Pemkab Gowa Bakal Jadikan Semua Puskesmas Sebagai BLUD
Minggu, 21 Sep 2025 15:57
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat berada di Puskesmas Tamalate Makassar. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melakukan kunjungan ke Puskesmas Tamalate, Kota Makassar, Jumat (19/9). Kunjungan tersebut dalam rangka studi tiru pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada unit layanan kesehatan.
Rombongan Pemkab Gowa dipimpin Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Kepala Dinas Kesehatan, drg Abd Haris Usman beserta para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Gowa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gowa menyampaikan kehadirannya bersama rombongan merupakan langkah konkret untuk melakukan transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Gowa. Dirinya menegaskan, kunjungan ini bertujuan menggali secara langsung praktik baik yang telah dijalankan oleh Puskesmas Tamalate sebagai BLUD yang telah mapan.
"Kami datang bukan hanya untuk melihat, tapi belajar dan membawa pulang solusi. Di Gowa, kami akui masih banyak Puskesmas yang belum berstatus BLUD. Ini yang harus kita benahi bersama," ujar Darmawangsyah.
Ia juga menambahkan bahwa enam bulan pertama bersama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menjadi masa evaluasi dan pencocokan arah program. Salah satu fokus utama adalah memperkuat layanan dasar masyarakat, terutama bidang kesehatan, yang menjadi kebutuhan paling mendasar.
"Pelayanan kesehatan di Gowa punya potensi besar, tapi ada hal-hal yang masih harus kita sempurnakan. Maka dari itu, kami ingin belajar tentang bagaimana sistem pengelolaan keuangan, tata kelola, serta perencanaan anggaran di Puskesmas Tamalate bisa membuat layanan kesehatan mereka lebih cepat, tepat dan responsif," tambahnya.
Lebih dari itu, studi tiru ini merupakan upaya awal dalam proses menjadikan seluruh Puskesmas dan rumah sakit daerah di Gowa menjadi BLUD, sehingga memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan operasional. Dengan menjadi BLUD, unit layanan kesehatan tidak lagi terhambat oleh prosedur birokrasi panjang dalam memenuhi kebutuhan mendesak seperti pembelian obat, perbaikan fasilitas, maupun peningkatan kesejahteraan tenaga medis.
Puskesmas BLUD memiliki keunggulan dalam fleksibilitas pengelolaan keuangan, karena pendapatan dari layanan bisa langsung digunakan untuk kepentingan peningkatan mutu layanan, tanpa menunggu prosedur anggaran yang kaku. Hal ini memungkinkan perbaikan layanan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Wakil Bupati Gowa berharap, seluruh kepala Puskesmas yang hadir dalam studi tiru ini tidak hanya menyimak, tetapi benar-benar menyerap dan menerapkan sistem tersebut di wilayah masing-masing.
"Tahun ini kami targetkan implementasi BLUD mulai berjalan di Gowa. Kita tidak bisa menunggu lagi. Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Kami ingin masyarakat Gowa mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, layak dan profesional," tegasnya.
Di akhir sambutan, Darmawangsyah Muin juga menyampaikan harapan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dapat bekerja secara maksimal dalam proses transformasi ini.
"Kami minta bimbingan dari rekan-rekan di Puskesmas Tamalate agar Gowa bisa segera menyusul. Yang terpenting bukan hanya status BLUD-nya, tapi bagaimana implementasinya benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.
Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Ahmad Asy'Arie mengaku merasa bangga dan senang atas kunjungan Pemkab Gowa yang telah menjadikan Puskesmas Tamalate dan Puskesmas Barabaraya sebagai referensi terkait pembentukan BLUD.
“Semoga kedatangannya hari dapat menjadi acuan dalam pembentukan BLUD di Puskesmas yang ada di Kabupaten Gowa. Kami terbuka jikalau ada hal-hal lain yang ingin ditanyakan baik lewat komunikasi jarak jauh atau jika ada yang ingin berkunjung ke tempat kami lagi untuk mempelajari lebih dalam,” katanya.
Tak hanya itu, dr Ahmad juga menyampaikan jika BLUD selain tata kelola harus bagus, Puskesmas Tamalate juga menerapkan sistem core bisnis yang harus dipelajari.
"Saya laporkan juga ke pak Wabup jika salah satu rapor Kepala Puskesmas dari Dinas Kesehatan Kota Makassar yaitu ada Standar Pelayanan Minimal (SPM), Realisasi Anggaran, Realisasi Pendapatan dan Inovasi Kepala Puskesmas," tutupnya.
Rombongan Pemkab Gowa dipimpin Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Kepala Dinas Kesehatan, drg Abd Haris Usman beserta para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Gowa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gowa menyampaikan kehadirannya bersama rombongan merupakan langkah konkret untuk melakukan transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Gowa. Dirinya menegaskan, kunjungan ini bertujuan menggali secara langsung praktik baik yang telah dijalankan oleh Puskesmas Tamalate sebagai BLUD yang telah mapan.
"Kami datang bukan hanya untuk melihat, tapi belajar dan membawa pulang solusi. Di Gowa, kami akui masih banyak Puskesmas yang belum berstatus BLUD. Ini yang harus kita benahi bersama," ujar Darmawangsyah.
Ia juga menambahkan bahwa enam bulan pertama bersama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menjadi masa evaluasi dan pencocokan arah program. Salah satu fokus utama adalah memperkuat layanan dasar masyarakat, terutama bidang kesehatan, yang menjadi kebutuhan paling mendasar.
"Pelayanan kesehatan di Gowa punya potensi besar, tapi ada hal-hal yang masih harus kita sempurnakan. Maka dari itu, kami ingin belajar tentang bagaimana sistem pengelolaan keuangan, tata kelola, serta perencanaan anggaran di Puskesmas Tamalate bisa membuat layanan kesehatan mereka lebih cepat, tepat dan responsif," tambahnya.
Lebih dari itu, studi tiru ini merupakan upaya awal dalam proses menjadikan seluruh Puskesmas dan rumah sakit daerah di Gowa menjadi BLUD, sehingga memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan operasional. Dengan menjadi BLUD, unit layanan kesehatan tidak lagi terhambat oleh prosedur birokrasi panjang dalam memenuhi kebutuhan mendesak seperti pembelian obat, perbaikan fasilitas, maupun peningkatan kesejahteraan tenaga medis.
Puskesmas BLUD memiliki keunggulan dalam fleksibilitas pengelolaan keuangan, karena pendapatan dari layanan bisa langsung digunakan untuk kepentingan peningkatan mutu layanan, tanpa menunggu prosedur anggaran yang kaku. Hal ini memungkinkan perbaikan layanan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Wakil Bupati Gowa berharap, seluruh kepala Puskesmas yang hadir dalam studi tiru ini tidak hanya menyimak, tetapi benar-benar menyerap dan menerapkan sistem tersebut di wilayah masing-masing.
"Tahun ini kami targetkan implementasi BLUD mulai berjalan di Gowa. Kita tidak bisa menunggu lagi. Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Kami ingin masyarakat Gowa mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, layak dan profesional," tegasnya.
Di akhir sambutan, Darmawangsyah Muin juga menyampaikan harapan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dapat bekerja secara maksimal dalam proses transformasi ini.
"Kami minta bimbingan dari rekan-rekan di Puskesmas Tamalate agar Gowa bisa segera menyusul. Yang terpenting bukan hanya status BLUD-nya, tapi bagaimana implementasinya benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.
Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Ahmad Asy'Arie mengaku merasa bangga dan senang atas kunjungan Pemkab Gowa yang telah menjadikan Puskesmas Tamalate dan Puskesmas Barabaraya sebagai referensi terkait pembentukan BLUD.
“Semoga kedatangannya hari dapat menjadi acuan dalam pembentukan BLUD di Puskesmas yang ada di Kabupaten Gowa. Kami terbuka jikalau ada hal-hal lain yang ingin ditanyakan baik lewat komunikasi jarak jauh atau jika ada yang ingin berkunjung ke tempat kami lagi untuk mempelajari lebih dalam,” katanya.
Tak hanya itu, dr Ahmad juga menyampaikan jika BLUD selain tata kelola harus bagus, Puskesmas Tamalate juga menerapkan sistem core bisnis yang harus dipelajari.
"Saya laporkan juga ke pak Wabup jika salah satu rapor Kepala Puskesmas dari Dinas Kesehatan Kota Makassar yaitu ada Standar Pelayanan Minimal (SPM), Realisasi Anggaran, Realisasi Pendapatan dan Inovasi Kepala Puskesmas," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Wabup Gowa Apresiasi TPN, Sebut Wadah Lahirkan Inovasi Pembelajaran
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, membuka TPN XIII Kabupaten Gowa yang digelar di Rumah Sekolah Cendekia, Kompleks Aroepala Residence, Jalan Bontotangnga, Paccinongang.
Minggu, 05 Jul 2026 17:42
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Sosialisasi Integritas Aparatur
Pemkab Gowa terus memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui Sosialisasi Anti Korupsi bertema Membangun Kesadaran Integritas untuk Mewujudkan Organisasi.
Rabu, 01 Jul 2026 12:16
Sulsel
Wabup Gowa Lepas Kontingen Porsenijar, Targetkan Juara Umum di Sidrap
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Gowa yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Pelajar/PGRI (Porsenijar) 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Selasa, 30 Jun 2026 18:31
Sulsel
One Day One District di Parigi, Bupati Gowa Serap Aspirasi dan Tinjau Infrastruktur
Menjelang satu tahun pelaksanaan program One Day One District (ODOD) yang pertama kali digelar di Kecamatan Parigi pada 28 Juni 2025, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang
Minggu, 21 Jun 2026 18:49
News
Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Perkuat Peran Anak sebagai Agen Perubahan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa.
Sabtu, 20 Jun 2026 18:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Kemenkum Sulsel Perkuat Sinergi dengan DPC APDESI se-Sulsel
5
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Kemenkum Sulsel Perkuat Sinergi dengan DPC APDESI se-Sulsel
5
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026