IKM Barakka Jaya Binaan Pemkab Pangkep Raih Penghargaan IHYA 2025
Jum'at, 24 Okt 2025 05:16
IKM binaan Pemkab Pangkep berhasil memboyong penghargaan dari ajang IHYA 2025. Foto: SINDO Makassar/Munjiyah Dirga Ghazali
JAKARTA - Industri Kecil dan Menengah (IKM) Barakka Jaya asal Kabupaten Pangkep menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
IKM binaan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep ini berhasil meraih peringkat kedua kategori IKM dalam ajang Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2025 yang digelar oleh Kementerian Perindustrian RI.
Penyerahan penghargaan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Abd Rahman Assagaf, Asisten II Kusmawaty, Kadis Koperasi UKM Perdaganagan dan Perindustrian Iriani, Kabid Perindustrian Dahmiah, serta pelaku IKM Barakka Jaya Sudirman, Di ruang Wakil Bupati Pangkep, Selasa (21/10/2025).
Wakil Bupati Pangkep Abd Rahman Assagaf menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini menjadi bukti bahwa pelaku IKM di Pangkep mampu bersaing hingga tingkat nasional.
"Alhamdulillah, IKM Barakka Jaya oleh Sudirman telah menorehkan prestasi. Dan piagamnya sudah di sini," katanya.
Kementerian Perindustrian RI, perwakilan Pusat Industri Halal diwakili oleh Farid menjelaskan bahwa penghargaan Indonesia Halal Industri Awards digagas sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku dan pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam pengembangan industri halal nasional.
“IHYA ini dibuat awalnya sebagai penghargaan untuk para stakeholder yang berkontribusi pada kemajuan pengembangan industri halal di tingkat nasional,” jelasnya.
“Untuk dampaknya sendiri pada IKM, sebenarnya untuk peningkatan nilai tambah dan daya saing IKM terutama dalam perluasan pasar baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Farid juga menyebut, IKM Barakka Jaya mendapat nilai tertinggi kedua secara nasional karena telah memenuhi seluruh aspek penilaian mulai dari promosi, jaminan kehalalan produk, hingga kelengkapan dokumen pendukung.
“Kemarin tingkat nilainya di nomor 2 tertinggi, yang kita nilai dari segi promosinya tentang industri halal, terkait jaminan produknya halalnya ada, sertifikat dan dokumen pendukung lainnya tercukupi semua,” ungkapnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pangkep terhadap pengembangan industri halal.
“Sudah sangat bagus, terutama untuk supportnya untuk industri halal. Tadi saya tanya ke bapak wabup terkait program-programnya, terkait industri halal ada fasilitasi sertifikasi halalnya juga untuk ikm baik itu dari dana APBN maupun APBD, ada program-program promosi juga, saya kira sudah sangat bagus untuk program-program industri halal dari pemkab pangkep ini,” tuturnya.
Sementara itu, pelaku IKM Barakka Jaya Sudirman mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Pangkep yang telah membimbing dan memfasilitasi proses sertifikasi halal hingga membawa usahanya ke level nasional.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemda Pangkep, khususnya Bupati Pangkep, atas bimbingan dan arahannya sehingga IKM Barakka Jaya bisa masuk dan jadi finalis tiga besar dengan peserta se-Indonesia,” katanya.
Ia menjelaskan, produk yang dikembangkan Barakka Jaya berbasis potensi lokal, khususnya olahan ikan bandeng yang menjadi produk unggula Kabupaten Pangkep.
“Kami produksi olahan ikan. Terutama bahan baku ikan bandeng dan diversifikasi produk lainnya. Melihat dari produksi kami di rumah produksi sudah berstandar bpom, di mana kami sudah melakukan kajian-kajian, terkait produksi setiap bulannya hampir 30-50 kilo khusus untuk produksi abon,” ungkapnya.
Sudirman menambahkan, sebagian produknya sudah didistribusikan ke beberapa toko oleh-oleh di Pangkep. Ia berharap keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lokal lainnya.
“Harapan kami bisa menjadi contoh para pelaku usaha baik umkm maupun ikm untuk terus berinovasi mengembangkan produk lokal kabupaten Pangkep,” tutupnya.
IKM binaan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep ini berhasil meraih peringkat kedua kategori IKM dalam ajang Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2025 yang digelar oleh Kementerian Perindustrian RI.
Penyerahan penghargaan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Abd Rahman Assagaf, Asisten II Kusmawaty, Kadis Koperasi UKM Perdaganagan dan Perindustrian Iriani, Kabid Perindustrian Dahmiah, serta pelaku IKM Barakka Jaya Sudirman, Di ruang Wakil Bupati Pangkep, Selasa (21/10/2025).
Wakil Bupati Pangkep Abd Rahman Assagaf menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini menjadi bukti bahwa pelaku IKM di Pangkep mampu bersaing hingga tingkat nasional.
"Alhamdulillah, IKM Barakka Jaya oleh Sudirman telah menorehkan prestasi. Dan piagamnya sudah di sini," katanya.
Kementerian Perindustrian RI, perwakilan Pusat Industri Halal diwakili oleh Farid menjelaskan bahwa penghargaan Indonesia Halal Industri Awards digagas sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku dan pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam pengembangan industri halal nasional.
“IHYA ini dibuat awalnya sebagai penghargaan untuk para stakeholder yang berkontribusi pada kemajuan pengembangan industri halal di tingkat nasional,” jelasnya.
“Untuk dampaknya sendiri pada IKM, sebenarnya untuk peningkatan nilai tambah dan daya saing IKM terutama dalam perluasan pasar baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Farid juga menyebut, IKM Barakka Jaya mendapat nilai tertinggi kedua secara nasional karena telah memenuhi seluruh aspek penilaian mulai dari promosi, jaminan kehalalan produk, hingga kelengkapan dokumen pendukung.
“Kemarin tingkat nilainya di nomor 2 tertinggi, yang kita nilai dari segi promosinya tentang industri halal, terkait jaminan produknya halalnya ada, sertifikat dan dokumen pendukung lainnya tercukupi semua,” ungkapnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pangkep terhadap pengembangan industri halal.
“Sudah sangat bagus, terutama untuk supportnya untuk industri halal. Tadi saya tanya ke bapak wabup terkait program-programnya, terkait industri halal ada fasilitasi sertifikasi halalnya juga untuk ikm baik itu dari dana APBN maupun APBD, ada program-program promosi juga, saya kira sudah sangat bagus untuk program-program industri halal dari pemkab pangkep ini,” tuturnya.
Sementara itu, pelaku IKM Barakka Jaya Sudirman mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Pangkep yang telah membimbing dan memfasilitasi proses sertifikasi halal hingga membawa usahanya ke level nasional.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemda Pangkep, khususnya Bupati Pangkep, atas bimbingan dan arahannya sehingga IKM Barakka Jaya bisa masuk dan jadi finalis tiga besar dengan peserta se-Indonesia,” katanya.
Ia menjelaskan, produk yang dikembangkan Barakka Jaya berbasis potensi lokal, khususnya olahan ikan bandeng yang menjadi produk unggula Kabupaten Pangkep.
“Kami produksi olahan ikan. Terutama bahan baku ikan bandeng dan diversifikasi produk lainnya. Melihat dari produksi kami di rumah produksi sudah berstandar bpom, di mana kami sudah melakukan kajian-kajian, terkait produksi setiap bulannya hampir 30-50 kilo khusus untuk produksi abon,” ungkapnya.
Sudirman menambahkan, sebagian produknya sudah didistribusikan ke beberapa toko oleh-oleh di Pangkep. Ia berharap keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lokal lainnya.
“Harapan kami bisa menjadi contoh para pelaku usaha baik umkm maupun ikm untuk terus berinovasi mengembangkan produk lokal kabupaten Pangkep,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Ekbis
Dukung Ekonomi Lokal, Pertamina Fasilitasi UMKM di Ajang 'Bola Gembira'
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Kamis, 25 Jun 2026 21:41
Ekbis
BEST 1 Makassar Himpun Lebih dari 1.000 UMKM, Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas
Lebih dari 1.000 pelaku UMKM dan pengusaha Muslim dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan hingga kawasan Indonesia Timur menghadiri Business Excellence Summit and Talk (BEST) 1 Makassar.
Senin, 22 Jun 2026 15:58
Makassar City
Makassar Siapkan Forum Bisnis IGS 2026, Libatkan UMKM Berorientasi Ekspor
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Indonesia Global Summit (IGS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Juni 2026.
Selasa, 16 Jun 2026 17:56
Sulsel
BPS Pangkep Terjunkan 315 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tekankan Akurasi Data
Sebanyak 315 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan untuk mendata aktivitas usaha di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep.
Senin, 15 Jun 2026 17:21
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas, Pertamina Bekali Mitra Binaan Strategi Pemasaran Digital
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan.
Senin, 15 Jun 2026 13:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
3
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
4
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
5
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
3
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
4
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
5
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan