Beautiful Malino Kembali Digelar Juli 2025, Angkat Tema Colours of Culture
Kamis, 05 Jun 2025 15:57
Rapat Persiapan Beautiful Malino 2025 di Baruga Krg Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (5/6). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Event tahunan Pemerintah Kabupaten Gowa yang bertajuk Beautiful Malino akan kembali dilaksanakan pada 9-13 Juli 2025 mendatang. Kegiatan akan dipusatkan di Hutan Pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis saat memimpin Rapat Persiapan Beautiful Malino 2025 di Baruga Krg Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (5/6).
“Alhamdulillah event Beautiful Malino akan kembali kita laksanakan pada bulan Juli ini, namun ada yang berbeda karena jika tahun-tahun sebelumnya dilakukan selama tiga hari, tahun ini dilaksanakan selama lima hari dengan tema Colours of Culture yang artinya merepresentasikan keberagaman, kekayaan, dan keindahan budaya dalam berbagai ekspresi seni,” ungkapnya.
Sementara Direktur Double Helix (EO) Ichal Tawil mengatakan, dalam pelaksanaan kali ini ada tiga highlight yang dipersembahkan yakni culture area yang di dalamnya mencakup art & culture, highland market, dan Malino magical forest, kemudian kedua camping area yakni summer camp, serta ketiga colour area yang merupakan tempat daily dan entertainment.
Selain itu pihaknya akan menghadirkan berbagai kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya seperti permainan tradisional, pameran budaya, workshop bambu, Malino magical forest, cooking challenge, Malino fashion week, lomba menggambar hingga story telling.
“Jadi cukup banyak yang berbeda namun kegiatan seperti music, kuliner, lari, trail adventure itu masih ada ditambah berbagai kegiatan tambahan diatas. Kita target pemgunjung sebanyak 100.000 selama pelaksanaan lima hari itu,” jelasnya.
Event Beautiful Malino ini mulai digagas sejak tahun 2017 lalu yang digelar setiap tahunnya di bulan Juli dengan mengangkat tema yang berbeda-beda meskipun sempat vakum saat pandemi Covid-19.
Event ini dipercaya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar khususnya di Kecamatan Tinggimoncong, Parigi dan Tombolopao karena banyaknya masyarakat yang datang hingga menyewa penginapan sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Gowa.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis saat memimpin Rapat Persiapan Beautiful Malino 2025 di Baruga Krg Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (5/6).
“Alhamdulillah event Beautiful Malino akan kembali kita laksanakan pada bulan Juli ini, namun ada yang berbeda karena jika tahun-tahun sebelumnya dilakukan selama tiga hari, tahun ini dilaksanakan selama lima hari dengan tema Colours of Culture yang artinya merepresentasikan keberagaman, kekayaan, dan keindahan budaya dalam berbagai ekspresi seni,” ungkapnya.
Sementara Direktur Double Helix (EO) Ichal Tawil mengatakan, dalam pelaksanaan kali ini ada tiga highlight yang dipersembahkan yakni culture area yang di dalamnya mencakup art & culture, highland market, dan Malino magical forest, kemudian kedua camping area yakni summer camp, serta ketiga colour area yang merupakan tempat daily dan entertainment.
Selain itu pihaknya akan menghadirkan berbagai kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya seperti permainan tradisional, pameran budaya, workshop bambu, Malino magical forest, cooking challenge, Malino fashion week, lomba menggambar hingga story telling.
“Jadi cukup banyak yang berbeda namun kegiatan seperti music, kuliner, lari, trail adventure itu masih ada ditambah berbagai kegiatan tambahan diatas. Kita target pemgunjung sebanyak 100.000 selama pelaksanaan lima hari itu,” jelasnya.
Event Beautiful Malino ini mulai digagas sejak tahun 2017 lalu yang digelar setiap tahunnya di bulan Juli dengan mengangkat tema yang berbeda-beda meskipun sempat vakum saat pandemi Covid-19.
Event ini dipercaya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar khususnya di Kecamatan Tinggimoncong, Parigi dan Tombolopao karena banyaknya masyarakat yang datang hingga menyewa penginapan sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Ziarah Makam Arung Palakka, Bone dan Gowa Perkuat Sinergi Pembangunan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menerima kunjungan Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, dalam rangka ziarah ke makam Raja Bone ke-XV, Latenritatta Datu Mario atau Arung Palakka.
Kamis, 26 Mar 2026 16:49
Sulsel
Manfaatkan Momentum Idulfitri, Bupati Gowa Kembali Kunjungi Tokoh Masyarakat
Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini terus dimanfaatkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Kamis, 26 Mar 2026 15:06
Sulsel
Hadirkan Tokoh Adat-Akademisi, AMSY Kupas Patriotisme dan Syiar Islam Syekh Yusuf
Syekh Yusuf merupakan tokoh nasional yang berasal dari Kabupaten Gowa. Dia bukan hanya pahlawan bagi Indonesia tapi jejaknya sampai ke cape town Afrika Selatan.
Kamis, 26 Mar 2026 10:08
Sulsel
Pererat Sinergi Pemerintah dan Tokoh Adat, Bupati Gowa Lakukan Kunjungan Silaturahmi
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Jeneberang, Khaerul Aco melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat, Andi Syamsuddin A. Idjo Patta Sassu
Rabu, 25 Mar 2026 11:05
Sulsel
Bupati Gowa Sebut Sinergi Bersama Media Dorong Pembangunan Daerah
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menerima kunjungan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gowa di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Senin (23/3).
Selasa, 24 Mar 2026 08:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
4
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
5
Bertahan 25 Tahun, 20 Lapak PKL di Ujung Tanah Makassar Ditertibkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Waspada! Penipuan Pekerti Berbayar Rp1,8 Juta Catut Nama Plt Rektor UNM
2
Bazar Buku Internasional BBW Hadir Lagi di Makassar, Ini Jadwal & Promonya
3
Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
4
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
5
Bertahan 25 Tahun, 20 Lapak PKL di Ujung Tanah Makassar Ditertibkan