Kemenkum Sulsel Bawa Literasi Hukum dan Perkuat Posbankum di Desa Kale Ko'mara
Kamis, 09 Jul 2026 17:07
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) bersama Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Lipang Takalar menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum dan Pembinaan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Desa Kale Ko'mara, Kabupaten Takalar, Rabu, (8/07/2026).
Warga desa yang selama ini jauh dari akses informasi hukum, hari itu mendapat kesempatan untuk berdialog langsung dengan para ahli hukum yang hadir.
Kepala Desa Kale Ko'mara, Parawangsa, menyambut kehadiran tim dengan penuh syukur.
"Kami berterima kasih kepada Kanwil Kemenkum Sulsel dan LBH Lipang Takalar. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sehingga kasus-kasus atau permasalahan hukum di desa ke depannya dapat diminimalisir," ujar Parawangsa.
Mewakili Kepala Divisi Perqturqn Perundang - undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Heny Widyawati, Penyuluh Hukum Ahli Muda Kanwil Kemenkum Sulsel, Adly Azhari, membuka kegiatan dengan menegaskan peran strategis Posbankum sebagai garda terdepan penyelesaian persoalan hukum di tingkat desa, jauh sebelum masalah itu berujung pada aparat penegak hukum.
"Layanan Posbankum ini hadir untuk memastikan masyarakat desa dan kelurahan memiliki akses informasi hukum dan menjadi wadah penyelesaian persoalan hukum tanpa harus berurusan dengan Aparat Penegak Hukum," tegas Adly Azhari.
Sesi pemaparan materi dibuka oleh Penyuluh Hukum Ahli Muda, Marini Olivia Pandean, yang mengupas peran strategis Posbankum secara praktis. Ia menyoroti bagaimana kehadiran Posbankum yang didukung paralegal terlatih semakin memperkuat peran kepala desa sebagai juru damai di tengah komunitasnya.
"Posbankum menjadi wadah penyelesaian masalah hukum di luar pengadilan melalui konsultasi, informasi hukum, mediasi, maupun rujukan advokasi. Dengan Posbankum yang aktif, banyak persoalan yang bisa diselesaikan di level desa tanpa harus naik ke meja hijau," ujar Marini.
Sementara itu, Ketua OBH Lipang Takalar, Andi Radi, kemudian menjelaskan mekanisme bantuan hukum gratis yang menjadi hak setiap warga yang berhadapan dengan persoalan hukum. Ia memastikan bahwa prosesnya tidak rumit dan tidak perlu ditakuti.
"Bagi warga kurang mampu, bantuan ini dapat diakses dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kepala desa. Kami berkomitmen memberikan layanan ini secara maksimal dan profesional," tegas Andi Radi.
Tidak hanya menggelar penyuluhan, tim Kanwil Kemenkum Sulsel juga melaksanakan monitoring langsung terhadap layanan serta sarana dan prasarana Posbankum di Desa Kale Ko'mara. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan operasional layanan Posbankum berjalan sesuai standar yang ditetapkan dan benar-benar berfungsi dan dapat diakses masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, memberikan apresiasi penuh atas terlaksananya kegiatan ini. Ia melihat penyuluhan hukum di tingkat desa sebagai investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang sadar hukum dan mandiri dalam menghadapi persoalan hukum sehari-hari.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergi antara Kantor Wilayah, Pemerintah Daerah, dan OBH terakreditasi dalam memberikan edukasi hukum yang inklusif kepada masyarakat luas. Dimana kita memiliki desa-desa yang punya Posbankum aktif dan masyarakat yang paham hak-haknya," ujar Andi Basmal.
Warga desa yang selama ini jauh dari akses informasi hukum, hari itu mendapat kesempatan untuk berdialog langsung dengan para ahli hukum yang hadir.
Kepala Desa Kale Ko'mara, Parawangsa, menyambut kehadiran tim dengan penuh syukur.
"Kami berterima kasih kepada Kanwil Kemenkum Sulsel dan LBH Lipang Takalar. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sehingga kasus-kasus atau permasalahan hukum di desa ke depannya dapat diminimalisir," ujar Parawangsa.
Mewakili Kepala Divisi Perqturqn Perundang - undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Heny Widyawati, Penyuluh Hukum Ahli Muda Kanwil Kemenkum Sulsel, Adly Azhari, membuka kegiatan dengan menegaskan peran strategis Posbankum sebagai garda terdepan penyelesaian persoalan hukum di tingkat desa, jauh sebelum masalah itu berujung pada aparat penegak hukum.
"Layanan Posbankum ini hadir untuk memastikan masyarakat desa dan kelurahan memiliki akses informasi hukum dan menjadi wadah penyelesaian persoalan hukum tanpa harus berurusan dengan Aparat Penegak Hukum," tegas Adly Azhari.
Sesi pemaparan materi dibuka oleh Penyuluh Hukum Ahli Muda, Marini Olivia Pandean, yang mengupas peran strategis Posbankum secara praktis. Ia menyoroti bagaimana kehadiran Posbankum yang didukung paralegal terlatih semakin memperkuat peran kepala desa sebagai juru damai di tengah komunitasnya.
"Posbankum menjadi wadah penyelesaian masalah hukum di luar pengadilan melalui konsultasi, informasi hukum, mediasi, maupun rujukan advokasi. Dengan Posbankum yang aktif, banyak persoalan yang bisa diselesaikan di level desa tanpa harus naik ke meja hijau," ujar Marini.
Sementara itu, Ketua OBH Lipang Takalar, Andi Radi, kemudian menjelaskan mekanisme bantuan hukum gratis yang menjadi hak setiap warga yang berhadapan dengan persoalan hukum. Ia memastikan bahwa prosesnya tidak rumit dan tidak perlu ditakuti.
"Bagi warga kurang mampu, bantuan ini dapat diakses dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kepala desa. Kami berkomitmen memberikan layanan ini secara maksimal dan profesional," tegas Andi Radi.
Tidak hanya menggelar penyuluhan, tim Kanwil Kemenkum Sulsel juga melaksanakan monitoring langsung terhadap layanan serta sarana dan prasarana Posbankum di Desa Kale Ko'mara. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan operasional layanan Posbankum berjalan sesuai standar yang ditetapkan dan benar-benar berfungsi dan dapat diakses masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, memberikan apresiasi penuh atas terlaksananya kegiatan ini. Ia melihat penyuluhan hukum di tingkat desa sebagai investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang sadar hukum dan mandiri dalam menghadapi persoalan hukum sehari-hari.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergi antara Kantor Wilayah, Pemerintah Daerah, dan OBH terakreditasi dalam memberikan edukasi hukum yang inklusif kepada masyarakat luas. Dimana kita memiliki desa-desa yang punya Posbankum aktif dan masyarakat yang paham hak-haknya," ujar Andi Basmal.
(GUS)
Berita Terkait
News
Demson Marihot Lantik Notaris Pengganti Kota Makassar
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Notaris Pengganti untuk wilayah Kota Makassar, Jumat (28/8/2026).
Jum'at, 28 Agu 2026 18:08
News
Pencipta Lagu Koordinasi ke Kanwil Kemenkum Sulsel, Siap Catatkan 1.000 Lagu
Komitmen untuk memberikan pelindungan hukum terhadap karya musik terus diperkuat. Sejumlah label musik dan musisi di Makassar berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terkait pencatatan Hak Cipta lagu dan musik, Kamis (27/8/2026).
Kamis, 27 Agu 2026 23:09
News
Kemenkum Sulsel-BPOM Makassar Jajaki Kerja Sama Pelindungan Hukum Merek Obat dan Makanan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menjajaki kerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, dalam memperkuat pelindungan hukum kekayaan intelektual
Kamis, 27 Agu 2026 13:16
News
Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Sulsel Lantik Anggota MPDN di Sejumlah Daerah
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, melantik dan mengambil sumpah anggota Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kota Makassar, Kabupaten Gowa, serta Pengganti Antar Waktu (PAW)
Rabu, 26 Agu 2026 20:52
News
Andi Basmal Beri Dukungan Peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah MTQ Korpri VIII
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, mengunjungi salah satu peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)
Rabu, 26 Agu 2026 13:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Hadapi Kemarau Panjang, Pemerintah Bantaeng Lakukan Salat Istisqa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Hadapi Kemarau Panjang, Pemerintah Bantaeng Lakukan Salat Istisqa