Punya 62.410 UMKM, Pemkab Gowa Target Jadi Kabupaten UMKM
Sabtu, 17 Jan 2026 13:51
Pemkab Gowa bersama anggota DPR RI Komisi VII, Achmad Daeng Se’re bersama rombongan Kementerian UMKM dialog bersama pelaku UMKM Kabupaten Gowa, di Baruga Karaeng Galesong. Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menargetkan jadi Kabupaten Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Target ini realistis sebab sektor UMKM dianggap penggerak utama perekonomian daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.
"Pemerintah mendorong agar Kabupaten Gowa dapat menjadi sebagai Kabupaten UMKM, mengingat besarnya potensi serta jumlah pelaku usaha yang ada di daerah tersebut," kata Husniah.
Ini dia sampaikan saat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi VII, Achmad Daeng Se’re bersama Deputi dan Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah pada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun Adama Sume dalam rangka dialog bersama pelaku UMKM Kabupaten Gowa, di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Jumat (16/1/2026).
Andy Azis menyebutkan bahwa hingga akhir tahun 2025, jumlah UMKM di Kabupaten Gowa tercatat sebanyak 62.410 UMKM, yang terdiri dari 58.000 usaha mikro, 3.850 usaha kecil, dan 560 usaha menengah. Selain itu, terdapat 574 UMKM unggulan yang bergerak di berbagai sektor strategis, mulai dari pangan olahan, kerajinan, hingga produk berbasis potensi lokal.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Dengan jumlah pelaku usaha yang besar dan potensi yang terus berkembang, Kabupaten Gowa sangat layak untuk ditetapkan sebagai Kabupaten UMKM,” ujar Andy.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini 558 UMKM di Kabupaten Gowa telah bermitra dengan pihak ketiga, baik swasta, BUMN, maupun lembaga lainnya, sebagai upaya memperkuat akses pasar dan meningkatkan daya saing produk UMKM.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Gowa pada 2025 telah menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada 221 UMKM, guna mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Selain itu, Pemkab Gowa juga telah mengusulkan pembangunan rumah kemasan sebagai fasilitas strategis untuk meningkatkan kualitas kemasan, branding, dan nilai tambah produk UMKM.
“Kami berharap adanya dukungan dari Komisi VII DPR RI serta Kementerian UMKM agar usulan ini dapat terealisasi. Dengan demikian, UMKM Kabupaten Gowa dapat naik kelas, berdaya saing nasional bahkan global, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Andy Azis juga menambahkan bahwa, kendala yang pada umumnya dialamu para UMKM yang ada di Kabupaten Gowa adalah sektor permodalan.
“Pemkab Gowa optimistis, melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan, pengembangan UMKM yang berkelanjutan dapat terwujud dan menjadikan Gowa sebagai salah satu pusat pertumbuhan UMKM di Indonesia,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Achmad Dg Se’re yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan 1 mengatakan bahwa seluruh saran dan masukan dari para pelaku UMKM Kabupaten Gowa akan menjadi bahan yang akan disampaikan pada rapat dengar pendapat dengan Kementerian UMKM RI.
“Insyaallah mitra kerja Komisi VII program terkait hari ini, saya suarakan ke tingkat nasional, saya mohon do’ata semua,” ujar De'de sapaan politisi Partai Nasdem ini.
Hal senada juga disampaikan oleh Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah pada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun Adama Sume. Usulan dari UMKM Kabupaten Gowa akan disampaikan ke Deputi terkait di Kementerian UMKM.
“Apa yang menjadi usulan dari para pelaku UMKM di Kabupaten Gowa, nanti kami sampaikan ke deputi terkait. Usulannya pasti kami sampaikan,” ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.
"Pemerintah mendorong agar Kabupaten Gowa dapat menjadi sebagai Kabupaten UMKM, mengingat besarnya potensi serta jumlah pelaku usaha yang ada di daerah tersebut," kata Husniah.
Ini dia sampaikan saat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi VII, Achmad Daeng Se’re bersama Deputi dan Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah pada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun Adama Sume dalam rangka dialog bersama pelaku UMKM Kabupaten Gowa, di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Jumat (16/1/2026).
Andy Azis menyebutkan bahwa hingga akhir tahun 2025, jumlah UMKM di Kabupaten Gowa tercatat sebanyak 62.410 UMKM, yang terdiri dari 58.000 usaha mikro, 3.850 usaha kecil, dan 560 usaha menengah. Selain itu, terdapat 574 UMKM unggulan yang bergerak di berbagai sektor strategis, mulai dari pangan olahan, kerajinan, hingga produk berbasis potensi lokal.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Dengan jumlah pelaku usaha yang besar dan potensi yang terus berkembang, Kabupaten Gowa sangat layak untuk ditetapkan sebagai Kabupaten UMKM,” ujar Andy.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini 558 UMKM di Kabupaten Gowa telah bermitra dengan pihak ketiga, baik swasta, BUMN, maupun lembaga lainnya, sebagai upaya memperkuat akses pasar dan meningkatkan daya saing produk UMKM.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Gowa pada 2025 telah menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada 221 UMKM, guna mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Selain itu, Pemkab Gowa juga telah mengusulkan pembangunan rumah kemasan sebagai fasilitas strategis untuk meningkatkan kualitas kemasan, branding, dan nilai tambah produk UMKM.
“Kami berharap adanya dukungan dari Komisi VII DPR RI serta Kementerian UMKM agar usulan ini dapat terealisasi. Dengan demikian, UMKM Kabupaten Gowa dapat naik kelas, berdaya saing nasional bahkan global, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Andy Azis juga menambahkan bahwa, kendala yang pada umumnya dialamu para UMKM yang ada di Kabupaten Gowa adalah sektor permodalan.
“Pemkab Gowa optimistis, melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan, pengembangan UMKM yang berkelanjutan dapat terwujud dan menjadikan Gowa sebagai salah satu pusat pertumbuhan UMKM di Indonesia,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Achmad Dg Se’re yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan 1 mengatakan bahwa seluruh saran dan masukan dari para pelaku UMKM Kabupaten Gowa akan menjadi bahan yang akan disampaikan pada rapat dengar pendapat dengan Kementerian UMKM RI.
“Insyaallah mitra kerja Komisi VII program terkait hari ini, saya suarakan ke tingkat nasional, saya mohon do’ata semua,” ujar De'de sapaan politisi Partai Nasdem ini.
Hal senada juga disampaikan oleh Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah pada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun Adama Sume. Usulan dari UMKM Kabupaten Gowa akan disampaikan ke Deputi terkait di Kementerian UMKM.
“Apa yang menjadi usulan dari para pelaku UMKM di Kabupaten Gowa, nanti kami sampaikan ke deputi terkait. Usulannya pasti kami sampaikan,” ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PPPK Gowa Wafat, Keluarga Terima Santunan Rp34,1 Juta
Pemkab Gowa memastikan pemenuhan hak ASN melalui penyaluran santunan jaminan kematian dari PT Taspen sebesar Rp34,1 juta kepada ahli waris almarhum Syamsu Alam, PPPK Guru SD Bangkeng Batu.
Senin, 02 Mar 2026 20:16
Sulsel
Bupati Gowa Serahkan 238 SK Kepala Sekolah dan Pengawas
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan 238 Surat Keputusan (SK) penugasan kepala sekolah dan pengawas jenjang TK, SD, dan SMP Tahun 2026.
Senin, 02 Mar 2026 16:35
Sulsel
Beautiful Malino Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2026
Event pariwisata andalan Kabupaten Gowa, Beautiful Malino, masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI tahun 2026.
Minggu, 01 Mar 2026 13:00
Sulsel
One Day One District di Tompobulu, Bupati Gowa Salurkan Bantuan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali melaksanakan Program One Day One District di Kecamatan Tompobulu. Kegiatan ini diisi kunjungan ke KME, penyerahan bantuan, serta Safari Ramadan.
Sabtu, 28 Feb 2026 16:46
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non PAUD
Pemkab Gowa melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka mendorong percepatan pendistribusian MBG pada sasaran Bumil, Busui, dan Balita Non PAUD (3B) di Ruang Rapat Kantor Dinas PPKB Kabupaten Gowa.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
2
Demokrasi “Normatif” Islam
3
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
4
InJourney Airports Buka Mudik Gratis, Layani Rute Makassar–Surabaya
5
Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa, Hakim Vonis Owner Mytha Kosmetik 2,5 Tahun Penjara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
2
Demokrasi “Normatif” Islam
3
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
4
InJourney Airports Buka Mudik Gratis, Layani Rute Makassar–Surabaya
5
Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa, Hakim Vonis Owner Mytha Kosmetik 2,5 Tahun Penjara