Dorong Digitalisasi Optimalkan Tata Kelola Kearsipan
Rabu, 08 Jul 2026 18:59
Kanwil Kemenkum Sulsel terus memperkuat transformasi digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus memperkuat transformasi digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan sistem digital pengelolaan kearsipan guna mempermudah proses pemantauan, evaluasi, serta pengelolaan dokumen secara terintegrasi.
Upaya tersebut mengemuka dalam rapat internal yang dipimpin Pranata Humas Ahli Muda, Ahmad M Mille, bersama staf Teknologi Informasi (TI) di Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan sistem digital yang mampu mendukung tata kelola arsip secara lebih modern, efektif, dan efisien dalam pelaksanaannya.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah kebutuhan sistem, mulai dari mekanisme penginputan data arsip, pemantauan progres pengelolaan dokumen, hingga penyajian laporan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan monitoring dan evaluasi secara berkala. Melalui sistem tersebut, proses administrasi diharapkan menjadi lebih sederhana, mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik, serta mempercepat penyediaan data yang akurat ketika dibutuhkan.
Digitalisasi kearsipan juga dipandang sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel. Dengan dukungan teknologi informasi, pengelolaan arsip diharapkan semakin tertib, terdokumentasi dengan baik, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi internal.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan arsip menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan tata kelola pemerintahan yang membutuhkan keakuratan dan kexcepatan data.
"Melalui pembangunan sistem ini, kami ingin menghadirkan pengelolaan kearsipan yang lebih efektif, dan efisien. Seluruh proses dapat dipantau secara real time sehingga memudahkan pelaksanaan monitoring maupun evaluasi. Pada akhirnya, sistem ini diharapkan mampu menjadi wadah berbasis data," ujar Meydi.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa transformasi digital harus terus didorong sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola organisasi. Menurutnya, inovasi berbasis teknologi akan memberikan dampak nyata terhadap efektivitas kerja sekaligus meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
"Digitalisasi bukan sekadar perubahan cara kerja, tetapi merupakan komitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap proses dapat dipantau secara optimal sehingga pelayanan dan pengelolaan kearsipan di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel semakin berkualitas," tutup Andi Basmal.
Upaya tersebut mengemuka dalam rapat internal yang dipimpin Pranata Humas Ahli Muda, Ahmad M Mille, bersama staf Teknologi Informasi (TI) di Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan sistem digital yang mampu mendukung tata kelola arsip secara lebih modern, efektif, dan efisien dalam pelaksanaannya.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah kebutuhan sistem, mulai dari mekanisme penginputan data arsip, pemantauan progres pengelolaan dokumen, hingga penyajian laporan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan monitoring dan evaluasi secara berkala. Melalui sistem tersebut, proses administrasi diharapkan menjadi lebih sederhana, mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik, serta mempercepat penyediaan data yang akurat ketika dibutuhkan.
Digitalisasi kearsipan juga dipandang sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel. Dengan dukungan teknologi informasi, pengelolaan arsip diharapkan semakin tertib, terdokumentasi dengan baik, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi internal.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan arsip menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan tata kelola pemerintahan yang membutuhkan keakuratan dan kexcepatan data.
"Melalui pembangunan sistem ini, kami ingin menghadirkan pengelolaan kearsipan yang lebih efektif, dan efisien. Seluruh proses dapat dipantau secara real time sehingga memudahkan pelaksanaan monitoring maupun evaluasi. Pada akhirnya, sistem ini diharapkan mampu menjadi wadah berbasis data," ujar Meydi.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa transformasi digital harus terus didorong sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola organisasi. Menurutnya, inovasi berbasis teknologi akan memberikan dampak nyata terhadap efektivitas kerja sekaligus meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
"Digitalisasi bukan sekadar perubahan cara kerja, tetapi merupakan komitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap proses dapat dipantau secara optimal sehingga pelayanan dan pengelolaan kearsipan di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel semakin berkualitas," tutup Andi Basmal.
(GUS)
Berita Terkait
News
Demson Marihot Lantik Notaris Pengganti Kota Makassar
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Notaris Pengganti untuk wilayah Kota Makassar, Jumat (28/8/2026).
Jum'at, 28 Agu 2026 18:08
News
Pencipta Lagu Koordinasi ke Kanwil Kemenkum Sulsel, Siap Catatkan 1.000 Lagu
Komitmen untuk memberikan pelindungan hukum terhadap karya musik terus diperkuat. Sejumlah label musik dan musisi di Makassar berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terkait pencatatan Hak Cipta lagu dan musik, Kamis (27/8/2026).
Kamis, 27 Agu 2026 23:09
News
Kemenkum Sulsel-BPOM Makassar Jajaki Kerja Sama Pelindungan Hukum Merek Obat dan Makanan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menjajaki kerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, dalam memperkuat pelindungan hukum kekayaan intelektual
Kamis, 27 Agu 2026 13:16
News
Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Sulsel Lantik Anggota MPDN di Sejumlah Daerah
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, melantik dan mengambil sumpah anggota Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kota Makassar, Kabupaten Gowa, serta Pengganti Antar Waktu (PAW)
Rabu, 26 Agu 2026 20:52
News
Andi Basmal Beri Dukungan Peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah MTQ Korpri VIII
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, mengunjungi salah satu peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)
Rabu, 26 Agu 2026 13:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Hadapi Kemarau Panjang, Pemerintah Bantaeng Lakukan Salat Istisqa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Hadapi Kemarau Panjang, Pemerintah Bantaeng Lakukan Salat Istisqa