Tim Verifikasi SSIC 2025 Tinjau Kawasan Industri di Desa Pasi-Pasi
Kamis, 03 Jul 2025 13:58
Tim SSIC 2025 saat berada di Kawasan Industri Desa Pasi-pasi. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Tim Verifikasi South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2025 melakukan kunjungan lapangan ke lokasi kawasan industri di Desa Pasi-Pasi, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (02/07/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses verifikasi terhadap proposal investasi yang masuk dalam program SSIC 2025.
SSIC sendiri merupakan salah satu program tahunan dari Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (PINISI SULTAN), yang dibentuk melalui Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 35 Tahun 2020.
Forum ini bertujuan untuk mendorong percepatan di bidang investasi, perdagangan, dan pariwisata, serta didukung oleh perangkat daerah dan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan.
Tahun ini, sebanyak 18 executive summary (ExSum) dari 16 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengikuti seleksi awal. Dari proses tersebut, terpilih 5 ExSum terbaik yang berhak menjalani tahap verifikasi lapangan.
Tim Verifikasi terdiri dari perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Dewi Ayu Hartina dan Deded Tuwanda Prima. Hadir pula tim dari Pemerintah Provinsi Sulsel yaitu Yuyun Sartika, SE (Jabatan Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Pertama), Inyo, ST, M.Eng (Kepala Bidang Perekonomian dan SDA), serta M. Rizal, SE, MT (Penelaah Teknis Kebijakan).
Tim disambut Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Luwu Timur, Nursih Hariani, didampingi oleh jajaran OPD terkait seperti Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Kabid Industri Dinas Perindagkop, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Kabid Perekonomian Bapelitbangda, serta staf Bidang Penanaman Modal.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi yang diusulkan dalam ExSum, serta memastikan kesesuaian antara dokumen yang diajukan dengan kondisi lapangan.
Asisten Administrasi Umum menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, mengucapkan terima kasih kepada Tim Verifikasi SSIC 2025 yang telah berkenan melakukan kunjungan langsung ke kawasan industri di Desa Pasi-Pasi.
Beliau menyambut baik kehadiran program SSIC sebagai ruang strategis untuk mendorong percepatan investasi daerah, khususnya dalam pengembangan kawasan industri yang selama ini menjadi salah satu prioritas pembangunan di Luwu Timur.
"Kehadiran tim verifikator dari Bank Indonesia maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberi semangat tersendiri bagi kami untuk terus meningkatkan sinergi lintas sektor dan memperkuat kesiapan infrastruktur serta aspek teknis lainnya," ujarnya.
Ir. Nursih berharap hasil dari proses verifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri Pasi-Pasi, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masuknya investor yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Luwu Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses verifikasi terhadap proposal investasi yang masuk dalam program SSIC 2025.
SSIC sendiri merupakan salah satu program tahunan dari Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (PINISI SULTAN), yang dibentuk melalui Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 35 Tahun 2020.
Forum ini bertujuan untuk mendorong percepatan di bidang investasi, perdagangan, dan pariwisata, serta didukung oleh perangkat daerah dan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan.
Tahun ini, sebanyak 18 executive summary (ExSum) dari 16 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengikuti seleksi awal. Dari proses tersebut, terpilih 5 ExSum terbaik yang berhak menjalani tahap verifikasi lapangan.
Tim Verifikasi terdiri dari perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Dewi Ayu Hartina dan Deded Tuwanda Prima. Hadir pula tim dari Pemerintah Provinsi Sulsel yaitu Yuyun Sartika, SE (Jabatan Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Pertama), Inyo, ST, M.Eng (Kepala Bidang Perekonomian dan SDA), serta M. Rizal, SE, MT (Penelaah Teknis Kebijakan).
Tim disambut Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Luwu Timur, Nursih Hariani, didampingi oleh jajaran OPD terkait seperti Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Kabid Industri Dinas Perindagkop, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Kabid Perekonomian Bapelitbangda, serta staf Bidang Penanaman Modal.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi yang diusulkan dalam ExSum, serta memastikan kesesuaian antara dokumen yang diajukan dengan kondisi lapangan.
Asisten Administrasi Umum menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, mengucapkan terima kasih kepada Tim Verifikasi SSIC 2025 yang telah berkenan melakukan kunjungan langsung ke kawasan industri di Desa Pasi-Pasi.
Beliau menyambut baik kehadiran program SSIC sebagai ruang strategis untuk mendorong percepatan investasi daerah, khususnya dalam pengembangan kawasan industri yang selama ini menjadi salah satu prioritas pembangunan di Luwu Timur.
"Kehadiran tim verifikator dari Bank Indonesia maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberi semangat tersendiri bagi kami untuk terus meningkatkan sinergi lintas sektor dan memperkuat kesiapan infrastruktur serta aspek teknis lainnya," ujarnya.
Ir. Nursih berharap hasil dari proses verifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri Pasi-Pasi, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masuknya investor yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Luwu Timur.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
Pemkab Lutim kembali menegaskan bahwa langkah penanganan dampak sosial terkait penyediaan tanah untuk kawasan industri PT IHIP di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, telah dilakukan sesuai dengan koridor hukum dan perjanjian resmi yang mengikat.
Minggu, 09 Agu 2026 12:03
Sulsel
Lahan Laoli Bukan Perampasan! Bupati Luwu Timur Tegaskan Tanah Proyek PSN Sah Milik Pemkab
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) menjelaskan dasar hukum kepemilikan lahan yang menjadi lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri PT Indonesia Huadi Industry Park (IHIP) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:53
Sulsel
Bupati Irwan Prioritaskan Pemulihan Penghidupan Warga Laoli yang Terdampak PSN
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memberikan tanggapan atas berbagai dinamika yang berkembang terkait pelaksanaan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) proyek di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:10
Sulsel
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali membuat gebrakan dalam pelayanan publik.
Kamis, 06 Agu 2026 14:19
News
Konflik Lahan Laoli, Kehadiran Manajer PT KITLT Jadi Sorotan
Konflik panas penolakan pengosongan lahan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, akhirnya menyingkap tabir gelap.
Senin, 03 Agu 2026 11:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
2
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
3
Bisnis Mencari Efisiensi, Limbah Mulai Dilirik sebagai Sumber Nilai Ekonomi
4
Lima Rancangan Produk Hukum Tana Toraja Diharmonisasi Makassar – Kantor Wilayah
5
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
2
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
3
Bisnis Mencari Efisiensi, Limbah Mulai Dilirik sebagai Sumber Nilai Ekonomi
4
Lima Rancangan Produk Hukum Tana Toraja Diharmonisasi Makassar – Kantor Wilayah
5
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman