.
Kata dia, pertemuan dengan Wali Kota Makassar bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara Bank Sulselbar dan Pemkot Makassar dalam mendukung digitalisasi transaksi.
"Kami berharap kerja sama dalam digitalisasi ini dapat memperkuat pendapatan daerah. Kami datang untuk koordinasi dan meminta dukungan dari Pak Wali Kota," ujar Yulis.
Menurut Dirhamsyah, digitalisasi transaksi sangat penting untuk mengimplementasikan kebijakan perbankan elektronik, serta berbagai program juga akan dilakukan untuk menyamakan persepsi dengan pemerintah kota untuk bisa mempercepat akselerasi program-program yang mendukung masyarakat.
"Digitalisasi tidak hanya mendorong pertumbuhan di sisi tabungan, tetapi juga dapat mempercepat transaksi sektor mikro dan kegiatan lainnya," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Jelang 17 Agustus, Wali Kota Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya penguatan sinergi tiga pilar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kamis, 13 Agu 2026 23:29
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun