Meriahkan HUT Gowa ke-705, Pedagang CFD Tampil Menarik dengan Pakaian Adat
Minggu, 16 Nov 2025 08:58
Para pedagang yang berjualan di area CFD kompak mengenakan pakaian adat sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkanHUT Gowa ke-705. Foto: Muhaimin
GOWA - Suasana Car Free Day (CFD) Sungguminasa, Kabupaten Gowa, pada Ahad, 16 November 2025 tampil berbeda dari biasanya. Para pedagang yang berjualan di area CFD kompak mengenakan pakaian adat sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Gowa ke-705 yang diperingati setiap 17 November.
Para pedagang laki-laki terlihat mengenakan baju balla’, sementara pedagang perempuan memilih baju bodo, busana tradisional Bugis-Makassar yang menjadi ikon budaya daerah.

Salah satu pengelola CFD Gowa, Ainun Najib, mengatakan bahwa imbauan penggunaan busana adat tersebut merupakan inisiatif pengelola untuk menghadirkan nuansa perayaan sekaligus menggerakkan partisipasi pelaku UMKM.
“Kami berinisiatif mengajak pelaku UMKM untuk ikut memeriahkan HUT Kabupaten Gowa. Karena itu, kami menghimbau para pedagang di CFD Gowa hari ini agar mengenakan pakaian adat,” ujar Ainun di lokasi kegiatan.
Ainun berharap momentum ini dapat membangkitkan semangat bersama dalam memajukan daerah.
“Kami berharap Kabupaten Gowa semakin maju di seluruh bidang, khususnya perekonomian dan perdagangan UMKM,” tambahnya.

Antusiasme juga terlihat dari para pedagang. Seperti Sutrisna yang menjual pakaian cakar anak. Ia mengaku senang mengikuti arahan pengelola.
“Tentu kami sebagai pelaku UMKM siap mengikuti. Kami senang karena bisa ikut meramaikan HUT Gowa,” ujar pemilik toko Little Kids ini.
Penjual kue, Dg Sangkala, yang tampil dengan pakaian hijau lengkap dengan lipa' sabbe dan patonro, menyambut positif kebijakan tersebut.
“Kami senang karena diajak berpartisipasi sekaligus memperkenalkan adat kita menjelang hari jadi Gowa. Semoga Gowa ke depan lebih berbudaya, beradab, dan sejahtera,” ucap pemilik Galeri Kuliner Gowa itu.

Hal serupa disampaikan Titin, penjual jajanan yang mengenakan baju adat berwarna biru lengkap dengan mahkota khas Bugis-Makassar.
“Semoga UMKM semakin didukung, dan sesama pedagang bisa terus saling menguatkan. Kami berharap Gowa menjadi daerah terbaik di Sulawesi Selatan,” katanya.
Sementara itu, Ime, pedagang aksesoris, menilai penggunaan busana adat memberikan warna baru pada kegiatan CFD Gowa kali ini.
“Bukan hanya pedagang yang antusias, pengunjung juga senang melihat para penjual memakai pakaian adat. Terima kasih kepada pengelola CFD Gowa,” tutupnya.
Para pedagang laki-laki terlihat mengenakan baju balla’, sementara pedagang perempuan memilih baju bodo, busana tradisional Bugis-Makassar yang menjadi ikon budaya daerah.

Salah satu pengelola CFD Gowa, Ainun Najib, mengatakan bahwa imbauan penggunaan busana adat tersebut merupakan inisiatif pengelola untuk menghadirkan nuansa perayaan sekaligus menggerakkan partisipasi pelaku UMKM.
“Kami berinisiatif mengajak pelaku UMKM untuk ikut memeriahkan HUT Kabupaten Gowa. Karena itu, kami menghimbau para pedagang di CFD Gowa hari ini agar mengenakan pakaian adat,” ujar Ainun di lokasi kegiatan.
Ainun berharap momentum ini dapat membangkitkan semangat bersama dalam memajukan daerah.
“Kami berharap Kabupaten Gowa semakin maju di seluruh bidang, khususnya perekonomian dan perdagangan UMKM,” tambahnya.

Antusiasme juga terlihat dari para pedagang. Seperti Sutrisna yang menjual pakaian cakar anak. Ia mengaku senang mengikuti arahan pengelola.
“Tentu kami sebagai pelaku UMKM siap mengikuti. Kami senang karena bisa ikut meramaikan HUT Gowa,” ujar pemilik toko Little Kids ini.
Penjual kue, Dg Sangkala, yang tampil dengan pakaian hijau lengkap dengan lipa' sabbe dan patonro, menyambut positif kebijakan tersebut.
“Kami senang karena diajak berpartisipasi sekaligus memperkenalkan adat kita menjelang hari jadi Gowa. Semoga Gowa ke depan lebih berbudaya, beradab, dan sejahtera,” ucap pemilik Galeri Kuliner Gowa itu.

Hal serupa disampaikan Titin, penjual jajanan yang mengenakan baju adat berwarna biru lengkap dengan mahkota khas Bugis-Makassar.
“Semoga UMKM semakin didukung, dan sesama pedagang bisa terus saling menguatkan. Kami berharap Gowa menjadi daerah terbaik di Sulawesi Selatan,” katanya.
Sementara itu, Ime, pedagang aksesoris, menilai penggunaan busana adat memberikan warna baru pada kegiatan CFD Gowa kali ini.
“Bukan hanya pedagang yang antusias, pengunjung juga senang melihat para penjual memakai pakaian adat. Terima kasih kepada pengelola CFD Gowa,” tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Pemkab Gowa Terima LHP Kepatuhan Pajak dan Retribusi dari BPK Sulsel
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Tahun 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/1).
Senin, 19 Jan 2026 16:55
Sulsel
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Gowa Dorong Akselerasi Kinerja ASN
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat disiplin, semangat kerja, dan profesionalisme ASN.
Senin, 19 Jan 2026 12:22
Sulsel
Wabup Gowa Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia kepada kelompok tani di dua kecamatan di Kabupaten Gowa.
Minggu, 18 Jan 2026 18:35
Sulsel
Kolaborasi PKK Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Pencegahan Stunting
TP PKK Kabupaten Gowa bersama Bank Sulselbar mendorong penguatan pencegahan stunting di daerah.
Minggu, 18 Jan 2026 10:55
News
Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Gowa Bangun Dasboard Data Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Sabtu, 17 Jan 2026 14:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Ketiga ATR 42-500
2
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
3
Jenazah Florencia Lolita Wibisono Diberangkatkan ke Jakarta Malam Ini
4
Ribuan Pelanggan Berkesempatan Bawa Pulang Hadiah Impian dari Kebut Hadiah BombasTri
5
Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Ketiga ATR 42-500
2
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
3
Jenazah Florencia Lolita Wibisono Diberangkatkan ke Jakarta Malam Ini
4
Ribuan Pelanggan Berkesempatan Bawa Pulang Hadiah Impian dari Kebut Hadiah BombasTri
5
Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500