Perindo Siap Bertarung Lawan Gajah-gajah, Sulsel Bukan Kandang Partai Manapun
Kamis, 05 Feb 2026 17:09
Ketum Perindo, Angela Tanoesoedibjo resmi melantik Abdul Hayat Gani sebagai Ketua DPW Sulsel di Hotel Claro Makassar, Kamis (05/02/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo melantik mantan Sekda Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Selatan beserta seluruh jajaran pengurus di Makassar pada Kamis (05/02/2025).
Angela mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali hadir di Kota Makassar yang dinilainya sebagai kota yang dinamis dan penuh energi. Ia menyinggung fenomena banyaknya partai politik yang berlomba-lomba merekrut kader terbaik dari Makassar.
“Senang sekali saya bisa mampir di Makassar, kota yang akhir-akhir ini ramai sekali. Banyak partai yang rebutan kader terbaik dari Makassar. Tapi kalau Perindo, kita tidak rebutan, kita lahirkan kader-kader terbaik di sini. Setuju?” ujar Angela disambut antusias kader.
Angela menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan peneguhan arah perjuangan Partai Perindo di Sulawesi Selatan sebagai wilayah strategis nasional. Angela menyatakan tidak salah pilih Ketua DPW Sulawesi Selatan.
“Pak Hayat ini bukan hanya birokrat ulung, tapi beliau juga seorang petarung. Gimana gak bertarung, sampai ke Mahkamah Agung saja beliau bisa menangkan,” Angela mengaitkan kasus gugatan mantan Sekda Sulawesi Selatan yang berhasil menang di Mahkamah Agung atas tuntutan gaji yang tidak dibayarkan yang adalah beliau sendiri, Abdul Hayat Gani.
Angela mengarahkan agar semangat petarung ini disebarkan sampai ke akar rumput, “Semangat petarung Pak Hayat ini harus turun sampai ke DPC-DPC, karena bagaimanapun lawan kita ini gajah-gajah (metafora saja). Tapi jelas tidak ada yang mustahil, setuju!” serunya disambut teriakan kader Perindo.
Itulah mengapa logo Partai Perindo sebagai burung Rajawali punya makna yang tegas dan kuat melihat badai sebagai tantangan.
Bagi Partai Perindo, Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi gerbang Timur Indonesia, sekaligus simpul ekonomi, politik, dan budaya kawasan timur Indonesia.
“Sulawesi Selatan adalah gerbang Indonesia Timur. Ini wilayah strategis dan harus menjadi pusat perjuangan Partai Perindo. Bukan karena sumber daya alam saja tapi karena sumber daya manusianya. Tanpa kapasitas yang mumpuni, pengelolaan sumber daya alam justru bisa jadi petaka,” ujarnya.
Bagi Angela politik harus dimaknai sebagai sarana memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Oleh karena itu, Partai Perindo terus memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan tidak meninggalkan rasa empati terhadap masalah rakyat.
Dengan mengusung semangat Energi Baru Indonesia, Angela menegaskan bahwa Partai Perindo hadir sebagai partai petarung yang mengandalkan kerja nyata dan konsistensi, bukan sekadar janji.
Dalam konteks Sulawesi Selatan, Angela menyoroti nilai lokal Siri’ na Pacce sebagai ruh gerakan partai. “Bagi Perindo, Siri’ dimaknai sebagai komitmen menjaga kehormatan partai melalui kerja nyata, sementara Pacce menjadi dasar empati untuk hadir dan peduli terhadap kesulitan rakyat, khususnya petani, nelayan, dan pedagang kecil.”
Ia menegaskan bahwa bagi Partai Perindo, Sulawesi Selatan bukanlah “kandang” siapa pun.
“Politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi alat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Maka dari itu menurut saya Sulawesi Selatan ini bukan kandang tapi cakrawala. Tidak perlu ada yang disekati, semua kader harus bekerja dengan empati untuk masyarakat” ujarnya.
Menutup sambutannya, Angela mengajak seluruh kader menjadikan pelantikan ini sebagai titik awal penguatan perjuangan Partai Perindo dari Gerbang Timur Indonesia.
Angela mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali hadir di Kota Makassar yang dinilainya sebagai kota yang dinamis dan penuh energi. Ia menyinggung fenomena banyaknya partai politik yang berlomba-lomba merekrut kader terbaik dari Makassar.
“Senang sekali saya bisa mampir di Makassar, kota yang akhir-akhir ini ramai sekali. Banyak partai yang rebutan kader terbaik dari Makassar. Tapi kalau Perindo, kita tidak rebutan, kita lahirkan kader-kader terbaik di sini. Setuju?” ujar Angela disambut antusias kader.
Angela menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan peneguhan arah perjuangan Partai Perindo di Sulawesi Selatan sebagai wilayah strategis nasional. Angela menyatakan tidak salah pilih Ketua DPW Sulawesi Selatan.
“Pak Hayat ini bukan hanya birokrat ulung, tapi beliau juga seorang petarung. Gimana gak bertarung, sampai ke Mahkamah Agung saja beliau bisa menangkan,” Angela mengaitkan kasus gugatan mantan Sekda Sulawesi Selatan yang berhasil menang di Mahkamah Agung atas tuntutan gaji yang tidak dibayarkan yang adalah beliau sendiri, Abdul Hayat Gani.
Angela mengarahkan agar semangat petarung ini disebarkan sampai ke akar rumput, “Semangat petarung Pak Hayat ini harus turun sampai ke DPC-DPC, karena bagaimanapun lawan kita ini gajah-gajah (metafora saja). Tapi jelas tidak ada yang mustahil, setuju!” serunya disambut teriakan kader Perindo.
Itulah mengapa logo Partai Perindo sebagai burung Rajawali punya makna yang tegas dan kuat melihat badai sebagai tantangan.
Bagi Partai Perindo, Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi gerbang Timur Indonesia, sekaligus simpul ekonomi, politik, dan budaya kawasan timur Indonesia.
“Sulawesi Selatan adalah gerbang Indonesia Timur. Ini wilayah strategis dan harus menjadi pusat perjuangan Partai Perindo. Bukan karena sumber daya alam saja tapi karena sumber daya manusianya. Tanpa kapasitas yang mumpuni, pengelolaan sumber daya alam justru bisa jadi petaka,” ujarnya.
Bagi Angela politik harus dimaknai sebagai sarana memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Oleh karena itu, Partai Perindo terus memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan tidak meninggalkan rasa empati terhadap masalah rakyat.
Dengan mengusung semangat Energi Baru Indonesia, Angela menegaskan bahwa Partai Perindo hadir sebagai partai petarung yang mengandalkan kerja nyata dan konsistensi, bukan sekadar janji.
Dalam konteks Sulawesi Selatan, Angela menyoroti nilai lokal Siri’ na Pacce sebagai ruh gerakan partai. “Bagi Perindo, Siri’ dimaknai sebagai komitmen menjaga kehormatan partai melalui kerja nyata, sementara Pacce menjadi dasar empati untuk hadir dan peduli terhadap kesulitan rakyat, khususnya petani, nelayan, dan pedagang kecil.”
Ia menegaskan bahwa bagi Partai Perindo, Sulawesi Selatan bukanlah “kandang” siapa pun.
“Politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi alat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Maka dari itu menurut saya Sulawesi Selatan ini bukan kandang tapi cakrawala. Tidak perlu ada yang disekati, semua kader harus bekerja dengan empati untuk masyarakat” ujarnya.
Menutup sambutannya, Angela mengajak seluruh kader menjadikan pelantikan ini sebagai titik awal penguatan perjuangan Partai Perindo dari Gerbang Timur Indonesia.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Ketum Angela Dijadwalkan Lantik Hayat Gani Sebagai Ketua Perindo Sulsel
DPW Perindo Sulsel berencana menggelar pelantikan pengurus dan retret di Hotel Claro Makassar, bulan depan. Agenda penting ini direncanakan berlangsung pada 5 sampai 7 Februari 2026.
Senin, 26 Jan 2026 15:02
News
Rakernas Perindo Tegaskan Dukungan Terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto
Partai Perindo menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus perayaan HUT Ke-11 pada 2–5 November 2025 di Ancol, Jakarta.
Rabu, 05 Nov 2025 22:58
News
Waketum Kadin AYP Dorong Polipangkep Cetak Perintis, Bukan Sekadar Pewaris
Wakil Ketua Umum (Waketum) Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP) memenuhi undangan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep).
Jum'at, 12 Sep 2025 18:50
News
Sekjen Perindo AYP Bakal Bawakan Orasi Ilmiah di Polipangkep
Sekjen DPP Perindo, Andi Yuslim Patawari (AYP) bakal membawakan orasi ilmiah di Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep).
Selasa, 09 Sep 2025 20:16
Sulsel
Bahas Strategi Pemilu 2029, Perindo Bakal Gelar Mukernas di Makassar
Partai Perindo bakal menggelar musyawarah kerja nasional (Mukernas) di Makassar. Agenda akbar ini dijadwalkan dilaksanakan selama tiga hari yakni 7 sampai 9 Oktober 2025.
Senin, 08 Sep 2025 21:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perindo Siap Bertarung Lawan Gajah-gajah, Sulsel Bukan Kandang Partai Manapun
2
Jadi Plt Rektor UNM, Prof Farida Fokus Layanan Mahasiswa dan Riset
3
Indibiz KTI dan Komunitas Mager Gelar Global Game Jam Makassar 2026
4
Pengerjaan Rampung, Ruas Wellulang–Ulo Bone Perkuat Mobilitas Warga
5
Telkom Buka Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions untuk Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perindo Siap Bertarung Lawan Gajah-gajah, Sulsel Bukan Kandang Partai Manapun
2
Jadi Plt Rektor UNM, Prof Farida Fokus Layanan Mahasiswa dan Riset
3
Indibiz KTI dan Komunitas Mager Gelar Global Game Jam Makassar 2026
4
Pengerjaan Rampung, Ruas Wellulang–Ulo Bone Perkuat Mobilitas Warga
5
Telkom Buka Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions untuk Mahasiswa