Wabup Gowa Soroti Titik Rawan Korupsi pada Pengadaan Barang dan Jasa
Sabtu, 23 Mei 2026 06:41
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin membawakan materi pada Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi PA/KPA/PPK dan P3DN serta Pencegahan Korupsi. Foto: Istimewa
GOWA - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah. Pasalnya, sektor tersebut menyerap sebagian besar anggaran daerah dan dinilai rentan terhadap penyimpangan.
Hal itu disampaikan saat membawakan materi pada Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi PA/KPA/PPK dan P3DN serta Pencegahan Korupsi pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di The Rinra Hotel Makassar, Kamis (21/5/2026).
Menurut Darmawangsyah, praktik korupsi pada sektor PBJ dapat berdampak luas, mulai dari kerugian keuangan negara, menurunnya kualitas pembangunan, hingga berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
"Fokus pencegahan korupsi PBJ tahun 2026 meliputi digitalisasi sistem pengadaan, pengawasan berbasis risiko, peningkatan transparansi, dan penguatan integritas ASN," jelasnya.
Ia juga mengingatkan sejumlah titik rawan dalam proses pengadaan, seperti pengaturan spesifikasi, pengondisian pemenang tender, hingga praktik gratifikasi dan suap.
"Koordinasi dan integritas seluruh pelaku pengadaan menjadi kunci agar proses PBJ berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi," ujarnya.
Di akhir pemaparannya, Darmawangsyah kembali menekankan bahwa korupsi dalam pengadaan barang dan jasa berdampak serius terhadap negara dan masyarakat karena tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga memengaruhi kualitas pembangunan dan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Gowa, Aisyah Najamuddin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dalam memahami regulasi dan teknis pengadaan.
"Tujuan utama bimbingan teknis ini adalah meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dalam memahami regulasi dan teknis pengadaan. Hari ini Pemerintah Kabupaten Gowa melalui UKPBJ melaksanakan bimtek yang diikuti PA, KPA, kepala bagian, dan seluruh camat," ujarnya.
Menurut Aisyah, pemahaman terhadap tata kelola pengadaan yang baik penting agar seluruh pejabat yang terlibat mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan.
"Pelatihan ini memastikan proses pengadaan berjalan efisien, transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan," tambahnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Hal itu disampaikan saat membawakan materi pada Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi PA/KPA/PPK dan P3DN serta Pencegahan Korupsi pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di The Rinra Hotel Makassar, Kamis (21/5/2026).
Menurut Darmawangsyah, praktik korupsi pada sektor PBJ dapat berdampak luas, mulai dari kerugian keuangan negara, menurunnya kualitas pembangunan, hingga berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
"Fokus pencegahan korupsi PBJ tahun 2026 meliputi digitalisasi sistem pengadaan, pengawasan berbasis risiko, peningkatan transparansi, dan penguatan integritas ASN," jelasnya.
Ia juga mengingatkan sejumlah titik rawan dalam proses pengadaan, seperti pengaturan spesifikasi, pengondisian pemenang tender, hingga praktik gratifikasi dan suap.
"Koordinasi dan integritas seluruh pelaku pengadaan menjadi kunci agar proses PBJ berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi," ujarnya.
Di akhir pemaparannya, Darmawangsyah kembali menekankan bahwa korupsi dalam pengadaan barang dan jasa berdampak serius terhadap negara dan masyarakat karena tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga memengaruhi kualitas pembangunan dan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Gowa, Aisyah Najamuddin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dalam memahami regulasi dan teknis pengadaan.
"Tujuan utama bimbingan teknis ini adalah meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dalam memahami regulasi dan teknis pengadaan. Hari ini Pemerintah Kabupaten Gowa melalui UKPBJ melaksanakan bimtek yang diikuti PA, KPA, kepala bagian, dan seluruh camat," ujarnya.
Menurut Aisyah, pemahaman terhadap tata kelola pengadaan yang baik penting agar seluruh pejabat yang terlibat mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan.
"Pelatihan ini memastikan proses pengadaan berjalan efisien, transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan," tambahnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Peringkat Kelima Jamsostek Award 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih peringkat kelima pada Penganugerahan Jamsostek Award 2026 Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Rabu (21/10/2026).
Kamis, 22 Okt 2026 15:41
News
HUT ke-357 Sulsel, Plt Bupati Gowa Tekankan Sinergi Pembangunan Daerah
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan secara virtual dari Peace Room Akkio, Kantor Bupati Gowa.
Senin, 19 Okt 2026 18:45
Sulsel
Plt Bupati Gowa Minta SKPD Percepat Serapan Anggaran
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, meminta seluruh SKPD mempercepat penyerapan anggaran, meningkatkan kinerja, serta memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan program pemerintahan.
Senin, 19 Okt 2026 13:02
Sulsel
Dukung Sulsel Swasembada, Pemkab Gowa Perkuat Produksi Pangan dan Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan komitmennya memperkuat peran sebagai salah satu lumbung pangan Sulawesi Selatan.
Senin, 19 Okt 2026 10:13
Sulsel
Warga Padati Expo UMKM Haji dan Umroh, Perputaran Uang Diprediksi Rp10 Miliar
Hari kedua pelaksanaan Sulsel Expo UMKM Ekosistem Haji dan Umrah di Taman Sultan Hasanuddin, Sabtu (17/10/2026), Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin kembali hadir meramaikan, sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Gowa menyukseskan event nasional yang digagas Kementerian Haji dan Umrah.
Minggu, 18 Okt 2026 10:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
2
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
5
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
2
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
5
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari