Mahasiswa UC Makassar Dorong Digitalisasi UMKM Lewat QRIS
Rabu, 25 Jun 2025 14:34
Mahasiswa UC Makassar bersama pemilik Warung Mas Pur berfoti seusai kegiatan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dalam upaya mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Makassar, mahasiswa Universitas Ciputra Makassar kembali menunjukkan komitmen mereka dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk kemajuan masyarakat.
Kali ini, mereka mengadakan program pendampingan pembuatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi pelaku UMKM di Mas Poer Kudus Kitchen, sebuah usaha kuliner yang menyajikan hidangan khas Jawa Tengah di Jalan Cendrawasih, Lorong 7, No. 7, Mariso, Makassar.
Program yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2024 ini bertujuan mendorong digitalisasi sistem pembayaran di UMKM, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan pelayanan kepada pelanggan.
Melalui pendampingan langsung, tim mahasiswa dari Program Studi Manajemen membantu Purnomo, pemilik Mas Poer Kudus Kitchen, dalam proses pendaftaran dan aktivasi QRIS melalui penyedia layanan resmi yang terdaftar di Bank Indonesia.
"Selama ini transaksi masih dilakukan secara tunai, padahal banyak pelanggan yang lebih nyaman menggunakan dompet digital. Dengan adanya QRIS, kami bisa melayani mereka dengan lebih cepat dan praktis," ujar Purnomo.
Tak hanya itu, para mahasiswa juga memberikan edukasi tambahan tentang bagaimana data transaksi digital dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan usaha, termasuk dalam mengatur strategi penjualan dan mengelola arus kas.
Purnomo mengaku sebelumnya mengalami kesulitan karena tidak begitu melek teknologi, namun setelah dibantu oleh tim mahasiswa, ia kini lebih sadar akan pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan usaha.
"Awalnya saya bingung dan ragu karena memang belum terbiasa dengan sistem digital seperti ini. Tapi setelah dibantu oleh adik-adik mahasiswa, saya jadi lebih sadar akan pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan usaha," ungkapnya.
Program ini mencerminkan komitmen Universitas Ciputra Makassar dalam menjembatani ilmu akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan UMKM lokal.
Ke depan, program serupa akan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak mitra UMKM, dengan fokus pada peningkatan literasi digital dan keuangan agar pelaku usaha kecil dapat tumbuh secara profesional dan berkelanjutan.
Kali ini, mereka mengadakan program pendampingan pembuatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi pelaku UMKM di Mas Poer Kudus Kitchen, sebuah usaha kuliner yang menyajikan hidangan khas Jawa Tengah di Jalan Cendrawasih, Lorong 7, No. 7, Mariso, Makassar.
Program yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2024 ini bertujuan mendorong digitalisasi sistem pembayaran di UMKM, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan pelayanan kepada pelanggan.
Melalui pendampingan langsung, tim mahasiswa dari Program Studi Manajemen membantu Purnomo, pemilik Mas Poer Kudus Kitchen, dalam proses pendaftaran dan aktivasi QRIS melalui penyedia layanan resmi yang terdaftar di Bank Indonesia.
"Selama ini transaksi masih dilakukan secara tunai, padahal banyak pelanggan yang lebih nyaman menggunakan dompet digital. Dengan adanya QRIS, kami bisa melayani mereka dengan lebih cepat dan praktis," ujar Purnomo.
Tak hanya itu, para mahasiswa juga memberikan edukasi tambahan tentang bagaimana data transaksi digital dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan usaha, termasuk dalam mengatur strategi penjualan dan mengelola arus kas.
Purnomo mengaku sebelumnya mengalami kesulitan karena tidak begitu melek teknologi, namun setelah dibantu oleh tim mahasiswa, ia kini lebih sadar akan pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan usaha.
"Awalnya saya bingung dan ragu karena memang belum terbiasa dengan sistem digital seperti ini. Tapi setelah dibantu oleh adik-adik mahasiswa, saya jadi lebih sadar akan pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan usaha," ungkapnya.
Program ini mencerminkan komitmen Universitas Ciputra Makassar dalam menjembatani ilmu akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan UMKM lokal.
Ke depan, program serupa akan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak mitra UMKM, dengan fokus pada peningkatan literasi digital dan keuangan agar pelaku usaha kecil dapat tumbuh secara profesional dan berkelanjutan.
(MAN)
Berita Terkait
Ekbis
Baruga Market Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Warga Bukit Baruga
Bukit Baruga terus memperluas ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Baruga Market.
Selasa, 22 Sep 2026 11:47
Ekbis
PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Sinjai Lewat Pelatihan Digital dan Peternakan
PLN UID Sulselrabar menggabungkan dua pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui Digital Skill Bootcamp dan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.
Jum'at, 18 Sep 2026 16:09
Ekbis
NIPAH PARK Gelar Makassar Coffee Fest 2026, Dukung Industri Kopi Lokal
Penyelenggaraan Makassar Coffee Fest 2026 merupakan bagian dari upaya NIPAH PARK mendukung kegiatan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem industri kopi di daerah.
Rabu, 16 Sep 2026 19:21
News
Menteri UMKM Ancam Tindak Petugas Bank yang Nekat Minta Agunan KUR
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon Rp1 juta hingga Rp100 juta tidak boleh dimintai agunan.
Rabu, 16 Sep 2026 00:38
Makassar City
Unhas Dorong Kementerian UMKM Biayai Sertifikasi BPOM dan Halal
Unhas mendorong Kementerian UMKM mengalihkan fokus anggaran untuk membiayai perizinan strategis bagi pelaku usaha mikro, khususnya sertifikasi BPOM serta uji laboratorium halal.
Selasa, 15 Sep 2026 20:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
2
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
3
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
4
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
5
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
2
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
3
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
4
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
5
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel