Dipantau Bupati Uji Nurdin, 24 Pejabat Pemkab Bantaeng Ikuti Job Fit
Kamis, 08 Mei 2025 16:47
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin memantau Evaluasi Kinerja dan Uji Komotensi, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Kamis, 8 Mei 2025. Foto: Humas Pemkab Bantaeng
BANTAENG - Sebanyak 24 pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Bantaeng mengikuti Evaluasi Kinerja dan Uji Komotensi di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Kamis, 8 Mei 2025.
Job Fit turut dipantau langsung Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin. Sementara tim panelis terdiri dari lima orang.
Empat unsur eksternal diantarnya Prof. Dr. Gagaring Pagalung (Ungas), Dr. Muhammad Idris DP, M. Si. (LAN RI Makassar), Sekda Sulsel Jufri Rahman, Dr. Muhammad Aswad (LAN RI - Makassar), dan satu internal Sekda Bantaeng Abdul Wahab.
Panelis Prof. Gagaring mengatakan, Job Fit pejabat pimpinan tinggi pratama ini berlangsung selama tiga hari. Berdasarkan aturan Mendagri, para pegawai tersebut mengikuti beberapa tahapan. Diantaranya penyusunan makalah, presentasi, dan wawancara.
"Untuk hari ini penulisan makalah, kita ingin melihat SDM yang mengikuti Uji Kompetensi dalam memahami tema yang kita berikan yaitu visi misi kepala daerah saat ini," katanya.
Dirinya menambahkan, uji kompotensi ini turut memperlihatkan kemampuan pegawai tersebut. Apakah pegawai tersebut itu mampu mengikuti dan menjalankan visi misi kepala daerah atau tidak mampu sama sekali.
Job Fit ini akan selesai Minggu 11 Mei 2025. Hasilnya akan diserahkan langsung kepada Bupati Bantaeng Uji Nurdin untuk segera ditindaklanjuti.
"Hasil Job Fit ini bisa memperlihatkan apakah SDM ini bisa sesuai harapan atau sejalan dengan tujuan pimpinan. Sehingga nantinya pak bupati bisa menentukan apakah SDM ini perlu jabatan baru atau suasana baru terkait keahliannya," katanya.
Sementara Bupati Bantaeng, Uji Nurdin mengungkapkan, Job Fit pejabat pimpinan tinggi pratama merupakan wadah yang dapat membantu pemerintah dalam memilih pejabat yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan jabatan.
"visi pembangunan Bantaeng kedepan adalah Bantaaeng Bangkit, Maju, dan Religius. Sehingga kita membutuhkan SDM-SDM yang memiliki kemampuan, integritas, dan loyalitas, yang kuat untuk mencapai hal tersebut," jelasnya.
Job Fit turut dipantau langsung Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin. Sementara tim panelis terdiri dari lima orang.
Empat unsur eksternal diantarnya Prof. Dr. Gagaring Pagalung (Ungas), Dr. Muhammad Idris DP, M. Si. (LAN RI Makassar), Sekda Sulsel Jufri Rahman, Dr. Muhammad Aswad (LAN RI - Makassar), dan satu internal Sekda Bantaeng Abdul Wahab.
Panelis Prof. Gagaring mengatakan, Job Fit pejabat pimpinan tinggi pratama ini berlangsung selama tiga hari. Berdasarkan aturan Mendagri, para pegawai tersebut mengikuti beberapa tahapan. Diantaranya penyusunan makalah, presentasi, dan wawancara.
"Untuk hari ini penulisan makalah, kita ingin melihat SDM yang mengikuti Uji Kompetensi dalam memahami tema yang kita berikan yaitu visi misi kepala daerah saat ini," katanya.
Dirinya menambahkan, uji kompotensi ini turut memperlihatkan kemampuan pegawai tersebut. Apakah pegawai tersebut itu mampu mengikuti dan menjalankan visi misi kepala daerah atau tidak mampu sama sekali.
Job Fit ini akan selesai Minggu 11 Mei 2025. Hasilnya akan diserahkan langsung kepada Bupati Bantaeng Uji Nurdin untuk segera ditindaklanjuti.
"Hasil Job Fit ini bisa memperlihatkan apakah SDM ini bisa sesuai harapan atau sejalan dengan tujuan pimpinan. Sehingga nantinya pak bupati bisa menentukan apakah SDM ini perlu jabatan baru atau suasana baru terkait keahliannya," katanya.
Sementara Bupati Bantaeng, Uji Nurdin mengungkapkan, Job Fit pejabat pimpinan tinggi pratama merupakan wadah yang dapat membantu pemerintah dalam memilih pejabat yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan jabatan.
"visi pembangunan Bantaeng kedepan adalah Bantaaeng Bangkit, Maju, dan Religius. Sehingga kita membutuhkan SDM-SDM yang memiliki kemampuan, integritas, dan loyalitas, yang kuat untuk mencapai hal tersebut," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, bersama Ketua GOW Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, mengikuti Lomba PKK dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Minggu, 16 Agu 2026 12:02
Sulsel
Gempa NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Imbau Warga Hindari Berkunjung ke Pesisir
Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) turut dirasakan masyarakat Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/8/2026).
Sabtu, 15 Agu 2026 18:11
Sulsel
Lomba Pacuan Kuda Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantaeng
Lomba pacuan kuda digelar di Desa Biangkeke, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
Sabtu, 15 Agu 2026 18:02
News
Bupati dan Wabup Bantaeng Ikuti Sidang Tahunan MPR Secara Virtual
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, mengikuti Sidang Tahunan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI serta menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:48
Sulsel
40 Hari Mengabdi, 764 Mahasiswa KKN Unhas Tinggalkan Bantaeng
Sebanyak 764 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menyelesaikan pengabdian selama 40 hari di Kabupaten Bantaeng.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lomba Pacuan Kuda Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantaeng
2
Semen Tonasa & Forkopimda Pangkep Perkuat Sinergi Lewat Padel
3
SD Islam Athirah 2 Makassar Raih Juara II DANCOW Indonesia Cerdas
4
Gempa NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Imbau Warga Hindari Berkunjung ke Pesisir
5
Al Markaz Makassar Gelar Dialog Kebangsaan Bahas Moderasi Beragama
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lomba Pacuan Kuda Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantaeng
2
Semen Tonasa & Forkopimda Pangkep Perkuat Sinergi Lewat Padel
3
SD Islam Athirah 2 Makassar Raih Juara II DANCOW Indonesia Cerdas
4
Gempa NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Imbau Warga Hindari Berkunjung ke Pesisir
5
Al Markaz Makassar Gelar Dialog Kebangsaan Bahas Moderasi Beragama