610 Jemaah Haji Maros Ikuti Manasik, Berangkat Awal Mei 2026
Jum'at, 06 Feb 2026 13:05
Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyapa jemaah haji di lokasi manasik di Masjid Agung Maros, Jumat (6/2/2026). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 610 jemaah haji asal Kabupaten Maros dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada 1 Mei 2026. Para jemaah akan tergabung dalam Kloter 14 dan masuk Asrama Haji sehari sebelum keberangkatan sebagai tahap persiapan akhir.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dijadwalkan masuk asrama pada 30 April 2026 sebelum bertolak ke Arab Saudi.
"Insyaallah jemaah Maros berangkat di awal, yakni Kloter 14 pada 1 Mei. Sehari sebelumnya, tanggal 30 April, jemaah sudah masuk asrama," kata Chaidir saat membuka bimbingan manasik haji di Masjid Agung Maros, Jumat (6/2/2026).
Tahun ini, Kabupaten Maros memperoleh tambahan kuota haji sebanyak 295 orang. Selain itu, keberangkatan jemaah akan didampingi satu petugas sehingga total rombongan mencapai 611 orang. Para jemaah tersebut terbagi dalam delapan kelompok terbang.
Dari sisi usia, jemaah haji Maros cukup beragam, mulai dari jemaah tertua berusia 99 tahun hingga termuda 15 tahun.
Untuk memastikan kesiapan jemaah, Pemerintah Kabupaten Maros terus berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Urusan Haji dan Umrah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni pelaksanaan manasik haji terintegrasi yang telah digelar sebanyak 50 kali.
Melalui kegiatan manasik, jemaah dibekali pemahaman tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk kesiapan mental, fisik, serta teknis pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Chaidir juga mengingatkan calon jemaah agar menjaga kesehatan serta mulai meningkatkan latihan fisik menjelang keberangkatan.
"Yang pertama jaga kesehatan karena masih ada waktu menjelang keberangkatan. Kedua, lakukan latihan fisik karena ibadah haji juga membutuhkan kesiapan fisik," tutupnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dijadwalkan masuk asrama pada 30 April 2026 sebelum bertolak ke Arab Saudi.
"Insyaallah jemaah Maros berangkat di awal, yakni Kloter 14 pada 1 Mei. Sehari sebelumnya, tanggal 30 April, jemaah sudah masuk asrama," kata Chaidir saat membuka bimbingan manasik haji di Masjid Agung Maros, Jumat (6/2/2026).
Tahun ini, Kabupaten Maros memperoleh tambahan kuota haji sebanyak 295 orang. Selain itu, keberangkatan jemaah akan didampingi satu petugas sehingga total rombongan mencapai 611 orang. Para jemaah tersebut terbagi dalam delapan kelompok terbang.
Dari sisi usia, jemaah haji Maros cukup beragam, mulai dari jemaah tertua berusia 99 tahun hingga termuda 15 tahun.
Untuk memastikan kesiapan jemaah, Pemerintah Kabupaten Maros terus berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Urusan Haji dan Umrah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni pelaksanaan manasik haji terintegrasi yang telah digelar sebanyak 50 kali.
Melalui kegiatan manasik, jemaah dibekali pemahaman tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk kesiapan mental, fisik, serta teknis pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Chaidir juga mengingatkan calon jemaah agar menjaga kesehatan serta mulai meningkatkan latihan fisik menjelang keberangkatan.
"Yang pertama jaga kesehatan karena masih ada waktu menjelang keberangkatan. Kedua, lakukan latihan fisik karena ibadah haji juga membutuhkan kesiapan fisik," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Sulsel
Ribuan Warga Terdampak Kemarau, Pemkab Maros Bagikan 16 Tangki Air Bersih per Hari
Pemerintah Kabupaten Maros mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi 6.738 warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Selasa, 11 Agu 2026 12:45
Sulsel
Kepala Bapenda Maros Ferdiansyah Raih Tiga Penghargaan
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, M. Ferdiansyah, meraih tiga penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Maros.
Selasa, 11 Agu 2026 09:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua