DPRD Sulsel Minta Inspektorat Lakukan Audit Kontruksi Bangunan Pascadibakar Massa
Senin, 01 Sep 2025 08:39
Kondisi Gedung DPRD Sulsel setelah dibakar massa anarkis. Foto: Istimewa
MAKASSAR - DPRD Sulsel bakal meminta inspektorat untuk melakukan audit terhadap gedung yang dibakar massa anarkis pada Jumat (30/08/2025) malam. Langkah ini diambil untuk melihat kekuatan bangunannya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo mengatakan pihaknya akan segera menyurat ke Pemprov untuk permintaan audit. Langkah cepat perlu dilakukan agar tidak menghambat kerja kedewanan.
"Besok (Senin) kami akan melakukan menyurat ke Gubernur untuk meminta audit konstruksi bangunan. Pasalnya dua Gedung tersebut betul-betul terbakar hebat," kata Uci sapaannya saat dihubungi pada Ahad (31/08/2025).
Uci menuturkan, rujabnya yang akan dijadikan kantor untuk sementara waktu. Para pegawai DPRD Sulsel akan mulai berkegiatan mulai Senin (31/08/2025) hari ini.
"Kantor sementara yang akan ditempati adalah rujab. Besok (hari ini) kami pimpinan, Komisi A dan Sekwan akan rapat perdana untuk membahas pasca gedungnya dibakar," ujarnya.
Politisi PKB ini belum bisa menaksir total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ini. Makanya, DPRD Sulsel juga akan meminta BPBD untuk melakukan kajian dan perhitungan.
"Jadi yang terbakar itu gedung DPRD dan ruangan para pegawai, itu habis semua. Kemudian bangunan tower dari lantai 1 sampai 3. Kami belum bisa menaksir secara pasti, tapi mungkin di angka Rp500-an milyar," tandasnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo mengatakan pihaknya akan segera menyurat ke Pemprov untuk permintaan audit. Langkah cepat perlu dilakukan agar tidak menghambat kerja kedewanan.
"Besok (Senin) kami akan melakukan menyurat ke Gubernur untuk meminta audit konstruksi bangunan. Pasalnya dua Gedung tersebut betul-betul terbakar hebat," kata Uci sapaannya saat dihubungi pada Ahad (31/08/2025).
Uci menuturkan, rujabnya yang akan dijadikan kantor untuk sementara waktu. Para pegawai DPRD Sulsel akan mulai berkegiatan mulai Senin (31/08/2025) hari ini.
"Kantor sementara yang akan ditempati adalah rujab. Besok (hari ini) kami pimpinan, Komisi A dan Sekwan akan rapat perdana untuk membahas pasca gedungnya dibakar," ujarnya.
Politisi PKB ini belum bisa menaksir total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ini. Makanya, DPRD Sulsel juga akan meminta BPBD untuk melakukan kajian dan perhitungan.
"Jadi yang terbakar itu gedung DPRD dan ruangan para pegawai, itu habis semua. Kemudian bangunan tower dari lantai 1 sampai 3. Kami belum bisa menaksir secara pasti, tapi mungkin di angka Rp500-an milyar," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
PB IPMIL Raya Gandeng DPRD Sulsel Kawal Pembangunan Luwu Raya
Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (PB IPMIL Raya) melakukan silaturahmi dengan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Selasa (14/07/2026).
Selasa, 14 Jul 2026 22:34
News
Program MYP Pemprov Sulsel Banyak Dipuji Petani Desa
Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, Mizar Roem, memberikan apresiasi terhadap jawaban Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
Kamis, 02 Jul 2026 11:42
News
Sejumlah Fraksi DPRD Beri Apresiasi Jawaban Ranperda Pertanggunganjawaban APBD 2025
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmen Pemprov Sulsel terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sehingga APBD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rabu, 01 Jul 2026 22:43
Sulsel
Jalan Berlubang yang Dalam jadi Titik Macet Baru di Jalan Poros Malino Gowa
Ada titik kemacetan baru di Jalan Poros Malino, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Lokasinya tepat di depan Masjid Nurul Mu'min Panggentungang.
Kamis, 18 Jun 2026 18:40
Sulsel
DPRD Sulsel Endus Kepsek SMA Mundur Serentak, Siapkan RDP Gali Informasi
Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, geram menanggapi isu dugaan adanya kepala sekolah yang dipaksa mengundurkan diri oleh pihak tertentu di lingkungan Dinas Pendidikan Sulsel.
Selasa, 09 Jun 2026 14:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
2
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
3
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
4
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD
5
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
2
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
3
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
4
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD
5
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK