Bupati Andi Rosman Komitmen Lakukan Pencegahan Korupsi di Lingkup Pemkab Wajo
Kamis, 09 Jul 2026 18:29
Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan komitmennya untuk melakukan pencegahan korupsi di lingkup Pemkab Wajo. Foto: Istimewa
WAJO - Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan komitmennya untuk melakukan pencegahan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo.
Hal itu disampaikan Andi Rosman saat menghadiri rapat kordinasi pencegahan korupsi di Gedung lama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini
Menurutnya, pencegahan korupsi di daerah bukan perkara mudah dan terus berupaya merumuskan program pembangunan yang sejalan dengan prinsip efisiensi dan kebutuhan riil masyarakat.
“Pencegahan korupsi adalah syarat dasar bagi pelayanan publik yang bermartabat. Rakyat Kabupaten Wajo berhak mendapatkan pemerintahan yang jujur dan anggaran yang dikelola dengan benar,” ujarnya,
Bupati juga memaparkan sejumlah langkah konkret yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Wajo, di antaranya memperkuat peran perangkat daerah agar bekerja secara profesional dan berintegritas.
Kemudian, percepatan digitalisasi perencanaan dan penganggaran melalui penerapan e-planning dan e-budgeting, memperkuat Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), serta mendukung penguatan Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP)
"Kami menyadari bahwa inilah yang memiliki risiko integritas tertinggi. Pengawasan internal masih terus kita upayakan penyempurnaannya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni, serta penguatan implementasi regulasi untuk menutup gap antara ketentuan yang berlaku dan praktik di lapangan yang masih membutuhkan pembenahan terus menerus," jelasnya.
Olehnya itu, pihaknya berharap mendapatkan pendampingan dari KPK dalam penyusunan APBD yang berbasis kebutuhan masyarakat, optimalisasi Monitoring Center for Prevention (MCP), serta penguatan sistem pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan kebijakan gratifikasi.
Ia menegaskan pemberantasan korupsi bukanlah beban yang dijalankan karena keterpaksaan, melainkan amanah yang harus diemban demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Kepercayaan rakyat adalah modal terbesar bagi pemerintahan daerah. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus membangun budaya integritas dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wajo,” tandasnya.
Hal itu disampaikan Andi Rosman saat menghadiri rapat kordinasi pencegahan korupsi di Gedung lama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini
Menurutnya, pencegahan korupsi di daerah bukan perkara mudah dan terus berupaya merumuskan program pembangunan yang sejalan dengan prinsip efisiensi dan kebutuhan riil masyarakat.
“Pencegahan korupsi adalah syarat dasar bagi pelayanan publik yang bermartabat. Rakyat Kabupaten Wajo berhak mendapatkan pemerintahan yang jujur dan anggaran yang dikelola dengan benar,” ujarnya,
Bupati juga memaparkan sejumlah langkah konkret yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Wajo, di antaranya memperkuat peran perangkat daerah agar bekerja secara profesional dan berintegritas.
Kemudian, percepatan digitalisasi perencanaan dan penganggaran melalui penerapan e-planning dan e-budgeting, memperkuat Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), serta mendukung penguatan Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP)
"Kami menyadari bahwa inilah yang memiliki risiko integritas tertinggi. Pengawasan internal masih terus kita upayakan penyempurnaannya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni, serta penguatan implementasi regulasi untuk menutup gap antara ketentuan yang berlaku dan praktik di lapangan yang masih membutuhkan pembenahan terus menerus," jelasnya.
Olehnya itu, pihaknya berharap mendapatkan pendampingan dari KPK dalam penyusunan APBD yang berbasis kebutuhan masyarakat, optimalisasi Monitoring Center for Prevention (MCP), serta penguatan sistem pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan kebijakan gratifikasi.
Ia menegaskan pemberantasan korupsi bukanlah beban yang dijalankan karena keterpaksaan, melainkan amanah yang harus diemban demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Kepercayaan rakyat adalah modal terbesar bagi pemerintahan daerah. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus membangun budaya integritas dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wajo,” tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Polres Wajo berhasil mengungkap kasus hilangnya perempuan bernama Paramitha Titania Anggelica (28) asal Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo dua tahun lalu.
Senin, 10 Agu 2026 21:21
Makassar City
KPK dan Pemkot Makassar Perketat Pengawasan Proyek Strategis 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program dan proyek strategis tahun 2026.
Sabtu, 01 Agu 2026 07:00
Sulsel
Pemkab Wajo Serius Lindungi Kekayaan Intelektual Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Wajo resmi menandatangani nota kesepakatan di bidang Kekayaan Intelektual, komitmen bersama untuk memastikan kekayaan budaya dan inovasi Wajo
Rabu, 03 Jun 2026 17:00
Sulsel
Polisi Segera Periksa Eks Sekwan Wajo soal Dugaan Korupsi Anggaran Reses DPRD
Kepolisian Resor (Polres) Wajo akan segera memeriksa mantan Sekretaris Dewan (Sekwan), Sainal Hayat soal kasus dugaan korupsi anggaran makan minum reses Anggota DPRD Wajo tahun 2023
Rabu, 20 Mei 2026 13:44
Sulsel
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
Mantan Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Wajo , Sainal Hayat mempersilahkan aparat kepolisian untuk masuk mengusut kasus dugaan korupsi anggaran makan minum reses anggota DPRD Wajo tahun 2023, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 16:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
2
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
2
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng